OLAHRAGA

Turki vs Prancis 0-1: Gol Mbappe Warnai Debut Kemenangan Zidane

×

Turki vs Prancis 0-1: Gol Mbappe Warnai Debut Kemenangan Zidane

Sebarkan artikel ini
Turki vs Prancis 0-1: Gol Mbappe Warnai Debut Kemenangan Zinedine Zidane
Kylian Mbappe merayakan gol kemenangan Prancis sebelum harus meninggalkan lapangan karena cedera saat menghadapi Turki. (Foto: instagram/@k.mbappe)

KOCAELI – Timnas Prancis mengawali perjalanan di UEFA Nations League 2026/27 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Turki di Kocaeli Stadium, Sabtu (26/9/2026) dini hari.

Kylian Mbappe menjadi penentu kemenangan Les Bleus melalui gol pada menit ke-54. Gol tersebut sekaligus menjadi gol ke-67 Mbappe bersama tim nasional Prancis.

Baca Juga: Indonesia Buka FIFA ASEAN Cup dengan Kemenangan, Singapura Tak Berdaya

Namun, kegembiraan Prancis tidak berlangsung sempurna karena sang kapten mengalami masalah pada lututnya dan harus meninggalkan lapangan beberapa menit setelah mencetak gol.

Pertandingan ini juga menjadi laga perdana Zinedine Zidane sebagai pelatih timnas Prancis. Mantan pelatih Real Madrid itu memulai era barunya dengan tiga poin setelah menggantikan Didier Deschamps sebagai nakhoda Les Bleus.

Zidane menurunkan sejumlah pemain utama sejak menit pertama. Mike Maignan dipercaya menjaga gawang, sementara lini belakang diisi Jules Kounde, Dayot Upamecano, Maxence Lacroix, dan Adrien Truffert. Di lini depan, Mbappe ditemani Ousmane Dembélé dan Michael Olise.

Baca Juga: Haaland Menggila, Gol Internasionalnya Lewati Dua Legenda

Babak pertama berlangsung cukup ketat. Prancis berusaha membangun serangan melalui kombinasi Mbappe, Olise, dan Dembele, tetapi Turki mampu menjaga organisasi pertahanan mereka.

Michael Olise sempat memiliki peluang emas melalui tembakan melengkung menjelang akhir babak pertama. Namun, kiper Turki Ugurcan Çakır masih mampu melakukan penyelamatan untuk menggagalkan upaya pemain Bayern Munich tersebut.

Turki kemudian memberikan respons setelah turun minum. Ismail Yuksek hampir membuka keunggulan tuan rumah melalui sundulan, tetapi Mike Maignan melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawang Prancis tetap aman. Maignan kembali menjadi penentu ketika menggagalkan peluang Arda Guler pada babak kedua.

Baca Juga: Portugal Menang, Jorge Jesus Ungkap Alasan Ganti Ronaldo Usai Gol Dianulir

Prancis akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-54. Michael Olise mengirimkan umpan kepada Mbappe yang bergerak dari sisi kiri. Penyerang Real Madrid tersebut kemudian mengontrol bola dan melepaskan tembakan rendah ke tiang dekat yang tidak mampu dihentikan Çakır.

Skor berubah menjadi 0-1 untuk Prancis. Namun, setelah mencetak gol, Mbappe justru mengalami masalah pada lututnya. Ia sempat mendapatkan perawatan dan mencoba melanjutkan pertandingan, tetapi akhirnya harus ditarik keluar pada menit ke-59.

Desire Doue masuk menggantikan Mbappe. Kondisi sang kapten kemudian menjadi perhatian karena Prancis masih memiliki sejumlah pertandingan dalam jeda internasional berikutnya.

Baca Juga: Menang Dramatis! Norwegia Tekuk Denmark, Haaland Cetak Brace

Kehilangan Mbappe tidak membuat Prancis kehilangan kendali sepenuhnya. Les Bleus tetap berusaha mencari gol kedua.

Jules Kounde hampir menggandakan keunggulan melalui sebuah peluang pada babak kedua. Namun, tembakannya belum mampu mengubah skor. Secara keseluruhan, Prancis mencatat empat tembakan tepat sasaran, sementara Turki memiliki tiga tembakan yang mengarah ke gawang. Penguasaan bola kedua tim juga berimbang, masing-masing 50 persen.

Drama kembali terjadi menjelang pertandingan berakhir. Turki harus bermain dengan 10 pemain setelah Çakır keluar dari area penalti untuk menghentikan Bradley Barcola yang memiliki peluang menuju gawang.

Baca Juga: Portugal Tekuk Wales 1-0, Joao Felix Jadi Pahlawan, Ronaldo Gagal Cetak Gol

Wasit Felix Zwayer awalnya membiarkan permainan berlanjut. Namun, setelah tinjauan VAR, Çakır dinilai melakukan handball di luar kotak penalti dan akhirnya mendapat kartu merah. Turki pun harus menyelesaikan pertandingan dengan pemain yang lebih sedikit.

Prancis mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang. Skor 1-0 tidak berubah dan Zidane pun membuka era kepelatihannya dengan kemenangan.

UEFA mencatat kemenangan tersebut sebagai awal positif bagi Zidane dalam pertandingan kompetitif pertamanya bersama Les Bleus. Di Grup A1, Prancis berada bersama Turki, Belgia, dan Italia. Pada pertandingan lainnya, Belgia menang 2-0 atas Italia.

Baca Juga: Federico Chiesa Dikabarkan Akan Dijual pada Januari, Serie A Memantau

Bagi Mbappe, gol tersebut semakin memperpanjang catatan produktifnya bersama tim nasional. Dengan 67 gol, ia terus memperkuat statusnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Prancis.

Namun, kondisi fisiknya menjadi perhatian utama setelah pertandingan. Laporan AFP menyebut Mbappé mengalami masalah pada bagian luar lutut kirinya setelah mencetak gol dan kemudian digantikan. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui tingkat keparahan cedera tersebut.

Sementara itu, Turki sebenarnya memberikan perlawanan yang cukup kuat. Tim asuhan Vincenzo Montella beberapa kali mampu menciptakan peluang, terutama setelah jeda. Namun, penyelesaian akhir dan penampilan Maignan membuat mereka gagal menyamakan kedudukan.

Baca Juga: Vinicius Sulit Kembali Dapat Dukungan Bernabeu, Setelah Gagal Pindah Arsenal

Bagi Prancis, kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin. Hasil tersebut juga menjadi awal dari era baru di bawah Zidane. Sang pelatih kini akan menghadapi tantangan berikutnya dengan Belgia sebelum kembali berhadapan dengan Italia di kandang sendiri.

Prancis belum tampil dominan sepanjang pertandingan, tetapi mampu memanfaatkan satu momen penting melalui kombinasi Olise dan Mbappe. Performa Mike Maignan juga menjadi faktor penting karena kiper AC Milan tersebut beberapa kali menggagalkan peluang Turki.

Dari sisi Zidane, kemenangan ini memberikan awal yang positif, meski masih ada sejumlah pekerjaan rumah dalam membangun pola permainan. Cedera Mbappe menjadi perhatian terbesar karena sang kapten merupakan bagian penting dari struktur serangan Prancis.***