LONDON – Timnas Spanyol mengawali perjalanan di UEFA Nations League 2026/27 dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Inggris di Stadion Wembley, Minggu (27/9/2026) dini hari.
La Roja sempat kehilangan keunggulan setelah Lamine Yamal membuka skor pada menit kedua. Inggris kemudian bangkit dan berbalik unggul melalui Anthony Gordon dan Harry Kane. Namun, Spanyol menunjukkan respons kuat setelah jeda melalui gol Álex Baena dan Mikel Oyarzabal yang memastikan kemenangan 3-2.
Baca Juga: Mbappe Cedera Setelah Cetak Gol, Prancis Kehilangan Kapten di Nations League
Kemenangan ini menjadi awal positif bagi Spanyol di Grup A3 Nations League. UEFA mencatat Oyarzabal kembali menjadi pencetak gol kemenangan melawan Inggris, setelah sebelumnya mencetak gol penentu ketika Spanyol mengalahkan Inggris pada final Euro 2024.
Pertandingan di Wembley berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit pertama. Spanyol langsung memberikan tekanan dan hanya membutuhkan waktu dua menit untuk membuka keunggulan.
Kesalahan Marc Guéhi dalam menguasai bola dimanfaatkan Spanyol. Lamine Yamal merebut bola dan kemudian melepaskan penyelesaian yang membawa tim tamu unggul 1-0.
Baca Juga: Turki vs Prancis 0-1: Gol Mbappe Warnai Debut Kemenangan Zidane
Gol cepat tersebut membuat Spanyol berada dalam posisi yang menguntungkan. La Roja kemudian beberapa kali mengancam pertahanan Inggris, termasuk melalui Ferran Torres yang memperoleh peluang dalam situasi satu lawan satu.
Namun, Inggris perlahan menemukan ritme permainan. Tekanan tuan rumah akhirnya menghasilkan gol penyama kedudukan pada menit ke-36.
Jude Bellingham menjadi penggerak serangan balik Inggris sebelum memberikan bola kepada Anthony Gordon. Pemain sayap tersebut kemudian menuntaskan peluang dengan tembakan terarah untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Baca Juga: Indonesia Buka FIFA ASEAN Cup dengan Kemenangan, Singapura Tak Berdaya
Momentum Inggris semakin kuat. Hanya sekitar empat menit setelah menyamakan kedudukan, The Three Lions berhasil membalikkan keadaan.
Nico O’Reilly mengirimkan umpan silang ke dalam kotak penalti. Harry Kane menyambutnya dengan sundulan yang sempat mengenai Marc Cucurella sebelum bola masuk ke gawang Unai Simón. Wembley pun bergemuruh karena Inggris berbalik unggul 2-1.
Spanyol sebenarnya sempat memiliki peluang untuk kembali mencetak gol sebelum turun minum, tetapi Inggris berhasil mempertahankan keunggulan hingga jeda.
Baca Juga: Haaland Menggila, Gol Internasionalnya Lewati Dua Legenda
Memasuki babak kedua, situasi berubah setelah Inggris mendapatkan hadiah penalti. Rodri dinilai melakukan pelanggaran terhadap Jude Bellingham setelah pemeriksaan VAR.
Harry Kane maju sebagai eksekutor. Namun, kapten Inggris tersebut gagal memanfaatkan kesempatan emas itu setelah tendangannya membentur mistar gawang.
Kegagalan tersebut menjadi salah satu momen penting dalam pertandingan. Spanyol kemudian meningkatkan tekanan dan mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-60.
Baca Juga: Portugal Menang, Jorge Jesus Ungkap Alasan Ganti Ronaldo Usai Gol Dianulir
Álex Baena menerima bola di sekitar tepi kotak penalti. Setelah melakukan kombinasi permainan dengan Lamine Yamal, Baena melepaskan tembakan terukur ke sudut bawah gawang James Trafford.
Skor berubah menjadi 2-2 dan Spanyol kembali mendapatkan momentum. Empat belas menit kemudian, comeback Spanyol benar-benar sempurna.
Baena kembali memainkan peran penting dengan mengirimkan umpan terobosan kepada Mikel Oyarzabal. Penyerang tersebut melihat Trafford bergerak keluar dari sarangnya sebelum melakukan chip yang melewati kiper Inggris dan masuk ke gawang.
Baca Juga: Menang Dramatis! Norwegia Tekuk Denmark, Haaland Cetak Brace
Spanyol berbalik unggul 3-2 pada menit ke-74. Inggris berusaha mengejar gol penyama kedudukan pada sisa waktu pertandingan. Namun, Spanyol mampu mempertahankan organisasi pertahanan dan mengendalikan pertandingan hingga peluit panjang.
Kemenangan tersebut memperpanjang catatan Spanyol menjadi 39 pertandingan resmi secara beruntun tanpa kekalahan, menurut laporan beIN SPORTS.
Bagi Inggris, kekalahan ini terasa semakin mengecewakan karena mereka sempat unggul 2-1 dan memperoleh kesempatan memperlebar jarak melalui penalti Kane. Namun, kegagalan eksekusi tersebut diikuti dua gol Spanyol yang mengubah jalannya pertandingan.
Baca Juga: Portugal Tekuk Wales 1-0, Joao Felix Jadi Pahlawan, Ronaldo Gagal Cetak Gol
Sky Sports menilai kesalahan di lini belakang menjadi salah satu persoalan Inggris dalam pertandingan tersebut. Dua dari tiga gol Spanyol juga lahir setelah La Roja mampu memanfaatkan celah dalam pertahanan tuan rumah.
Di sisi lain, penampilan Álex Baena menjadi salah satu kunci comeback Spanyol. Selain mencetak gol penyama kedudukan, Baena memberikan assist untuk gol Oyarzabal yang memastikan tiga poin bagi juara dunia tersebut.
Hasil ini juga kembali menghidupkan memori pertemuan kedua tim pada final Euro 2024. Saat itu, Oyarzabal juga mencetak gol yang memastikan kemenangan Spanyol atas Inggris.
Baca Juga: Federico Chiesa Dikabarkan Akan Dijual pada Januari, Serie A Memantau
Kini, Oyarzabal kembali menjadi pemain yang menentukan ketika kedua negara bertemu dalam pertandingan resmi. UEFA mencatatnya sebagai pencetak gol kemenangan Spanyol dalam dua pertemuan penting tersebut.
Pertandingan Inggris kontra Spanyol sekaligus menjadi salah satu laga paling menarik pada matchday pertama Nations League 2026/27. Lima gol tercipta dalam pertandingan yang berlangsung terbuka dan penuh perubahan momentum.
Spanyol akhirnya membawa pulang tiga poin dari Wembley setelah menunjukkan kemampuan bangkit dari ketertinggalan. Sementara Inggris harus mengevaluasi pertahanan dan efektivitas mereka setelah gagal mempertahankan keunggulan.
Baca Juga: Vinicius Sulit Kembali Dapat Dukungan Bernabeu, Setelah Gagal Pindah Arsenal
Pertandingan ini memperlihatkan dua wajah Inggris. Setelah tertinggal cepat, The Three Lions mampu merespons dengan serangan balik efektif dan bahkan berbalik unggul 2-1. Namun, kegagalan Harry Kane dalam mengeksekusi penalti menjadi salah satu titik balik.
Spanyol kemudian memanfaatkan ruang yang muncul di pertahanan Inggris. Álex Baena menjadi pemain penting dalam fase comeback, sementara Oyarzabal kembali menunjukkan ketajamannya dalam pertandingan besar.
Dari sisi Spanyol, kemampuan mengubah momentum setelah penalti gagal menjadi kekuatan penting. Dari sisi Inggris, keunggulan dua gol yang sempat berada dalam jangkauan mereka akhirnya tidak mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir.***













