BERITA

Merasa Prihatin, Ko Cui Rogoh Dana Pribadi Perbaiki 2,5 Km Jalan Rusak di Tolitoli

×

Merasa Prihatin, Ko Cui Rogoh Dana Pribadi Perbaiki 2,5 Km Jalan Rusak di Tolitoli

Sebarkan artikel ini
Merasa Prihatin, Ko Cui Rogoh Dana Pribadi Perbaiki 2,5 Km Jalan Rusak di Tolitoli
Proses perbaikan jalan rusak di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, yang menggunakan dana pribadi. Foto kiri: Ko Cui. (Foto: IST).

TOLITOLI – Kepedulian yang ditunjukkan Catur Nanda alias Ko Cui, patut menjadi teladan. Pengusaha keturunan asal Desa Kalangkangan, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, itu rela merogoh kocek pribadinya.

Saat ini, ia memperbaiki ruas jalan Ginunggung–Dusun Bolukus di Kecamatan Galang sepanjang 2,5 kilometer. Jalan tersebut rusak dan sulit dilalui warga.

Kondisi jalan dipenuhi lubang, lumpur, hingga tergenang air saat musim hujan tiba. Aktivitas warga sering terganggu. Akses menuju sawah dan jalur produksi kerap lumpuh ketika hujan turun.

Melihat kondisi itu, Ko Cui tergerak turun membantu. Ia mengirim alat berat miliknya, seperti loader dan dump truck, untuk memperbaiki jalan supaya bisa dilalui kembali dengan aman.

Sebelum alat berat bekerja, material lebih dulu dihampar di permukaan jalan yang rusak.

“Kasihan warga kalau hujan turun. Jalan sulit dilewati. Saya hanya ingin membantu supaya aktivitas masyarakat kembali lancar,” ujar Ko Cui.

Aksi sosialnya mendapat apresiasi dari warga setempat. Mereka mengaku sangat terbantu karena jalan itu selama ini menjadi keluhan utama masyarakat.

Ernawati, warga Desa Ginunggung, mengaku bersyukur atas kepedulian Ko Cui. “Kami sangat berterima kasih karena sudah peduli dengan kondisi jalan kami. Semoga usaha Ko Cui semakin sukses dan rezekinya dimudahkan,” katanya, Selasa (26/5/2026).

Hal senada disampaikan Sumaila. Ia mengaku terharu melihat ada pengusaha yang rela membantu warga tanpa pamrih. Ko Cui tak sedikit pun berharap atau meminta imbalan.

“Kalau hujan satu hari saja, jalan di sini penuh lumpur dan genangan air. Alhamdulillah ada pengusaha yang mau membantu memperbaiki jalan kami secara gratis,” tuturnya dengan suara lirih.

Kepala Desa Ginunggung, Anwar Lihawa, juga mengapresiasi langkah Ko Cui. Menurutnya, ruas jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat dan jalur kantong produksi warga.

“Jalan ini selalu diusulkan dalam Musrenbang kecamatan sampai kabupaten, tapi belum terealisasi. Alhamdulillah ada pengusaha yang peduli datang membantu perbaiki jalan kami yang rusak,” jelasnya.

Aksi Ko Cui menjadi bukti bahwa kepedulian dan gotong royong masih hidup di tengah masyarakat. Bantuannya membawa manfaat besar bagi warga Tolitoli. (*)