AMERIKA – Aktor Jaafar Jackson mengungkapkan bahwa sekuel film biografi Michael akan membawa penonton ke fase kehidupan yang lebih kontroversial dari Michael Jackson.
Film Michael 2 disebut akan mengeksplorasi tuduhan pelecehan anak yang pernah menimpa sang Raja Pop, dengan berusaha menampilkan kisah tersebut dari sudut pandang Michael Jackson.
Baca Juga: Dua Generasi Rock Bersatu! Foo Fighters Akan Jadi Band Pembuka ACDC
Film Michael menjadi salah satu film tersukses tahun ini setelah mencatatkan pendapatan lebih dari 1 miliar dolar AS atau sekitar 731 juta poundsterling. Kesuksesan tersebut juga membuatnya disebut sebagai film biografi terlaris sepanjang masa.
Kisah dalam film pertama mengikuti perjalanan Michael Jackson sejak masa kecil hingga mencapai puncak ketenarannya sebagai bintang dunia.
Cerita tersebut berakhir ketika Jackson berada dalam masa kejayaan sebagai artis solo dan menjalani tur dunia Bad pada akhir dekade 1980-an.
Baca Juga: Green Day Bisa Bawa ‘American Idiot’ ke Layar Lebar, Tre Cool Beri Sinyal Mengejutkan
Namun, perjalanan hidup Michael Jackson setelah periode tersebut juga dipenuhi kontroversi dan tuduhan serius yang menjadi perhatian dunia.
Pada awalnya, film Michael dikabarkan direncanakan untuk membahas tuduhan pelecehan anak yang membayangi tahun-tahun terakhir kehidupan sang penyanyi.
Akan tetapi, adanya klausul dalam kesepakatan yang dibuat dengan salah satu penuduh dilaporkan membuat tokoh tersebut tidak dapat digambarkan dalam film.
Baca Juga: Di Balik Album Baru Paris Jackson, Ada Kisah Kelam tentang Kecanduan dan Pemulihan
Situasi itu disebut menyebabkan perubahan besar dalam produksi, termasuk pengambilan gambar ulang yang dilaporkan menelan biaya sekitar 15 juta dolar AS atau 10,9 juta poundsterling.
Salah satu kasus paling dikenal terjadi pada 1993 ketika Evan Chandler, seorang dokter gigi dan penulis skenario asal Los Angeles, menuduh Michael Jackson melakukan pelecehan seksual terhadap putranya yang saat itu berusia 13 tahun, Jordan Chandler.
Michael Jackson membantah tuduhan tersebut. Kasus itu kemudian berakhir setelah kedua pihak mencapai kesepakatan finansial pada 1994.
Baca Juga: Trailer Emosional Film Dokumenter Oasis Resmi Dirilis, Kisah Rekonsiliasi Liam dan Noel Jadi Sorotan
Setelah kematian Michael Jackson pada 2009, tuduhan lain kembali muncul. Pada 2013, koreografer Wade Robson mengajukan gugatan terhadap harta warisan Jackson dengan tuduhan bahwa sang penyanyi telah melakukan pelecehan seksual terhadap dirinya ketika berusia antara tujuh hingga 14 tahun.
Mantan aktor cilik James Safechuck kemudian juga mengajukan tuduhan serupa. Pihak keluarga Michael Jackson selama ini secara konsisten membantah tuduhan pelecehan seksual yang ditujukan kepada sang ikon musik.
Kini, Jaafar Jackson, yang memerankan Michael Jackson versi dewasa dalam film tersebut, mengatakan bahwa Michael 2 akan mencoba memberikan ruang lebih besar terhadap perspektif sang penyanyi.
Baca Juga: Sid Wilson Akui Kepergiannya dari Slipknot Setelah Hampir 30 Tahun Bersama Band
Dalam wawancara dengan GQ, Jaafar menegaskan bahwa selama ini narasi mengenai berbagai tuduhan tersebut lebih sering datang dari sudut pandang orang lain.
“Saya pikir film kedua akan memberikan wawasan yang lebih dalam dari sudut pandangnya, karena pada akhirnya, tuduhan itu selalu berasal dari orang lain,” kata Jaafar.
Menurutnya, persoalan utama yang dirasakan keluarga Jackson adalah suara Michael sendiri dinilai belum cukup terdengar dalam berbagai cerita yang berkembang mengenai tahun-tahun terakhir hidupnya.
Baca Juga: Setelah Dua Pekan Jadi Rumor, Slipknot Pastikan Sid Wilson Tak Lagi di Dalam Band
“Ini cerita orang lain. Ini ide orang lain tentang apa itu, dan sebagian besar didorong oleh agenda tertentu,” lanjutnya.
Jaafar menilai penting bagi Michael 2 untuk menampilkan perspektif pamannya, terutama dalam membahas masa-masa penuh tekanan dan kontroversi yang dihadapi Michael Jackson.
“Itulah masalah yang selama ini kami hadapi sebagai keluarga – suara Michael tidak didengar. Saya pikir itu sangat, sangat penting, terutama di tahun-tahun terakhirnya,” ungkapnya.
Baca Juga: Sid Wilson Masih Mengaku sebagai Anggota Slipknot, Statusnya Makin Misterius
Pernyataan Jaafar tersebut memberi gambaran bahwa sekuel Michael kemungkinan akan mengambil pendekatan yang berbeda dari sekadar mengulang kembali kronologi tuduhan yang telah menjadi sorotan publik selama bertahun-tahun.
Film tersebut diperkirakan akan mencoba menggali bagaimana Michael Jackson dan lingkungan terdekatnya menghadapi berbagai tuduhan, tekanan media, serta kontroversi yang mewarnai kehidupan sang megabintang.
Sementara itu, perkembangan terbaru menyebut jadwal produksi Michael 2 mulai disiapkan. Proses syuting sekuel tersebut dikabarkan akan dimulai pada akhir tahun ini.
Baca Juga: Jalan Hidup Hendly Mangkali: Jurnalis, Relawan, Mantan Napi dan Aksi Sosialnya
Film Michael 2 ditargetkan dapat dirilis pada akhir 2027 atau awal 2028, meski jadwal tersebut masih berpotensi berubah seiring perkembangan proses produksi.
Jika proyek tersebut berjalan sesuai rencana, Michael 2 akan menjadi kelanjutan dari kisah hidup salah satu musisi paling berpengaruh sepanjang masa dengan fokus pada periode kehidupan yang paling kontroversial dan penuh perdebatan.***













