AMERIKA – Sekuel film biografi Michael diperkirakan akan membawa cerita ke periode kehidupan Michael Jackson yang jauh lebih kontroversial.
Jaafar Jackson, aktor yang memerankan sang Raja Pop dalam film tersebut, mengatakan bahwa ia berharap film kedua dapat membahas tuduhan pelecehan anak terhadap pamannya dari sudut pandang Michael Jackson sendiri.
Baca Juga: Film ‘Michael 2’ Mulai Dikembangkan, Jaafar Jackson Ungkap Fokus Cerita yang Mengejutkan
Film pertama Michael mengisahkan perjalanan hidup mendiang megabintang tersebut, mulai dari masa awal kariernya bersama Jackson 5 hingga mencapai puncak ketenaran sebagai artis solo selama tur dunia Bad pada akhir 1980-an.
Jaafar Jackson dipercaya memerankan Michael Jackson dalam proyek biografi tersebut dan menjadi salah satu daya tarik utama film yang mencatat kesuksesan besar di box office.
Namun, satu hal yang menjadi perhatian publik adalah keputusan film pertama untuk tidak memasukkan secara khusus pembahasan mengenai tuduhan pelecehan seksual anak yang pernah menimpa Michael Jackson.
Baca Juga: Dua Generasi Rock Bersatu! Foo Fighters Akan Jadi Band Pembuka ACDC
Padahal, isu tersebut disebut sempat menjadi bagian dari skenario awal film. Produksi kemudian menghadapi kendala setelah ditemukan klausul dalam penyelesaian hukum yang melarang keluarga Jackson menyebut salah satu penuduh, Jordan Chandler.
Situasi tersebut dilaporkan membuat tim produksi harus melakukan pengambilan gambar ulang dengan biaya mencapai sekitar 15 juta dolar AS. Alur cerita pun akhirnya diubah dan film berakhir pada fase kehidupan Michael Jackson yang berbeda.
Dengan perubahan tersebut, fokus ketegangan cerita lebih diarahkan pada hubungan Michael Jackson dengan ayahnya, Joe Jackson, yang diperankan oleh Colman Domingo.
Baca Juga: Green Day Bisa Bawa ‘American Idiot’ ke Layar Lebar, Tre Cool Beri Sinyal Mengejutkan
Kini, perhatian mulai tertuju pada sekuel Michael. Produksi film kedua tersebut sebelumnya telah dikonfirmasi akan mulai melakukan proses syuting pada akhir tahun ini.
Berbicara kepada GQ Middle East, Jaafar Jackson memberikan gambaran mengenai cerita yang ia harapkan dapat diangkat dalam film kedua.
Menurutnya, Michael 2 dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai berbagai tuduhan tersebut dari sudut pandang Michael Jackson.
Baca Juga: Di Balik Album Baru Paris Jackson, Ada Kisah Kelam tentang Kecanduan dan Pemulihan
“Saya pikir film kedua akan memberikan wawasan yang lebih dalam dari sudut pandangnya, karena pada akhirnya, tuduhan-tuduhan itu selalu berasal dari orang lain,” kata Jaafar.
Aktor tersebut menilai narasi mengenai tuduhan terhadap Michael Jackson selama ini lebih banyak dibangun berdasarkan perspektif pihak lain.
“Itu cerita orang lain. Itu ide orang lain tentang apa sebenarnya, dan sebagian besar didorong oleh agenda tertentu,” lanjutnya.
Baca Juga: Trailer Emosional Film Dokumenter Oasis Resmi Dirilis, Kisah Rekonsiliasi Liam dan Noel Jadi Sorotan
Jaafar juga menegaskan bahwa keluarganya selama ini merasa suara Michael Jackson sendiri belum cukup mendapat ruang dalam berbagai pembahasan mengenai tuduhan yang muncul pada tahun-tahun terakhir kehidupannya.
“Dan itulah masalah yang selama ini kami hadapi sebagai keluarga – suara Michael tidak didengar. Saya rasa itu sangat, sangat penting, terutama di tahun-tahun terakhirnya,” tambahnya.
Meski demikian, artikel tersebut menekankan bahwa naskah Michael 2 masih berada dalam tahap pengembangan. Jaafar Jackson juga disebut tidak memiliki kendali langsung terhadap arah cerita atau isi akhir skenario.
Baca Juga: Sid Wilson Akui Kepergiannya dari Slipknot Setelah Hampir 30 Tahun Bersama Band
Dengan kata lain, pernyataan Jaafar lebih menggambarkan apa yang ingin ia lihat dalam sekuel tersebut, bukan konfirmasi bahwa alur cerita final Michael 2 telah ditetapkan.
Antusiasme terhadap kelanjutan film ini semakin besar setelah Michael mencatat kesuksesan luar biasa secara komersial. Film tersebut memulai penayangannya dengan salah satu pendapatan akhir pekan pembukaan terbesar dalam sejarah film biografi.
Kesuksesan itu terus berlanjut hingga Michael disebut menjadi film biografi terlaris sepanjang masa, melampaui pencapaian Oppenheimer.
Baca Juga: Setelah Dua Pekan Jadi Rumor, Slipknot Pastikan Sid Wilson Tak Lagi di Dalam Band
Bulan lalu, pendapatan global film tersebut dikonfirmasi telah mencapai sekitar £1,001 miliar atau setara 750 juta dolar AS, menjadikannya film biografi pertama yang mampu melewati tonggak pendapatan tersebut.
Pencapaian itu membuka peluang besar bagi kisah hidup Michael Jackson untuk berkembang menjadi sebuah waralaba film.
Namun, keberhasilan film pertama juga membuat tantangan bagi sekuelnya semakin besar.
Baca Juga: Sid Wilson Masih Mengaku sebagai Anggota Slipknot, Statusnya Makin Misterius
Periode kehidupan Michael Jackson yang akan dibahas selanjutnya merupakan salah satu fase paling rumit, kontroversial, dan banyak diperdebatkan dalam sejarah musik populer.
Jaafar Jackson dan tim produksi kini berpotensi menghadapi tantangan besar untuk menghadirkan cerita yang mampu memberikan perspektif baru, sekaligus mengangkat salah satu bab paling kontroversial dalam kehidupan sang Raja Pop.***













