PRAGUE – Timnas Kroasia mengawali kiprahnya di UEFA Nations League 2026/27 dengan kemenangan 2-1 atas Ceko di Fortuna Arena, Praha, Sabtu (27/9/2026) dini hari.
Kemenangan tersebut menjadi awal positif bagi Slaven Bilic yang kembali menangani Kroasia. Pertandingan ini sekaligus menjadi laga perdana Santi Denia sebagai pelatih Ceko.
Baca Juga: Harry Kane Gagal Penalti, Spanyol Comeback dan Kalahkan Inggris
UEFA sebelumnya mencatat bahwa kedua tim tergabung di Grup A3 bersama Inggris dan Spanyol. Kroasia datang dengan pengalaman setelah mencapai perempat final Nations League edisi sebelumnya, sedangkan Ceko baru saja promosi ke League A setelah memenangkan Grup B1.
Pertandingan berlangsung ketat pada babak pertama. Kroasia terlihat lebih menguasai jalannya permainan dan beberapa kali mencoba membongkar pertahanan tuan rumah, tetapi tidak ada gol yang tercipta hingga turun minum.
Luka Sucic sempat memiliki peluang pada menit ke-23, tetapi tendangannya masih melebar. Menjelang akhir babak pertama, Petar Sucic memaksa kiper Ceko Lukas Hornicek melakukan penyelamatan setelah menerima umpan dari Mateo Kovacic.
Baca Juga: Mbappe Cedera Setelah Cetak Gol, Prancis Kehilangan Kapten di Nations League
Kebuntuan akhirnya pecah hanya beberapa menit setelah babak kedua dimulai. Pada menit ke-47, Igor Matanovic berhasil memotong umpan pemain Ceko dan memberikan bola kepada Luka Modric.
Gelandang veteran tersebut kemudian bergerak masuk ke area penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang bersarang di pojok gawang Hornicek.
Gol tersebut kembali memperlihatkan peran penting Modric bagi Kroasia. UEFA mencatat bahwa Modric menjadi salah satu pemain yang menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini, terlebih setelah dirinya kembali bekerja bersama Bilic di tim nasional.
Baca Juga: Turki vs Prancis 0-1: Gol Mbappe Warnai Debut Kemenangan Zidane
Namun, keunggulan Kroasia tidak bertahan lama. Ceko berhasil menyamakan kedudukan melalui Adam Karabec. Adam Hlozek memberikan umpan ke arah Karabec yang berada di tengah kotak penalti, dan pemain tersebut melepaskan penyelesaian yang mengecoh Dominik Livakovic.
Skor berubah menjadi 1-1 dan pertandingan kembali terbuka. Ceko bahkan hampir berbalik unggul. Matej Radosta mendapatkan peluang emas setelah menerima umpan Pavel Sulc dalam sebuah serangan balik, tetapi penyelesaiannya gagal menemui sasaran. Kegagalan tersebut akhirnya harus dibayar mahal oleh tuan rumah.
Kroasia kembali memimpin pada menit ke-77. Ivan Perisic mengirimkan umpan silang yang disambut Marco Pasalic dengan sundulan. Bola sempat membuat Hornicek kesulitan dan akhirnya melewati garis gawang.
Baca Juga: Indonesia Buka FIFA ASEAN Cup dengan Kemenangan, Singapura Tak Berdaya
Gol tersebut menjadi penentu kemenangan Kroasia. Laporan Atalanta juga mengonfirmasi bahwa Pasalic masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-63 sebelum membantu Kroasia mengamankan kemenangan 2-1.
Ceko sempat mencetak gol lagi setelah itu dan para pemain tuan rumah merayakan gol penyama kedudukan. Namun, VAR menganulir gol tersebut karena adanya offside dalam proses serangan.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap 1-2 untuk Kroasia. Hasil ini sekaligus mengakhiri catatan 19 pertandingan Ceko tanpa kekalahan di kandang.
Baca Juga: Haaland Menggila, Gol Internasionalnya Lewati Dua Legenda
Kemenangan di Praha menjadi modal penting bagi Kroasia untuk menghadapi persaingan Grup A3. Selain Ceko, Kroasia juga harus menghadapi Inggris dan Spanyol dalam grup yang diisi sejumlah tim kuat Eropa.
Bagi Bilic, kemenangan ini memiliki arti tersendiri karena merupakan awal periode keduanya sebagai pelatih Kroasia setelah kembali ke kursi kepelatihan nasional.
Kroasia menunjukkan pengalaman dan ketenangan dalam menghadapi pertandingan yang berlangsung ketat.
Baca Juga: Portugal Menang, Jorge Jesus Ungkap Alasan Ganti Ronaldo Usai Gol Dianulir
Setelah babak pertama tanpa gol, Modric menjadi pembeda dengan kualitas individunya, sebelum Pasalic menentukan kemenangan melalui sundulan.
Ceko sebenarnya mampu memberikan respons cepat setelah tertinggal dan memiliki kesempatan untuk berbalik unggul.
Namun, penyelesaian akhir yang kurang efektif serta gol Radosta yang dianulir VAR membuat mereka gagal mendapatkan poin.
Kemenangan Kroasia juga menunjukkan pentingnya kontribusi pemain berpengalaman seperti Modric dan Perisic. Modric mencetak gol pembuka, sementara Perisic berperan dalam terciptanya gol kemenangan Pasalic.***













