HIBURAN

Jim Root Ungkap Fakta Mengejutkan soal Single Baru Slipknot

×

Jim Root Ungkap Fakta Mengejutkan soal Single Baru Slipknot

Sebarkan artikel ini
Jim Root Ungkap Fakta Mengejutkan soal Single Baru Slipknot
Jim Root menegaskan “Arsenal” bukan bagian dari album baru Slipknot. (Foto: instagram/@slipknot)

AMERIKA SERIKAT – Slipknot kembali membuat kejutan dengan merilis single terbaru berjudul “Arsenal”.

Namun, gitaris Jim Root mengungkap fakta menarik bahwa lagu tersebut ternyata tidak akan menjadi bagian dari album baru yang sedang dikerjakan band metal asal Iowa itu.

Baca Juga: Slipknot Comeback dengan Single Baru, Musik Pertama Tanpa Sid Wilson

“Arsenal” menjadi musik baru pertama Slipknot dalam tiga tahun. Rilisan tersebut juga menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan band setelah perubahan personel, termasuk kepergian Sid Wilson dan bergabungnya drummer Eloy Casagrande.

Sejak dirilis, “Arsenal” mendapatkan respons beragam dari penggemar. Sebagian menyambut pendekatan musikal yang dianggap berbeda, sementara sebagian lainnya justru mengkritik lagu tersebut karena dinilai terlalu jauh dari karakter Slipknot yang selama ini mereka kenal.

Bagian chorus juga menjadi salah satu elemen yang paling banyak diperbincangkan. Dalam bagian tersebut, Corey Taylor mengulang kalimat “Ayo pergi” sehingga memicu berbagai reaksi dari pendengar.

Baca Juga: Oasis Tak Senang Rekaman Langka Hendak Dilelang

Di tengah perdebatan tersebut, Jim Root akhirnya memberikan penjelasan mengenai posisi “Arsenal” dalam rencana musik Slipknot.

Melalui kolom komentar sebuah unggahan Instagram yang kemudian dihapus, Root merespons pertanyaan penggemar mengenai apakah dirinya merasa terganggu dengan kritik terhadap single tersebut.

“Itu tergantung pada komentatornya, sebenarnya. Maksudku, apa yang sedang dilakukan band mereka?” ujar Root.

Baca Juga: Noel Gallagher Akui Liam Kini Jadi Sosok yang Menyenangkan

Gitaris tersebut kemudian menjelaskan bahwa “Arsenal” merupakan single yang berdiri sendiri dan tidak menggambarkan keseluruhan materi yang sedang dipersiapkan Slipknot untuk album berikutnya.

“‘Arsenal’ adalah lagu yang bisa kami rilis dengan cepat sementara kami mengerjakan bagian lain dari album. Lagu ini sebenarnya tidak mewakili lagu-lagu lainnya,” jelasnya.

Root kemudian menegaskan kembali bahwa lagu tersebut tidak akan dimasukkan ke dalam album baru Slipknot.

Baca Juga: Oasis Kembali ke Panggung? Jawaban Noel Soal Tur 2027 Bikin Heboh

“Tidak. Ini hanya salah satu yang bisa kami selesaikan ‘lebih cepat’ agar bisa segera dirilis,” tulisnya.

Pernyataan tersebut sekaligus memberikan perspektif baru terhadap respons negatif sebagian penggemar. Perbedaan karakter “Arsenal” dengan materi album mendatang tampaknya memang disengaja, sehingga single tersebut tidak bisa dijadikan gambaran utuh mengenai arah musik Slipknot berikutnya.

Keputusan merilis “Arsenal” lebih cepat juga menunjukkan bahwa Slipknot ingin tetap memberikan materi baru kepada penggemar sembari melanjutkan proses kreatif untuk album berikutnya.

Baca Juga: Alex Van Halen Terima Gelar Kehormatan dari Belanda

Menariknya, perhatian penggemar tidak hanya tertuju pada struktur lagu dan chorus. Banyak pendengar juga terkejut dengan penggunaan teknik scratching turntable yang cukup menonjol dalam “Arsenal”.

Hal tersebut menjadi pembahasan tersendiri karena Sid Wilson, sosok yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai pemain turntable Slipknot, telah meninggalkan band pada tahun ini.

Kehadiran elemen scratching tersebut membuat penggemar semakin penasaran mengenai bagaimana Slipknot mengembangkan identitas musikal mereka setelah perubahan formasi.

Baca Juga: Billie Joe Armstrong dan Travis Barker Bersatu, Supergrup The Cretin Family Rayakan 50 Tahun Ramones

Bagi sebagian penggemar, “Arsenal” mungkin terdengar berbeda dari ekspektasi. Namun, penjelasan Jim Root menunjukkan bahwa single tersebut memang tidak dirancang untuk menjadi representasi album baru.

Slipknot saat ini masih mengerjakan materi berikutnya, dan Root memberikan sinyal bahwa lagu-lagu yang nantinya masuk ke album dapat menawarkan arah yang berbeda.

Dengan demikian, perdebatan mengenai “Arsenal” kemungkinan baru menjadi bagian kecil dari cerita panjang menuju album baru Slipknot.

Single tersebut mungkin bukan gambaran masa depan Slipknot, tetapi menjadi bukti bahwa band ini masih berani bereksperimen sambil mencari bentuk terbaik untuk karya berikutnya.***