OLAHRAGA

Manchester City Resmi Banding, Tolak Putusan Bersalah Premier League

×

Manchester City Resmi Banding, Tolak Putusan Bersalah Premier League

Sebarkan artikel ini
Manchester City Resmi Banding, Tolak Putusan Bersalah Premier League
Manchester City resmi mengajukan banding terhadap putusan komisi independen Premier League terkait kasus pelanggaran aturan finansial. (Foto: instagram/@mancity)

MANCHESTER – Manchester City resmi mengajukan banding terhadap putusan komisi independen Premier League terkait perkara pelanggaran aturan finansial. Langkah tersebut menandai babak baru dalam kasus yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Manchester City mengonfirmasi bahwa mereka telah mengajukan banding komprehensif pada Kamis (1/10/2026) pukul 19.00 waktu Inggris. Pengajuan tersebut ditujukan kepada Chair of the Judicial Panel sesuai mekanisme disipliner Premier League.

Baca Juga: Ronaldo Tinggalkan Kamp Portugal, Marcelo Tulis Pesan Penuh Makna

Dalam pernyataan resminya, Manchester City menolak hasil putusan komisi dan menyatakan bahwa keputusan tersebut mengandung kesalahan material dalam aspek hukum, prinsip, maupun fakta.

Klub juga menyebut putusan tersebut “tidak aman” atau tidak dapat diandalkan serta tetap mempertahankan posisi bahwa mereka tidak bersalah atas tuduhan yang diajukan Premier League.

“Posisi tegas Klub adalah bahwa, berdasarkan berbagai alasan, pendapat tersebut mengandung kesalahan material yang jelas, baik dari segi hukum, prinsip, maupun fakta, dan tidak dapat diandalkan,” demikian pernyataan Manchester City.

Baca Juga: Denmark vs Portugal 2-4: Selecao Menang Telak Tanpa Cristiano Ronaldo

City juga menyatakan memiliki bukti yang mereka anggap kuat untuk mendukung posisi klub dalam perkara tersebut. Namun, klub menegaskan bahwa mereka terbatas dalam memberikan keterangan lebih lanjut karena proses hukum masih berlangsung.

Sebelumnya, pada 29 September 2026, komisi independen Premier League menyatakan Manchester City bersalah atas seluruh dakwaan terkait pelanggaran serius aturan finansial selama periode sembilan musim, 2009/10 hingga 2017/18.

Komisi juga menyatakan City bersalah atas mayoritas dakwaan terkait kegagalan bekerja sama dalam investigasi Premier League.

Baca Juga: Mitchell Baker Menggila, Indonesia Tembus Final ASEAN Cup 2026

Dalam temuan tersebut, komisi menyatakan City menggunakan sejumlah kontrak yang disebut sebagai “sham contracts” untuk secara artifisial meningkatkan pendapatan dan mengurangi biaya.

Komisi juga menemukan adanya laporan keuangan yang tidak mencerminkan kondisi sebenarnya kepada auditor dan regulator, serta pelanggaran terhadap batas pengeluaran Premier League dan UEFA.

Untuk perkara kerja sama dalam investigasi, tiga dari empat dugaan pelanggaran dinyatakan terbukti oleh komisi independen tersebut.

Baca Juga: Jorge Jesus Ungkap Nasib Cristiano Ronaldo Jelang Portugal vs Denmark

Namun, putusan bersalah tersebut belum otomatis menentukan sanksi yang akan diterima Manchester City. Premier League menyatakan persoalan sanksi akan dibahas dalam sidang terpisah di hadapan komisi independen. Sidang tersebut akan berlangsung secara tertutup hingga hasilnya dapat dipublikasikan sesuai aturan.

Premier League mencantumkan sejumlah kemungkinan sanksi dalam proses disipliner, termasuk denda, pengurangan poin dan sanksi olahraga lainnya. Besaran atau bentuk hukuman terhadap Manchester City belum diputuskan.

Dengan diajukannya banding, perkara tersebut kini memasuki tahapan baru. Premier League mengonfirmasi bahwa banding City telah diajukan kepada Chair of the Judicial Panel dan akan ditangani oleh Appeal Board independen.

Baca Juga: Jorge Jesus Klarifikasi Cristiano Ronaldo Jelang Portugal vs Denmark

Sidang Appeal Board nantinya bersifat privat dan rahasia sampai hasilnya dapat dipublikasikan. Berdasarkan mekanisme Premier League, Appeal Board memiliki kewenangan untuk menerima banding, menolaknya, maupun mengubah keputusan komisi.

CEO Manchester City Ferran Soriano sebelumnya juga menyampaikan pembelaan klub kepada staf. Ia mempertanyakan dasar tuduhan terkait sumber pendanaan sejumlah sponsor dan menegaskan bahwa City telah menyerahkan berbagai bukti kepada komisi.

Soriano menyatakan bukti yang diberikan klub mencakup laporan rekening bank, transfer dana dan keterangan saksi. Menurutnya, bukti tersebut digunakan City untuk mendukung posisi mereka dalam perkara ini.

Baca Juga: Manchester City Bereaksi Keras Usai Putusan Premier League, Siap Ajukan Banding

Ia juga menyebut proses tersebut mengingatkannya pada kasus UEFA pada 2020, ketika Manchester City mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS) dan mendapatkan keputusan yang menguntungkan klub dalam perkara tersebut.

Kini, Manchester City akan fokus pada proses banding terhadap putusan komisi Premier League. Di sisi lain, proses penentuan sanksi atas pelanggaran yang telah dinyatakan terbukti juga masih harus dilakukan melalui tahapan terpisah.

Dengan demikian, kasus finansial Manchester City belum berakhir. Putusan komisi independen menjadi dasar proses berikutnya, sementara banding yang diajukan klub akan menentukan bagaimana perkara tersebut berlanjut dalam mekanisme hukum Premier League.***