AMERIKA – Gitaris Slipknot, Jim Root, memberikan gambaran mengenai arah album baru band metal asal Iowa tersebut. Root mengisyaratkan bahwa materi terbaru Slipknot tidak akan mengulang formula album-album lama dan bahkan berpotensi membuat sebagian penggemar kurang nyaman.
Pernyataan tersebut disampaikan Root setelah ia mengunggah foto pedalboard gitar miliknya di Instagram. Ia mengatakan perangkat tersebut akan menjadi bagian dari aktivitas Slipknot yang semakin padat dalam waktu dekat.
Baca Juga: Liam Gallagher Beri Sinyal Oasis Bakal Bahas Musik Baru Usai Tur Live 27
“Di sinilah saya akan menghabiskan sisa tahun ini. Dengan ampli-ampli ini dan beberapa gitar berbeda yang akan saya unggah nanti. Ini juga akan menjadi landasan untuk rak/rig baru yang akan digunakan oleh teknisi gitar @bradclifford! Karena seperti yang sudah Anda ketahui… Kita akan segera sangat sibuk,” tulis Root.
Dalam kolom komentar, Root kemudian menjelaskan bahwa salah satu hal terpenting bagi Slipknot saat mengerjakan album baru adalah menghindari pengulangan. Ia bahkan memperingatkan bahwa pendekatan tersebut kemungkinan “akan menyakiti perasaan beberapa orang”.
Root menegaskan penggemar tidak seharusnya mengharapkan Slipknot kembali membuat album dengan karakter seperti Iowa atau album debut Slipknot.
Baca Juga: Permintaan Tiket Membeludak, Oasis Perpanjang Tur Dunia Live 27
“Kami benar-benar bereksperimen dengan berbagai pendekatan… jangan harapkan album seperti ‘Iowa’ atau ‘self titled’ lagi. Kami sudah pernah ke sana,” ujarnya.
Menurut Root, proses kreatif kali ini justru terasa lebih jujur dan tidak nyaman, sesuatu yang mengingatkannya pada pengalaman Slipknot ketika mengerjakan rekaman-rekaman awal mereka.
Namun, ia menekankan bahwa suasana proses rekaman tersebut tidak otomatis berarti karakter musik atau produksi album baru akan menyerupai karya lama Slipknot.
Baca Juga: Kasus 115 Dakwaan Man City Memanas, Noel dan Liam Gallagher Ikut Bersuara
Root juga menjelaskan pendekatan produksi yang ingin diterapkan. Ia menilai rekaman awal Slipknot memiliki karakter tersendiri, sementara sejumlah album berikutnya menurutnya terdengar terlalu banyak diproduksi dengan lapisan gitar yang berlebihan.
Untuk album mendatang, Root mengatakan dirinya dan gitaris Mick Thomson tidak membutuhkan terlalu banyak lapisan gitar. Ia membayangkan konfigurasi gitar kiri dan kanan, beberapa trek tambahan, serta kemungkinan solo sudah cukup untuk membangun suara yang diinginkan.
Dari 16 ampli yang dipilih untuk proses rekaman, Root dan produser Matt Wallace kemudian memilih perangkat yang menurut mereka terdengar paling “marah”, bukan semata-mata yang menghasilkan suara paling bagus.
Baca Juga: Bukan Sekadar Nostalgia, Unshatter Tampilkan Sisi Rapuh Linkin Park
“Bukan berarti yang terdengar ‘terbaik’. Yang terdengar paling bersemangat… paling hidup, dan lain-lain,” kata Root.
Proses rekaman juga dilakukan secara langsung di studio bersama drummer Eloy Casagrande. Root menyebut pendekatan tersebut sudah lama tidak dilakukan Slipknot karena berbagai alasan.
Ia mengatakan materi direkam secara analog dan dimainkan secara langsung, dengan seluruh bagian yang dibutuhkan sudah tersedia dalam proses tersebut.
Baca Juga: Oasis Keluarkan Peringatan Penipuan Tiket Live 27 Jelang Pengiriman Kode Akses
Selain berbicara mengenai album baru, Root juga memberikan pandangan kritis terhadap album studio terakhir Slipknot, The End, So Far, yang dirilis pada 2022.
Root menggambarkan proses pengerjaan album tersebut sebagai sesuatu yang “tidak berkesinambungan dan berantakan”. Meski demikian, ia mengakui tetap ada sejumlah hal positif yang dihasilkan dari proses tersebut.
“Ada beberapa hal baik yang muncul dari itu,” tambah Root. “Namun secara keseluruhan, Covid dan kondisi dunia membuat proses itu sangat sulit bagi kami.”
Baca Juga: Taylor Swift Umumkan Single Baru ‘Patient Zero’, Bikin Penggemar Heboh
Dengan pendekatan yang berbeda dan keinginan untuk tidak mengulang formula masa lalu, album baru Slipknot menjadi salah satu proyek yang menarik perhatian penggemar musik metal.
Jim Root sendiri telah memberikan sinyal bahwa band tersebut tengah memasuki periode yang sangat sibuk menuju pengerjaan materi berikutnya.***













