INGGRIS – Para sutradara film dokumenter Oasis: Don’t Look Back In Anger mengungkap alasan di balik penggunaan kamera tersembunyi saat merekam momen penting reuni Liam dan Noel Gallagher di studio musik.
Film dokumenter yang sangat dinantikan tersebut akan mengisahkan perjalanan tur reuni bersejarah Oasis pada 2025.
Baca Juga: Liam Gallagher Tutup Pintu untuk Glastonbury 2027, Rumor Tur Oasis Justru Makin Memanas
Salah satu bagian paling menarik dari proyek ini adalah rekaman pertemuan awal Liam dan Noel Gallagher, yang kembali berada dalam satu ruangan setelah bertahun-tahun menjalani hubungan yang penuh ketegangan.
Dylan Southern dan Will Lovelace memilih pendekatan yang tidak biasa demi menangkap momen tersebut secara natural.
Mereka memasang kamera tersembunyi di studio agar kedua bersaudara Gallagher tidak merasa sedang berada di bawah pengawasan kru film.
Baca Juga: Film Biografi The Beatles Karya Sam Mendes Rekonstruksi Sampul Ikonis Abbey Road
Dalam wawancara dengan Billboard, Southern menjelaskan bahwa tim produksi ingin memastikan personel Oasis tidak melihat keberadaan kru kamera saat proses latihan dan pertemuan awal berlangsung.
“Band tidak pernah melihat satu pun anggota kru film,” ungkap Southern.
Ia bahkan mengungkapkan bahwa Liam Gallagher tampaknya tidak menyadari keberadaan kamera di studio selama kurang lebih satu minggu pertama proses pengambilan gambar.
Baca Juga: Setelah Tembus Rekor Box Office, Sekuel ‘Michael’ Hadapi Tantangan Cerita Paling Berat
Pendekatan tersebut memungkinkan para pembuat film menangkap interaksi Liam dan Noel secara lebih spontan dan tanpa tekanan dari kehadiran kamera secara langsung.
Film Oasis: Don’t Look Back In Anger akan mengikuti tur reuni Oasis yang berlangsung sepanjang 2025. Tur tersebut dimulai pada 4 Juli di Principality Stadium, Cardiff, sebelum berakhir pada 23 November di Estádio do Morumbi, São Paulo, Brasil.
Sepanjang perjalanan, tur reuni Oasis juga menyambangi sejumlah lokasi besar, termasuk Wembley Stadium di London, Heaton Park di Manchester, hingga Rose Bowl di Los Angeles.
Baca Juga: Film ‘Michael 2’ Mulai Dikembangkan, Jaafar Jackson Ungkap Fokus Cerita yang Mengejutkan
Film ini akan menampilkan proses latihan, rekaman dari berbagai konser, serta wawancara bersama pertama Liam dan Noel dalam lebih dari dua dekade.
Menurut Southern, hal yang paling mengejutkan tim produksi justru datang dari besarnya respons emosional para penggemar. Momen tersebut terasa sangat kuat saat konser reuni pertama Oasis di Cardiff.
Ketika lampu kembali menyala di akhir pertunjukan, Southern melihat banyak penonton yang tampak terpukul secara emosional setelah menyaksikan dua saudara Gallagher kembali tampil bersama di atas panggung.
Baca Juga: Dua Generasi Rock Bersatu! Foo Fighters Akan Jadi Band Pembuka ACDC
Ia mengakui bahwa tim sudah memperkirakan tur reuni Oasis akan menjadi peristiwa besar.
Namun, mereka tidak menyangka dampak emosional dari kembalinya band Britpop tersebut akan mencapai tingkat yang begitu kuat.
Perjalanan hubungan Liam dan Noel juga menjadi salah satu benang merah utama dalam film. Seiring berjalannya cerita, penonton akan melihat bagaimana musik kembali menjadi penghubung bagi dua figur sentral Oasis tersebut.
Baca Juga: Green Day Bisa Bawa ‘American Idiot’ ke Layar Lebar, Tre Cool Beri Sinyal Mengejutkan
Southern menilai reaksi luar biasa dari para penggemar turut menjadi katalis penting dalam perjalanan hubungan Liam dan Noel hingga akhir film.
Reuni yang awalnya menjadi salah satu peristiwa musik paling mengejutkan kini berkembang menjadi kisah yang jauh lebih personal.
Oasis: Don’t Look Back In Anger dijadwalkan tayang perdana di Festival Film Internasional Venesia pada awal September.
Baca Juga: Di Balik Album Baru Paris Jackson, Ada Kisah Kelam tentang Kecanduan dan Pemulihan
Setelah itu, film tersebut akan dirilis di bioskop pada 11 September sebelum tersedia untuk streaming melalui Disney+ di Inggris pada akhir tahun.
Di tengah antusiasme terhadap film dokumenter ini, rumor mengenai masa depan Oasis juga terus berkembang.
Salah satu isu yang ramai dibicarakan adalah kemungkinan kembalinya Oasis ke Knebworth, lokasi konser legendaris mereka pada Agustus 1996 yang menjadi salah satu momen terbesar dalam sejarah band.
Baca Juga: Trailer Emosional Film Dokumenter Oasis Resmi Dirilis, Kisah Rekonsiliasi Liam dan Noel Jadi Sorotan
Rumor lain menyebut Oasis berpotensi menggelar tur besar di Inggris dan Eropa, termasuk kemungkinan menjalani 12 malam pertunjukan di Manchester.
Selain itu, nama Oasis juga sempat dikaitkan sebagai kandidat penampil utama Glastonbury tahun depan.
Namun, Liam Gallagher baru-baru ini membantah kemungkinan tersebut melalui media sosial.
Meski demikian, spekulasi mengenai langkah berikutnya dari Oasis dipastikan akan terus menjadi perhatian besar setelah reuni mereka kembali membangkitkan antusiasme penggemar di seluruh dunia.***













