LISBON – Presiden Federasi Sepak Bola Portugal, Pedro Proenca, akhirnya angkat bicara mengenai situasi Cristiano Ronaldo setelah sang kapten meninggalkan kamp tim nasional Portugal pekan lalu.
Proença menyebut persoalan yang terjadi antara Ronaldo dan pelatih Portugal, Jorge Jesus, bukanlah konflik besar. Menurutnya, situasi tersebut terjadi akibat kesalahpahaman yang harus segera diselesaikan secara internal.
Baca Juga: 67 Ribu Tiket Ludes, SUGBK Bakal Membara di Final Indonesia vs Thailand
Pernyataan Proença menjadi komentar pertamanya sejak Ronaldo meninggalkan skuad Portugal. Ia juga menegaskan bahwa pemain berusia 41 tahun tersebut tetap memiliki peran penting bagi tim nasional.
Dalam kutipan yang diterbitkan Fabrizio Romano, Proenca memberikan pujian tinggi kepada Ronaldo dengan menyebutnya sebagai pemain terbaik dalam sejarah sepak bola Portugal sekaligus simbol utama identitas negara tersebut.
“Cristiano Ronaldo adalah pemain terbaik dalam sejarah. Dia telah mendedikasikan lebih dari dua dekade untuk sepak bola Portugal dan merupakan simbol utama identitas Portugal,” ujar Proenca.
Baca Juga: Tinggalkan Kamp Portugal, Cristiano Ronaldo Bisa Kena Sanksi Berat
Ia menegaskan bahwa kehadiran Ronaldo di tim nasional tetap layak selama sang pemain berada dalam kondisi fit dan siap bermain.
“Dia akan selalu menjadi bagian dari kelompok ini kapan pun dia dalam kondisi fit dan siap,” lanjutnya.
Terkait situasi yang terjadi pekan lalu, Proença memastikan persoalan antara Ronaldo dan Jorge Jesus akan diupayakan untuk diselesaikan.
Baca Juga: Spanyol Belum Terbendung! Ceko Jadi Korban Ketiga La Roja
Ia berharap Ronaldo dapat kembali memperkuat Portugal pada agenda internasional berikutnya pada November.
“Apa yang terjadi antara dia dan Jorge Jesus hanyalah kesalahpahaman yang perlu diselesaikan secara internal. Cristiano adalah bagian dari tim nasional, dia adalah ikon kami, dan dia menjadi kapten tim di pertandingan pertama dari empat pertandingan,” kata Proença.
Menurutnya, Ronaldo masih memiliki ikatan kuat dengan tim nasional maupun masyarakat Portugal. Bahkan, Proença menilai kecintaan Ronaldo terhadap negaranya menjadi alasan kuat mengapa sang megabintang masih terus memperkuat Portugal.
Baca Juga: Rekor Buruk Kroasia Tercipta, Inggris Menang Telak 7-0 di Rijeka
“Cristiano Ronaldo adalah ikon Portugal dan pemain yang luar biasa. Dia bisa saja mengakhiri kariernya di Piala Dunia, tetapi dia tidak melakukannya karena cintanya pada tim nasionalnya,” ujarnya.
Proença juga memastikan pihak federasi akan melakukan segala upaya untuk membuka jalan bagi kembalinya Ronaldo ke skuad Portugal.
Ia menyebut laga melawan Denmark dan Wales pada November sebagai salah satu agenda yang diharapkan dapat menjadi momentum kembalinya sang kapten.
Baca Juga: Masa Depan Makin Panas, Arsenal dan Barcelona Berebut Erling Haaland
“Saya dapat memastikan ikatan yang ia miliki dengan rakyat Portugal dan tim nasional kami. Sekarang setelah keempat pertandingan usai, kami memiliki waktu dan ketenangan untuk duduk bersama dan menyelesaikan kesalahpahaman ini,” tutur Proenca.
“Cristiano adalah bagian dari warisan kami, dan dia akan selalu ada di sini kapan pun pelatih membutuhkannya,” lanjutnya.
Situasi tersebut muncul ketika Portugal mencatatkan hasil sempurna dalam empat pertandingan pembuka UEFA Nations League musim ini.
Baca Juga: Bayern Munchen Pantau Kasus Man City, Erling Haaland Jadi Perhatian
Dari empat kemenangan tersebut, tiga diraih tanpa Ronaldo di lapangan, termasuk dua pertandingan ketika namanya bahkan tidak masuk dalam skuad.
Meski Portugal mampu tampil impresif tanpa Ronaldo, pernyataan Proença menunjukkan bahwa federasi tetap melihat sang megabintang sebagai bagian penting dari proyek tim nasional.
Kini, perhatian tertuju pada penyelesaian hubungan Ronaldo dan Jorge Jesus. Jika kesalahpahaman tersebut dapat diselesaikan, Ronaldo berpeluang kembali mengenakan seragam Portugal pada agenda internasional November mendatang.***













