INGGRIS – Masa depan Erling Haaland di Manchester City kembali menjadi bahan spekulasi setelah situasi hukum yang dihadapi klub Inggris tersebut memasuki babak baru.
Manchester City sebelumnya dinyatakan bersalah atas sejumlah pelanggaran aturan finansial Premier League. Perkembangan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai masa depan sejumlah pemain bintang apabila klub nantinya mendapatkan sanksi berat.
Baca Juga: Manchester City Resmi Banding, Tolak Putusan Bersalah Premier League
Haaland menjadi salah satu nama yang paling banyak dikaitkan dengan kemungkinan hengkang dari Etihad Stadium. Striker Timnas Norwegia itu disebut masuk radar sejumlah klub elite Eropa, termasuk Bayern Munchen, Barcelona, dan Arsenal.
Namun, rumor mengenai kemungkinan Haaland pindah ke Bayern Munich tampaknya belum mengarah pada proses transfer konkret.
Jurnalis asal Jerman, Christian Falk, melalui CF Bayern Insider menyebut Bayern memang memantau situasi yang terjadi di Manchester City. Akan tetapi, klub Bundesliga tersebut tidak sedang mengambil langkah khusus untuk mendatangkan Haaland.
Baca Juga: Ronaldo Tinggalkan Kamp Portugal, Marcelo Tulis Pesan Penuh Makna
Menurut Falk, fokus utama Bayern saat ini justru berada pada masa depan Harry Kane. Klub sedang melakukan pembicaraan kontrak dengan striker asal Inggris tersebut dan disebut berharap mendapatkan keputusan setelah jeda internasional.
Jika Kane memperpanjang kontraknya, Bayern dinilai sudah memiliki solusi untuk posisi penyerang utama. Kontrak baru tersebut disebut berpotensi berdurasi dua tahun dengan opsi tambahan satu musim.
Situasi tersebut membuat transfer Haaland menjadi semakin sulit. Selain nilai transfer yang sangat besar, Bayern juga harus mempertimbangkan tuntutan gaji pemain berusia 26 tahun tersebut.
Baca Juga: Denmark vs Portugal 2-4: Selecao Menang Telak Tanpa Cristiano Ronaldo
Falk menyebut Haaland menerima sekitar 35 juta euro atau sekitar £29,8 juta per tahun di Manchester City berdasarkan informasi yang diperolehnya. Angka tersebut dinilai menjadi tantangan besar bagi struktur gaji Bayern.
Bahkan jika Haaland tersedia tanpa biaya transfer, Bayern tetap harus mengeluarkan dana besar untuk biaya tanda tangan dan paket kontrak pemain tersebut.
Karena itu, Bayern disebut masih memilih menunggu perkembangan kasus Manchester City sebelum mengambil keputusan lebih jauh. Klub tetap mengagumi Haaland, tetapi belum melihat kebutuhan mendesak untuk mendatangkannya selama Kane masih menjadi bagian dari rencana tim.
Baca Juga: Mitchell Baker Menggila, Indonesia Tembus Final ASEAN Cup 2026
Di tengah situasi tersebut, muncul pula laporan mengenai pertemuan antara Bayern Munchen dan Pep Guardiola. Falk mengungkapkan bahwa sejumlah petinggi Bayern bertemu Guardiola secara tertutup pekan lalu.
Karl-Heinz Rummenigge dan Uli Hoeneß disebut hadir dalam pertemuan tersebut. Guardiola sendiri memiliki hubungan kuat dengan Bayern setelah sebelumnya menangani klub tersebut sebelum melanjutkan kariernya di Manchester City.
Namun, alasan pasti pertemuan tersebut belum dijelaskan secara terbuka. Falk menyebut Bayern memiliki hubungan erat dengan Manchester City dan saat ini memilih bersikap hati-hati karena proses hukum yang melibatkan klub Inggris tersebut juga dapat berdampak pada Guardiola.
Baca Juga: Jorge Jesus Ungkap Nasib Cristiano Ronaldo Jelang Portugal vs Denmark
Bayern disebut ingin menunggu perkembangan banding Manchester City sebelum mengambil langkah lebih jauh.
Pasalnya, hasil akhir proses tersebut berpotensi memengaruhi posisi klub, pemain, maupun sejumlah gelar yang pernah diraih City.
Situasi ini membuat masa depan Haaland masih sulit dipastikan. Untuk saat ini, belum ada indikasi bahwa Bayern telah mengambil langkah konkret untuk memboyong sang striker.
Baca Juga: Jorge Jesus Klarifikasi Cristiano Ronaldo Jelang Portugal vs Denmark
Dengan Harry Kane yang masih menjadi bagian penting dari rencana Bayern dan biaya yang sangat besar untuk mendatangkan Haaland, rumor kepindahan pemain Norwegia itu ke Allianz Arena masih sebatas kemungkinan.
Di sisi lain, klub-klub Eropa tetap memantau perkembangan Manchester City. Jika proses hukum dan banding menghasilkan perubahan besar terhadap masa depan klub, pasar transfer berpotensi ikut terdampak.***













