PARIS — Kylian Mbappe dilaporkan menjadi salah satu target kelompok kriminal di Prancis yang diduga merencanakan serangkaian aksi penculikan dan perampokan rumah.
Seorang pria berusia 18 tahun berinisial Clement L. telah ditangkap dan didakwa terkait dugaan rencana tersebut.
Baca Juga: Kunjungi Sulteng, Selvi Ananda Ajak Para Ibu Mulai Gerakan Hemat Energi
Laporan Le Parisien menyebut Clement L. diduga terlibat dalam sejumlah tindak pidana dan rencana penculikan yang berlangsung antara 11 April hingga 19 Agustus di beberapa wilayah, termasuk Neuilly-sur-Seine, Saint-Brice-sous-Forêt, dan Santenay.
Salah satu nama yang masuk dalam daftar target kelompok tersebut adalah Mbappe.
Kapten Timnas Prancis yang kini memperkuat Real Madrid itu diketahui memiliki rumah di Paris yang biasa ditempatinya ketika kembali ke Prancis.
Baca Juga: Sambut Ketua BMU Dekranas, Anwar Hafid Tegaskan Majukan UMKM
Namun, Mbappe bukan satu-satunya figur terkenal yang menjadi sasaran. Kelompok tersebut dilaporkan menargetkan sedikitnya 26 orang untuk aksi perampokan rumah dan penculikan. Beberapa aksi yang direncanakan bahkan disebut telah terlaksana.
Selain Mbappe, sejumlah pengusaha dan rapper juga disebut masuk dalam daftar target. Mbappe menjadi satu-satunya pemain sepak bola yang diketahui tercantum dalam daftar tersebut.
Yang membuat kasus ini semakin mengejutkan adalah dugaan bahwa Clement L. tetap menjalankan aktivitas kriminal meski sedang berada di balik jeruji besi.
Baca Juga: Kejati Sulteng Hentikan 4 Perkara Lewat Keadilan Restoratif
Clement L. saat ini menjalani hukuman di penjara Villepinte, Seine-Saint-Denis, terkait perkara mucikari dan perampokan bersenjata.
Dari dalam penjara, pemuda tersebut diduga tetap mengoordinasikan jaringan kriminalnya menggunakan aplikasi Snapchat.
Daftar target kemudian ditemukan di sebuah telepon seluler yang disita dari sel tahanan Clement L., yang disebut menggunakan alias Lester Z. dalam aktivitasnya.
Baca Juga: Insiden Tak Biasa di Konser Avenged Sevenfold, Ambulans Dibawa Kabur
Setelah terungkapnya dugaan rencana tersebut, Clement L. ditempatkan di sel isolasi dan menjalani tahanan pra-persidangan.
Ia didakwa di Nanterre pada 21 Agustus atas sejumlah tindak pidana yang berkaitan dengan kasus tersebut.
Sementara itu, Mbappe saat ini berada di Madrid untuk menjalani aktivitas bersama Real Madrid setelah sebelumnya memperkuat Timnas Prancis di Piala Dunia FIFA 2026.
Baca Juga: Wujud Kepedulian di Tengah Bencana, Polda Sulteng Salurkan Bantuan untuk NTT
Kasus tersebut menambah perhatian terhadap aspek keamanan para pesepak bola papan atas yang memiliki properti dan kehidupan pribadi di luar lapangan.
Hingga proses hukum berjalan, dugaan keterlibatan dan rencana penculikan tersebut masih menjadi bagian dari penyelidikan serta proses peradilan di Prancis.***













