LONDON – Oasis dilaporkan tidak senang dengan rencana pelelangan koleksi rekaman langka dan belum pernah dirilis milik mereka. Band asal Manchester itu bahkan disebut ingin arsip tersebut kembali berada di tangan mereka.
Koleksi yang dikenal sebagai The Desk Tapes itu berisi 63 rekaman konser, lebih dari 100 jam materi latihan dan soundcheck, hingga percakapan antara Noel dan Liam Gallagher yang disebut “tanpa filter”.
Baca Juga: Noel Gallagher Akui Liam Kini Jadi Sosok yang Menyenangkan
Arsip tersebut rencananya akan dilelang oleh Littleton Auctions pada 3 Oktober dengan nilai estimasi mencapai £1,2 juta hingga £1,6 juta.
Salah satu materi paling berharga dalam koleksi tersebut diyakini merupakan satu-satunya rekaman konser Oasis saat tampil di tepi Loch Lomond, Skotlandia, pada 1996.
Rekaman master itu dikumpulkan oleh Huw Richards, mantan teknisi suara Oasis yang bekerja bersama band sejak perilisan album debut Definitely Maybe pada 1994 hingga 2001. Richards merekam materi tersebut langsung dari meja suara selama pertunjukan dan kegiatan band.
Baca Juga: Oasis Kembali ke Panggung? Jawaban Noel Soal Tur 2027 Bikin Heboh
Namun, rencana pelelangan tersebut rupanya tidak mendapat sambutan positif dari kubu Oasis.
Putra Huw Richards, Owain Richards, mengungkapkan bahwa pihak band ingin arsip berharga tersebut “kembali ke tangan mereka”. Pernyataan itu disampaikannya dalam wawancara dengan The Times.
Menurut Richards, pihaknya pernah berdiskusi dengan manajemen Oasis beberapa tahun lalu mengenai sejumlah rekaman tersebut. Namun, pembicaraan itu disebut berakhir tanpa tindak lanjut.
Baca Juga: Alex Van Halen Terima Gelar Kehormatan dari Belanda
“Mereka tidak ingin rekaman-rekaman ini dijual melalui orang lain. Mereka ingin rekaman-rekaman itu kembali ke tangan mereka,” ujar Richards.
Meski demikian, koleksi tersebut tetap dijadwalkan untuk dilelang. Pembeli nantinya juga tidak secara otomatis memperoleh hak untuk mengomersialkan isi rekaman.
Hak kekayaan intelektual atas materi musik tersebut tetap berada di tangan Oasis. Artinya, pemilik baru tidak dapat memanfaatkan rekaman untuk kepentingan komersial tanpa mendapatkan persetujuan dari band.
Baca Juga: Billie Joe Armstrong dan Travis Barker Bersatu, Supergrup The Cretin Family Rayakan 50 Tahun Ramones
Littleton Auctions mengakui bahwa Oasis menentang rencana penjualan tersebut. Namun, rumah lelang tersebut menegaskan bahwa proses pelelangan dilakukan secara legal.
Direktur pelaksana Littleton Auctions, Ben Homer, mengatakan pihak Oasis telah mengetahui rencana lelang dan menyampaikan kekhawatiran mereka.
“Pihak Oasis mengetahui tentang lelang tersebut dan telah menyatakan kekhawatiran, yang sepenuhnya dapat dimengerti mengingat skala dan signifikansi materi tersebut,” kata Homer kepada The Independent.
Baca Juga: Johnny Marr Ungkap Noel Gallagher Sedang Menulis Lagu, Benarkah Oasis Siapkan Musik Baru?
Ia menegaskan bahwa pihaknya menjalankan proses tersebut secara transparan dan sesuai prosedur hukum.
“Kami menangani semuanya dengan transparansi penuh dan proses hukum yang semestinya. Fokus kami hanyalah menyajikan barang-barang ini secara bertanggung jawab, dengan asal-usul yang terverifikasi, dan memungkinkan para kolektor dan institusi untuk terlibat dengan bagian penting dari sejarah musik Inggris,” lanjutnya.
Selain rekaman audio, lelang tersebut juga menawarkan berbagai memorabilia bersejarah Oasis.
Koleksi itu mencakup jadwal tur internal, daftar lagu asli, gitar Epiphone yang pernah dimainkan band, parka Kangol Oasis Tour asli, serta sepasang sepatu Adidas Kegler Super Ostrich langka yang diberikan kepada Noel Gallagher.
Nilai koleksi tersebut menjadi semakin besar karena sebagian materinya berasal dari periode penting dalam perjalanan Oasis ketika band sedang berada di puncak popularitas.
Rekaman konser 1996 di Loch Lomond menjadi salah satu barang yang paling menarik perhatian karena disebut sebagai satu-satunya rekaman yang diketahui dari penampilan tersebut.
Baca Juga: Liam Gallagher Tutup Pintu untuk Glastonbury 2027, Rumor Tur Oasis Justru Makin Memanas
Bagi penggemar Oasis, The Desk Tapes bukan sekadar koleksi rekaman lama. Arsip tersebut berpotensi memberikan gambaran langsung mengenai kehidupan band di balik panggung, termasuk proses latihan, soundcheck, pertunjukan dan interaksi Noel serta Liam Gallagher.
Di sisi lain, keinginan Oasis agar materi tersebut kembali ke tangan mereka dapat membuat pelelangan pada Oktober mendatang semakin menjadi sorotan.
Hingga kini, perwakilan Oasis belum memberikan pernyataan resmi mengenai rencana pelelangan tersebut. NME juga telah menghubungi perwakilan band untuk meminta komentar.***













