BERITA

Kamis Besok, Polisi Periksa Manajer My Kopi O Terkait Tewasnya Karyawan

×

Kamis Besok, Polisi Periksa Manajer My Kopi O Terkait Tewasnya Karyawan

Sebarkan artikel ini
Kamis Besok, Polisi Periksa Manajer My Kopi O Terkait Tewasnya Karyawan
Inilah lift barang di restoran My Kopi O Palu yang bikin karyawannya tewas mengenaskan. (Foto: IST).

PALU – Polisi akan memeriksa manajer restoran My Kopi O Palu pada Kamis (10/9/2026), terkait insiden tewasnya seorang karyawan yang ditemukan terjepit di area lift barang restoran.

Restoran My Kopi O diketahui beralamat di Jalan Kartini, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Tim Itwasum Polri Tiba di Palu, Audit Kinerja Polda Sulteng Segera Dimulai

Pemeriksaan terhadap pihak manajemen dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan untuk mengungkap penyebab dan rangkaian peristiwa kecelakaan kerja tersebut.

Humas Polresta Palu, Aiptu Kadek Aruna, membenarkan adanya pemanggilan pihak manajemen My Kopi O menyusul insiden yang terjadi pada Sabtu (5/9/2026) pagi.

“Besok, Kamis 10 September 2026, Manajer Kopi O akan diperiksa. Kita ingin mengetahui secara jelas kondisi lift, prosedur penggunaannya, serta kronologi hingga korban ditemukan dalam kondisi terjepit,” kata Kadek Aruna.

Baca Juga: Bank Sulteng Tolitoli Dilapor ke OJK karena Blokir Dana Nasabah Rp500 Juta

Menurutnya, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari proses penyelidikan Satreskrim Polresta Palu. Penyidik masih mendalami berbagai aspek yang berkaitan dengan kecelakaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Rizwan (22), warga Desa Tada, Kabupaten Parigi Moutong, yang selama ini tinggal di kawasan Tinggede. Rizwan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di area lift barang restoran.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.20 WITA. Berdasarkan keterangan sementara yang dihimpun kepolisian, sebelum kejadian korban sempat mendapat teguran dari rekan kerjanya agar tidak menggunakan lift barang karena diduga mengalami kerusakan.

Baca Juga: Instruksi DPP dan DPW, PSI Tolitoli Salurkan Bantuan Rp20 Juta bagi Korban Kebakaran

Meski telah mendapat teguran, Rizwan disebut tetap menggunakan lift tersebut untuk menuju lantai tiga.

Sekitar 20 menit kemudian, seorang karyawan bernama Garing Rondonuwu yang berada di lantai tiga terdengar berteriak. Mendengar teriakan tersebut, Rafiq (19) bersama sejumlah rekan kerja lainnya langsung menuju lokasi.

Setibanya di lantai tiga, mereka mendapati Rizwan dalam kondisi terjepit di area tangga lift. Korban diketahui sudah meninggal dunia.

Baca Juga: Presiden Prabowo Khawatir Karhutla Sasar IKN, Minta Penanganan Serius

Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu kemudian tiba sekitar pukul 08.35 WITA untuk melakukan proses evakuasi terhadap korban.

Jenazah selanjutnya dibawa menggunakan ambulans RS Bhayangkara Polda Sulawesi Tengah sekitar pukul 11.00 WITA untuk menjalani proses pemulasaran.

Sekitar pukul 14.00 WITA, jenazah Rizwan kemudian diberangkatkan menggunakan ambulans menuju Desa Tada, Kabupaten Parigi Moutong, untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.

Baca Juga: Tiga Bandara Mulai Beroperasi Hari Ini, Termasuk Soetta

Pihak keluarga yang diwakili kakak dan tante korban disebut telah menerima kejadian tersebut. Keluarga juga menolak dilakukan visum et repertum maupun autopsi terhadap jenazah.

Meski demikian, kepolisian tetap melanjutkan penyelidikan guna memastikan penyebab serta rangkaian kejadian yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Sejauh ini, penyidik Satreskrim Polresta Palu telah meminta keterangan dari enam orang saksi, termasuk pemilik restoran My Kopi O.

Baca Juga: Doa Bersama di Tengah Kekeringan, SPN Polda Sulteng Gelar Sholat Istisqa

Keterangan para saksi diperlukan untuk mendalami kondisi lift, prosedur penggunaannya, kronologi kejadian, serta aspek keselamatan kerja di lingkungan restoran.

Pemeriksaan terhadap manajer My Kopi O pada Kamis (10/9/2026) diharapkan dapat memberikan informasi tambahan bagi penyidik dalam mengungkap secara jelas peristiwa yang menewaskan Rizwan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajer My Kopi O Palu belum memberikan keterangan kepada media terkait insiden yang menyebabkan salah satu karyawannya meninggal dunia. ***