INGGRIS – Manchester United mengawali perjalanan comeback mereka di Liga Champions dengan hasil sempurna. Bermain di Old Trafford, Jumat (11/9/2026) dini hari, The Red Devils menghancurkan Sabah FC dengan skor 4-0.
Kemenangan ini menjadi respons positif Manchester United setelah mereka gagal mempertahankan keunggulan dan harus bermain imbang 2-2 melawan Everton di Liga Inggris.
Baca Juga: Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
Menghadapi Sabah, skuad asuhan Michael Carrick tampil dominan dan jauh lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
Matheus Cunha membuka keunggulan pada babak pertama, sebelum Bruno Fernandes dan Benjamin Sesko membuat United unggul 3-0 sebelum turun minum.
Lisandro Martinez kemudian melengkapi pesta gol tuan rumah pada babak kedua sekaligus memastikan Manchester United mengawali Liga Champions musim ini dengan clean sheet.
Baca Juga: Cetak Hat Trick, Ferran Torres Ungkap Kandidat Juara Liga Champions
Sabah sebenarnya tidak datang ke Old Trafford hanya untuk bertahan. Klub asal Azerbaijan itu tampil cukup berani dengan pendekatan agresif dan berusaha memainkan bola dari kaki ke kaki.
Bahkan, Sabah sempat memberikan ancaman serius kepada pertahanan Manchester United. Peluang terbaik mereka hadir pada menit ke-35 ketika Kaheem Parris mengirimkan umpan silang ke tiang jauh.
Joy-Lance Mickels berhasil lolos dari kawalan Noussair Mazraoui, tetapi sundulannya masih melebar dari sasaran.
Baca Juga: Liverpool Menang Dramatis, Tumbangkan Atletico Madrid 2-1 di Anfield
Setelah momen tersebut, Manchester United mulai menunjukkan perbedaan kualitas. Gol pembuka lahir melalui Matheus Cunha setelah Patrick Dorgu mengirimkan umpan silang usai United merebut bola.
Cunha mampu menyelesaikan peluang tersebut dengan tenang untuk membawa Manchester United unggul.
Bruno Fernandes kemudian menggandakan keunggulan. Youri Tielemans melakukan penetrasi setelah menerima umpan dari Cunha sebelum mengirimkan bola kepada Fernandes. Kapten United tersebut tidak menyia-nyiakan kesempatan dan membuat skor berubah menjadi 2-0.
Baca Juga: Manchester United Dapat Kabar Buruk Jelang Lawan Sabah FC di Liga Champions
Tidak lama berselang, Benjamin Sesko ikut mencatatkan namanya di papan skor.
Bruno Fernandes memberikan umpan langsung kepada Bryan Mbeumo, yang kemudian meneruskannya kepada Sesko.
Penyerang asal Slovenia tersebut berhasil melewati kiper Sabah sebelum menceploskan bola ke dalam gawang.
Baca Juga: Chelsea Terpukul, Alonso Konfirmasi Dua Pemain Absen Lawan Leeds United
Gol tersebut semakin meningkatkan sorotan terhadap Sesko. Pemain berusia 23 tahun itu mendapatkan kesempatan menjadi starter untuk pertama kalinya musim ini setelah sebelumnya juga mencetak gol ketika menghadapi Everton.
Penampilan impresif di Old Trafford membuat persaingan di lini depan Manchester United semakin menarik.
Sesko tidak hanya memberikan ancaman melalui penyelesaian akhir, tetapi juga menunjukkan pergerakan yang mampu mengeksploitasi pertahanan lawan.
Baca Juga: Xabi Alonso Yakin Chelsea Segera Catat Clean Sheet di Premier League
Carrick kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain setelah Manchester United mengamankan keunggulan. Mason Mount masuk pada babak kedua untuk mendapatkan menit bermain pertamanya musim ini.
Sesko sendiri ditarik keluar pada menit ke-64 dan mendapat tepuk tangan dari publik Old Trafford.
Pergantian tersebut juga membuat perhatian mulai tertuju pada komposisi lini depan United untuk pertandingan berikutnya, terutama menjelang derby Manchester.
Baca Juga: Lautaro Martinez Ungkap Pesan untuk Messi Usai Pensiun dari Argentina
Gol keempat Manchester United tercipta menjelang akhir pertandingan. Tendangan bebas Bruno Fernandes diteruskan Joshua Zirkzee dengan sentuhan tumit.
Bola kemudian membuat kiper Sabah kehilangan keseimbangan dan Lisandro Martinez memanfaatkannya untuk mencetak gol keempat United.
Sabah masih berusaha mendapatkan gol hiburan melalui Orphé Mbina. Namun, sundulannya pada menit-menit akhir tidak menemukan sasaran.
Baca Juga: Mbappe Ungkap Fakta di Balik Isu dengan Vinicius
Skor 4-0 bertahan hingga pertandingan berakhir dan memberikan Manchester United tiga poin penting sekaligus clean sheet pada laga perdana mereka di Liga Champions musim ini.
Kemenangan tersebut memperlihatkan sejumlah sisi positif dari permainan United. Lini depan tampil efektif dengan variasi serangan yang cukup beragam. Fernandes kembali menjadi pusat kreativitas, sementara Cunha, Mbeumo, dan Sesko mampu memberikan ancaman dari berbagai sisi.
Meski demikian, masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Carrick. Sabah beberapa kali mampu menemukan ruang di lini pertahanan United dan menciptakan peluang berbahaya.
Baca Juga: Xabi Alonso Soroti Pertahanan Chelsea Usai Kalah dari Arsenal
Hal itu menjadi pengingat bahwa Manchester United masih harus meningkatkan konsistensi, terutama ketika menghadapi lawan dengan kualitas yang lebih tinggi.
Bagi Carrick, clean sheet juga menjadi salah satu aspek paling penting dari kemenangan tersebut. Setelah kebobolan dua gol dan kehilangan keunggulan ketika menghadapi Everton, keberhasilan menjaga gawang tetap bersih menjadi respons positif.
Kemenangan atas Sabah sekaligus menjadi awal yang ideal bagi Manchester United setelah kembali ke Liga Champions usai dua tahun absen. Kampanye terakhir mereka di kompetisi tersebut pada musim 2023/24 berakhir mengecewakan setelah finis di posisi terbawah grup dengan hanya mengoleksi empat poin.
Baca Juga: Xabi Alonso Akui Kekalahan Chelsea dari Arsenal Sangat Menyakitkan
Kini, ujian yang jauh lebih berat sudah menanti. Manchester United akan menghadapi Manchester City dalam derby pada Minggu. Pertandingan tersebut berpotensi menjadi ujian sesungguhnya bagi perkembangan skuad Carrick.
Kemenangan 4-0 atas Sabah memang belum bisa menjadi ukuran penuh kekuatan Manchester United karena terdapat perbedaan kualitas antara kedua tim. Namun, performa Benjamin Sesko, kreativitas Bruno Fernandes, ketajaman lini depan, serta clean sheet memberikan modal psikologis yang sangat berharga.
Jika Sesko mampu mempertahankan performanya, Carrick akan memiliki opsi menarik di lini depan. Sang penyerang bukan hanya menunjukkan ketajaman, tetapi juga pergerakan yang dapat menjadi senjata ketika menghadapi pertahanan dengan garis tinggi.
Baca Juga: Janji Unik Declan Rice Jika Arsenal Kembali Juara Premier League
Bagi Manchester United, kemenangan atas Sabah bukan sekadar awal manis di Liga Champions.
Hasil tersebut menjadi langkah pertama dalam upaya membangun kembali kepercayaan diri dan identitas klub di panggung terbesar Eropa.
Namun, jawaban mengenai seberapa jauh United telah berkembang akan mulai terlihat ketika mereka menghadapi Manchester City.***













