INGGRIS – Kemenangan Manchester City atas Manchester United dalam derby Manchester di Old Trafford, Minggu (13/9/2026), memicu reaksi keras dari Liam Gallagher.
Vokalis Oasis yang dikenal sebagai penggemar berat Manchester City itu meluapkan emosinya melalui media sosial setelah The Citizens mengamankan kemenangan 1-0 atas rival sekotanya.
Baca Juga: Jurnalis di Palu Kirim Doa kepada 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Gallagher secara khusus menyerang legenda Manchester United, Gary Neville, yang memberikan komentarnya sepanjang pertandingan.
Ia juga mempertanyakan sejumlah keputusan wasit, termasuk keputusan mengusir Phil Foden tetapi tidak memberikan kartu merah kepada Bruno Fernandes.
Melalui akun X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, Gallagher menyebut Neville, Manchester United, dan wasit dengan kata-kata kasar.
Baca Juga: Anwar Hafid Resmikan Groundsill Karaupa, Pastikan Rakyat Jadi Prioritas
“Gary Neville itu brengsek, tapi dia memang sudah tahu itu. Wasit itu brengsek. United itu sampah. MCFC LG x,” tulis Gallagher.
Kemarahan Gallagher tidak lepas dari kontroversi yang terjadi dalam pertandingan tersebut. Manchester City akhirnya mencetak gol kemenangan melalui Erling Haaland pada menit ke-60.
Gol tersebut sempat mendapat perhatian karena posisi Enzo Fernandez ketika Manchester City membangun serangan.
Baca Juga: Karhutla di Poso: 30 Ha Lahan Gambut Terbakar, SMA 1 Pendolo Dilalap Si Jago Merah
Fernandez berada dalam posisi offside saat Josko Gvardiol mengirimkan umpan silang ke area pertahanan Manchester United.
Meski demikian, Fernandez tidak menyentuh bola. Haaland yang berada di tiang jauh kemudian memanfaatkan situasi tersebut untuk mencetak gol dan memastikan City membawa pulang tiga poin dari Old Trafford.
Kontroversi itu juga menjadi sorotan Gary Neville ketika tampil sebagai analis Sky Sports setelah pertandingan.
Baca Juga: Tim SAR Bergerak, Tujuh Pendaki Tertahan di Gunung Nokilalaki
Mantan bek Manchester United tersebut menilai wasit profesional kemungkinan telah melakukan kesalahan dalam mengesahkan gol Haaland.
Neville mempertanyakan apakah posisi Fernandez yang offside dan gerakannya menuju bola telah memengaruhi Lisandro Martinez. Menurutnya, keputusan tersebut sangat sulit dipahami.
“Kata-kata itulah yang menurut saya – dengan tegas – berarti kita akan melihat permintaan maaf dari wasit profesional. Tidak diragukan lagi bahwa Enzo berusaha memainkan bola dan mengganggu Lisandro Martinez. Ini benar-benar aneh. Mereka akan mengakui bahwa mereka salah dalam hal itu,” kata Neville.
Baca Juga: Didampingi Menhut, Wapres Gibran Rakabuming Tinjau Penanganan Karhutla di Kalbar
Selain persoalan gol Haaland, keputusan kartu merah Phil Foden juga menjadi bagian dari perdebatan derby. Foden diusir keluar lapangan pada menit ke-22 setelah insiden dengan Bruno Fernandes yang kemudian dikonfirmasi melalui VAR.
Manchester United sebenarnya memiliki keuntungan jumlah pemain setelah Foden meninggalkan lapangan. Namun, The Red Devils gagal memanfaatkannya dan justru harus menerima kekalahan di hadapan pendukung sendiri.
Haaland akhirnya menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut. Striker asal Norwegia itu mencetak gol ke gawang Manchester United dan menambah catatan apiknya dalam laga derby.
Baca Juga: Media Digital Narasi yang Didirikan Najwa Shihab, Diambil Alih Grup Djarum
Bagi Manchester City, kemenangan ini menjadi hasil penting dalam persaingan Premier League. Sementara bagi Manchester United, kekalahan tersebut kembali menimbulkan pertanyaan mengenai performa tim setelah hanya mengumpulkan empat poin dari empat pertandingan.
Reaksi Liam Gallagher pun menambah warna tersendiri setelah derby Manchester yang berlangsung panas tersebut.
Kritiknya terhadap Neville dan wasit menunjukkan bahwa kemenangan City tetap diwarnai kontroversi yang menjadi perbincangan setelah pertandingan.***













