OLAHRAGA

Aleix Espargaro Mundur dari MotoGP Mandalika, Honda Ungkap Alasannya

×

Aleix Espargaro Mundur dari MotoGP Mandalika, Honda Ungkap Alasannya

Sebarkan artikel ini
Aleix Espargaro Mundur dari MotoGP Mandalika, Honda Ungkap Alasannya
Aleix Espargaro mundur dari MotoGP Indonesia di Mandalika karena ketidaknyamanan fisik setelah kembali dari cedera tulang belakang. (Foto: instagram/@aleixespargaro)

MANDALIKA – Honda HRC Castrol resmi menarik Aleix Espargaro dari Grand Prix MotoGP Indonesia di Sirkuit Internasional Mandalika, Minggu.

Keputusan tersebut diambil setelah pembalap penguji Honda itu mengalami ketidaknyamanan fisik yang berkelanjutan usai kembali ke lintasan setelah lama absen akibat cedera.

Baca Juga: Penalti Grid Hantam Toprak Razgatlioglu di MotoGP Mandalika

Espargaro dipanggil untuk menggantikan Joan Mir pada akhir pekan balapan ini. Honda membutuhkan pembalap pengganti karena Takaaki Nakagami juga mengalami cedera, sementara Somkiat Chantra sedang menjalani tugasnya di ajang World Superbike (WorldSBK).

Namun, kondisi fisik Espargaro belum sepenuhnya pulih setelah mengalami beberapa patah tulang belakang dalam kecelakaan di Sepang pada April 2026. Cedera tersebut membuatnya absen dari aktivitas pengujian selama hampir enam bulan.

Dalam penampilannya di Mandalika, Espargaro sempat mengalami kecelakaan saat latihan dan finis di posisi terakhir pada balapan Sprint, Sabtu.

Baca Juga: Pedro Proenca Beri Sinyal Positif, Ronaldo Siap Kembali Perkuat Portugal

Setelah menyelesaikan balapan pendek tersebut, ia mengakui kesulitan mengendalikan motor akibat keterbatasan kekuatan pada lengannya.

“Saya sudah berusaha sebaik mungkin, tetapi saya juga terjatuh saat latihan. Di Sprint, saya hanya mencoba untuk menyelesaikan balapan sebagai bentuk penghormatan kepada tim dan diri saya sendiri, tetapi itu sangat sulit,” kata Espargaro.

Ia menjelaskan, keterbatasan fisik membuatnya kesulitan mengendalikan motor, terutama ketika harus mengubah arah dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga: Man City Terancam Sanksi Berat? Ini Tiga Hukuman yang Diusulkan Gary Neville

“Saya menabrak karena lengan saya tidak bertenaga. Saya mengubah arah dan kehilangan kendali bagian depan. Saya tidak mampu mengendalikannya,” ujarnya.

Sebelum keputusan resmi diumumkan, Espargaro sudah meragukan kemampuannya untuk menjalani balapan utama.

Ia mengaku harus mengerahkan banyak tenaga hanya untuk menyelesaikan Sprint yang berlangsung lebih singkat dibandingkan Grand Prix.

Baca Juga: Maresca Bela Man City di Tengah Kasus Finansial, Ini Pernyataannya

Keraguan tersebut akhirnya berujung pada keputusan mundur. Honda mengonfirmasi langkah itu melalui pernyataan resmi pada Minggu pagi.

“Sebagai akibat dari periode tidak aktif secara fisik karena cedera yang diderita pada awal tahun 2026 dan tuntutan fisik unik dari Sirkuit Internasional Mandalika, Aleix Espargaro dan Honda HRC Castrol telah mengambil keputusan untuk menarik pembalap nomor 41 dari GP Indonesia karena ketidaknyamanan fisik yang berkelanjutan,” demikian pernyataan Honda.

Keputusan ini sekaligus membuat Espargaro dapat memusatkan perhatian pada agenda pengujian berikutnya.

Baca Juga: The Friedkin Group Siap Lepas Everton, Nama Elon Musk Ikut Mencuat

Ia dijadwalkan langsung menuju Sepang, Malaysia, untuk mengikuti tes selama dua hari menggunakan prototipe MotoGP bermesin 850cc milik Honda.

Menurut Espargaro, tuntutan fisik dalam pengujian berbeda dengan balapan. Saat tes, pembalap biasanya hanya menjalani beberapa putaran berturut-turut, sedangkan Grand Prix menuntut konsistensi dalam banyak putaran dengan kecepatan tinggi.

“Saya merasa baik-baik saja untuk sesi uji coba. Dalam uji coba, biasanya Anda melakukan dua atau tiga putaran berturut-turut, tidak lebih. Balapan di sini, Anda harus melakukan banyak putaran berturut-turut dengan kecepatan sangat tinggi. Ini adalah hal yang sangat berbeda,” jelasnya.

Baca Juga: Manchester United Lirik Antonio Conte, Michael Carrick Terancam Dipecat?

Espargaro juga menegaskan bahwa dirinya berusaha membantu Honda sebaik mungkin di tengah keterbatasan pilihan pembalap pengganti.

Kini, Honda akan mengevaluasi kondisi Joan Mir menjelang seri berikutnya di Phillip Island, Australia.

Mir sebelumnya absen karena masalah kesehatan yang belum diungkapkan secara terperinci.

Baca Juga: Manchester City Dinyatakan Bersalah, Maresca Pastikan Ruang Ganti Tetap Tenang

Keputusan Espargaro mundur dari MotoGP Indonesia menunjukkan bahwa kesiapan fisik menjadi pertimbangan penting setelah cedera serius.

Bagi Honda, prioritas berikutnya adalah memastikan pembalap penguji tersebut dapat menjalani program pengembangan motor 850cc di Sepang tanpa memperburuk kondisinya.***