MANCHESTER – Masa depan Michael Carrick sebagai manajer Manchester United mulai menjadi sorotan menyusul hasil kurang memuaskan pada awal musim.
Di tengah situasi tersebut, nama Antonio Conte mencuat sebagai kandidat pengganti yang dikabarkan tengah dipertimbangkan serius oleh manajemen Setan Merah.
Baca Juga: Marc Marquez Sebut Hasil MotoGP Indonesia Seperti Mimpi, Ini Alasannya
Sejumlah laporan media Italia menyebut Manchester United mulai membuka peluang untuk menunjuk Conte.
Bahkan, kolumnis TuttoMercatoWeb, Enzo Bucchioni, mengklaim bahwa pelatih asal Italia itu sedang menjalin kesepakatan dengan klub raksasa Inggris tersebut.
Meski demikian, kabar mengenai kesepakatan Conte dan Manchester United belum disertai konfirmasi resmi dari kedua pihak. Situasi ini masih sebatas laporan media dan rumor mengenai pergantian pelatih.
Baca Juga: Vinicius Jr Terancam Absen di El Clasico Usai Kartu Merah Lawan Villarreal
Carrick sendiri disebut berada dalam tekanan setelah Manchester United hanya meraih satu kemenangan dari enam pertandingan Liga Premier yang telah dijalani.
Hasil tersebut menambah sorotan terhadap performa tim, termasuk ketika mereka gagal mempertahankan keunggulan dua gol dan tersingkir di kandang sendiri pada Piala Liga.
Selain hasil pertandingan, laporan sebelumnya dari The Athletic juga menyoroti kekhawatiran internal terkait intensitas permainan Manchester United.
Baca Juga: Aprilia Kuasai Mandalika! Bezzecchi Menang, Martin Rebut Posisi Teratas
Beberapa aspek yang menjadi perhatian adalah kemampuan pemain menjaga tekanan, berlari, serta menutup ruang bagi lawan.
Situasi tersebut membuat sejumlah nama mulai dikaitkan dengan kursi manajer United. Selain Conte, pelatih Newcastle United Eddie Howe juga disebut masuk dalam daftar kandidat yang berpotensi menggantikan Carrick.
Conte dinilai memiliki pengalaman yang sesuai dengan ambisi klub. Sepanjang kariernya, pelatih berusia 57 tahun itu telah meraih sejumlah gelar bergengsi, termasuk gelar Liga Premier bersama Chelsea pada musim 2016/2017.
Baca Juga: Manchester United Ditahan Tottenham, Ini Sikap Klub terhadap Carrick
Dalam wawancara dengan The Athletic, Conte sempat menjelaskan pandangannya mengenai cara membangun klub besar. Ia menekankan bahwa kekuatan finansial harus disertai perencanaan matang dan keputusan yang tepat di bursa transfer.
“Di Inggris saat ini mereka menggunakan bazoka di bursa transfer, sementara di tempat lain mereka masih menggunakan pistol,” ujar Conte.
Namun, ia mengingatkan bahwa besarnya anggaran tidak otomatis menjamin keberhasilan sebuah klub.
Baca Juga: Aleix Espargaro Mundur dari MotoGP Mandalika, Honda Ungkap Alasannya
“Kita juga perlu berhati-hati tentang bagaimana uang itu dibelanjakan. Itulah mengapa kita perlu membuat penilaian yang tepat dan memiliki visi. Anda mungkin memiliki uang, tetapi harus membelanjakannya dengan bijak,” katanya.
Conte juga menegaskan bahwa klub dengan sejarah besar harus memiliki ambisi untuk kembali bersaing memperebutkan gelar.
Menurutnya, target tersebut harus menjadi semangat bersama, mulai dari pemain, suporter, hingga jajaran direktur.
Baca Juga: Penalti Grid Hantam Toprak Razgatlioglu di MotoGP Mandalika
“Jika Anda pergi ke klub yang sejarahnya berbicara sendiri, sejarah yang terdiri dari trofi, gelar liga, dan kemenangan, Anda hanya dapat menghormati sejarah itu dengan satu cara: memiliki ambisi untuk membawa klub tersebut kembali bersaing,” tutur Conte.
Pernyataan tersebut kemudian menjadi perhatian di tengah spekulasi mengenai masa depannya. Manchester United merupakan salah satu klub dengan sejarah panjang di sepak bola Inggris, tetapi saat ini masih berupaya menemukan konsistensi untuk kembali bersaing di papan atas.
Pakar transfer Fabrizio Romano juga memberikan pandangannya mengenai peluang Conte kembali melatih. Ia menyebut mantan pelatih Napoli tersebut siap memulai tantangan baru setelah meninggalkan klub Italia itu pada musim panas.
Baca Juga: Pedro Proenca Beri Sinyal Positif, Ronaldo Siap Kembali Perkuat Portugal
“Antonio Conte benar-benar siap untuk memulai kembali,” kata Romano.
Romano menambahkan bahwa Conte disebut telah menolak sejumlah tawaran dari Arab Saudi dan Turki. Menurutnya, sang pelatih ingin menangani klub bersejarah yang bermain di liga papan atas.
Meski demikian, Romano belum memastikan bahwa Manchester United menjadi tujuan Conte berikutnya. Ia menegaskan bahwa perkembangan selanjutnya masih perlu ditunggu.
Baca Juga: Man City Terancam Sanksi Berat? Ini Tiga Hukuman yang Diusulkan Gary Neville
Laporan dari Italia kemudian semakin memanaskan rumor tersebut. Enzo Bucchioni menyebut Conte sedang mencapai kesepakatan dengan Manchester United, sementara Calciomercato melaporkan bahwa manajemen Setan Merah serius mempertimbangkan pemecatan Carrick dan menunjuk pelatih asal Italia itu.
Jika rumor tersebut terbukti benar, Conte akan kembali ke Liga Inggris setelah sebelumnya menangani Chelsea dan Tottenham Hotspur.
Pengalamannya di kompetisi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat namanya menarik bagi Manchester United.
Baca Juga: Maresca Bela Man City di Tengah Kasus Finansial, Ini Pernyataannya
Namun, hingga ada pengumuman resmi dari klub, masa depan Carrick dan kemungkinan kedatangan Conte masih belum dapat dipastikan.
Perkembangan hasil pertandingan serta keputusan manajemen dalam beberapa waktu ke depan akan menjadi penentu arah kepelatihan Manchester United.***













