AMERIKA – Green Day kembali membuka peluang untuk membawa kisah American Idiot ke layar lebar.
Drummer Green Day, Tre Cool, mengatakan proyek film yang telah lama dibicarakan tersebut masih mungkin diwujudkan, terutama setelah band sukses terlibat dalam film Nimrods.
Baca Juga: Rodri Gabung Barcelona, Carles Puyol Langsung Beri Pujian Setinggi Langit
Dalam wawancara dengan NME setelah perilisan Nimrods, Tre Cool ditanya mengenai kemungkinan adaptasi film dari album dan opera rock American Idiot yang dirilis pada 2004.
“Saya rasa sekarang ini mungkin lebih banyak perbincangan karena Nimrods sangat sukses,” ujar Tre Cool.
Menurutnya, pengalaman Green Day dalam Nimrods menunjukkan bahwa band tersebut memiliki kemampuan untuk membawa karya mereka ke medium film.
Baca Juga: Dukung Swasembada Bawang Putih, Kapolda Sulteng Tanam Serentak dan Salurkan Bantuan Alsintan di Sigi
“Kami telah menunjukkan bahwa kami bisa membuat rekaman dan tampaknya kami juga bisa membuat film. Jadi, mari kita lakukan. Kita bisa membuat musikal. Kita bisa membuat Dookie… setiap pagi!” katanya.
Ketika ditanya apakah American Idiot merupakan materi yang tepat untuk sebuah film layar lebar, Tre Cool tidak menutup kemungkinan tersebut. Ia hanya menekankan bahwa proyek tersebut harus dikerjakan dengan cara yang tepat.
“Kita hanya perlu melakukan hal yang benar. Ayolah, kita baru saja merilis Nimrods! Kalian mencoba membuat kami membuat film lain!” ucapnya.
Baca Juga: Merdeka Di Atas Luka Bangsa
Tre Cool juga menegaskan betapa pentingnya American Idiot bagi Green Day. Album tersebut menjadi salah satu karya paling berpengaruh dalam perjalanan karier band asal California tersebut.
“Kami sangat bangga dengan American Idiot, dan itu adalah album yang sangat penting bagi kami – dan kami tidak akan menyembunyikannya!” tegasnya.
Meski terbuka terhadap kemungkinan film American Idiot, Tre Cool memberikan sinyal berbeda ketika ditanya mengenai film biografi Green Day secara keseluruhan.
Baca Juga: Barcelona Punya Senjata Baru di Lini Tengah, Hansi Flick Ungkap Dampak Besar Kedatangan Rodri
Menurutnya, gagasan untuk membuat film tentang perjalanan hidup Green Day sudah beberapa kali muncul sepanjang karier mereka. Namun, band belum merasa waktunya tepat untuk menengok kembali seluruh perjalanan tersebut.
“Hal itu sering terjadi. Setiap beberapa era, seseorang berkata: ‘Kita harus membuat film tentang hidupmu’,” kata Tré Cool.
“Padahal, kita belum selesai. Kita tidak ingin hanya duduk dan melihat ke belakang, membuang energi untuk membicarakan apa yang telah kita lakukan sementara kita masih melakukan sesuatu,” lanjutnya.
Baca Juga: Ini Penjelasan Biro Hukum Pemprov Sulteng soal Pergantian Pimpinan DPRD Touna
Wacana film American Idiot sendiri telah beredar selama lebih dari satu dekade. Pada 2011, muncul laporan bahwa Tom Hanks tertarik menjadi produser proyek tersebut.
Dua tahun kemudian, penulis skenario Rolin Jones mengungkapkan bahwa dirinya sedang menyelesaikan naskah film.
Pada 2016, Billie Joe Armstrong mengatakan kepada NME bahwa proyek tersebut telah mendapatkan lampu hijau dari HBO.
Baca Juga: Praperadilan Beny Robot Ditolak PN Palu, Polda Sulteng Tegaskan Proses Penetapan Tersangka Sah
Vokalis Green Day itu bahkan diharapkan kembali memainkan karakter St. Jimmy, peran yang sebelumnya ia bawakan dalam musikal American Idiot di Broadway dan West End.
Armstrong kemudian menggambarkan film tersebut sebagai proyek yang berpotensi memiliki pendekatan “sureal” dan “menyinggung”.
Namun, perkembangan proyek tersebut tidak berjalan mulus. Pada 2020, Armstrong mengungkapkan bahwa rencana film American Idiot telah “hampir sepenuhnya dibatalkan”.
Baca Juga: Di Balik Album Baru Paris Jackson, Ada Kisah Kelam tentang Kecanduan dan Pemulihan
Meski demikian, pandangan Armstrong kembali terdengar lebih optimistis pada tahun lalu. Ia mengatakan kesuksesan musikal American Idiot di berbagai negara membuat dirinya tetap yakin bahwa adaptasi film pada akhirnya bisa terwujud.
Musikal tersebut telah dipentaskan di berbagai negara, termasuk Australia, Italia, Jerman, dan Inggris. Armstrong pun menilai kemungkinan film American Idiot akhirnya dibuat masih terbuka.
American Idiot sendiri merupakan salah satu album paling penting dalam sejarah Green Day. Dirilis pada 2004, album tersebut menghidupkan kembali popularitas band sekaligus menjadi suara keresahan generasi muda di tengah situasi politik Amerika Serikat pada era pemerintahan George W. Bush.
Baca Juga: Rodri Buka Suara soal Rumor Cedera, Bintang Baru Barcelona Tegaskan Siap Debut
Album tersebut juga dikembangkan menjadi musikal yang meraih kesuksesan besar dan kemudian memenangkan sejumlah penghargaan, termasuk Tony Awards.
Pada 2024, Green Day merayakan 20 tahun American Idiot dengan merilis edisi khusus album tersebut. Koleksi itu menghadirkan materi tambahan berupa dokumenter baru, 15 demo yang sebelumnya belum pernah dirilis, rekaman pertunjukan langsung di New York City, B-side, serta lagu-lagu bonus.
Sementara itu, keterlibatan Green Day dalam Nimrods menjadi pengalaman terbaru band di dunia perfilman. Film yang ditulis dan disutradarai Lee Kirk tersebut mengikuti kisah tiga remaja yang secara keliru percaya bahwa band mereka mendapatkan kesempatan menjadi pembuka konser Green Day pada malam Tahun Baru.
Baca Juga: Trailer Emosional Film Dokumenter Oasis Resmi Dirilis, Kisah Rekonsiliasi Liam dan Noel Jadi Sorotan
Green Day tampil sebagai diri mereka sendiri dalam film tersebut sekaligus terlibat sebagai produser. Nimrods dirilis secara eksklusif di bioskop Inggris pada 11 Agustus.
Soundtrack film tersebut turut menghadirkan lagu baru Green Day berjudul I’m Never Gonna RIP. Green Day juga memberikan penampilan kejutan dalam pesta setelah pemutaran perdana film di Los Angeles pekan lalu.***













