INGGRIS — Gol kedua Manchester United dalam kemenangan telak 5-2 atas Ipswich Town pada Minggu (30/8/2026) sempat memicu kontroversi.
Bek Setan Merah, Harry Maguire, terlihat melakukan handball sebelum terciptanya gol, tetapi wasit Craig Pawson tetap mengesahkan gol tersebut setelah mendapat dukungan dari Video Assistant Referee (VAR).
Baca Juga: Masuk Rencana Jose Mourinho, Thiago Pitarch Dapat Pesan Khusus dari The Special One
Insiden kontroversial itu terjadi pada menit ke-56 ketika Manchester United dan Ipswich masih bermain imbang 1-1. Sundulan gelandang Ipswich, Sasa Lukic, mengarah kepada Maguire yang berada di tepi kotak penalti.
Dalam upayanya mengendalikan bola, Maguire terlihat menyentuh bola menggunakan tangannya. Bola kemudian jatuh ke penguasaan bek internasional Inggris tersebut.
Maguire selanjutnya melepaskan umpan silang keras menggunakan kaki kanannya. Bola mengenai bek Ipswich, Jacob Greaves, sebelum berubah arah dan masuk ke gawang. Gol tersebut akhirnya tercatat sebagai gol bunuh diri.
Baca Juga: Usia 41 Tahun Tak Menghentikan Ronaldo, Rekor Baru Tercipta dan Target Seribu Gol Semakin Dekat
Para pemain Ipswich langsung melakukan protes kepada wasit karena menilai handball Maguire seharusnya membuat gol tersebut dianulir.
Namun, Pawson tetap menunjuk titik tengah dan VAR tidak merekomendasikan pembatalan gol.
Setelah pertandingan berakhir, Premier League Match Centre memberikan penjelasan mengenai keputusan tersebut melalui akun resminya di X.
Baca Juga: Chelsea Mulai Mengancam Arsenal, Jamie Carragher Bongkar Tiga Faktor yang Bisa Bawa The Blues Juara
Dalam klarifikasinya, VAR menyatakan bahwa sentuhan tangan Maguire merupakan handball yang tidak disengaja dan tidak dapat dihukum karena gol tersebut merupakan gol bunuh diri.
“Itu adalah gol bunuh diri dan pelanggaran handball yang tidak disengaja tidak dapat dihukum, jadi kami menyarankan Anda untuk mengesahkan gol tersebut,” demikian penjelasan VAR.
Keputusan tersebut merujuk pada ketentuan handball dalam Laws of the Game yang diterbitkan International Football Association Board (IFAB).
Baca Juga: Marcus Rashford Tolak Fenerbahce, Masa Depannya di Manchester United Justru Kembali Memanas
Aturan tersebut membedakan situasi handball yang dilakukan pemain bertahan dan penyerang. Dalam kasus ini, Maguire merupakan pemain yang berada dalam posisi bertahan ketika menyentuh bola dengan tangan.
Selain itu, sentuhan tersebut dinilai tidak disengaja dan tidak secara langsung menghasilkan gol yang dicetak oleh dirinya sendiri.
IFAB juga menjelaskan bahwa gol bunuh diri tetap dapat disahkan apabila bola bergerak menjauh dari gawang tetapi kemudian mengenai atau dimainkan oleh pemain bertahan dan akhirnya masuk ke gawang.
Baca Juga: Drawing Liga Champions: Klub Premier League Panas, Langsung Dihadapkan Duel Besar
Karena bola yang disentuh Maguire kemudian dimainkan kembali dengan kaki dan mengenai Greaves sebelum masuk ke gawang, VAR menilai tidak terdapat dasar untuk membatalkan gol tersebut.
Kontroversi itu pada akhirnya tidak mengubah hasil pertandingan. Manchester United mampu mengakhiri laga dengan kemenangan 5-2 atas Ipswich, sekaligus meraih hasil positif yang penting dalam perjalanan mereka di Liga Premier 2026/27.
Kemenangan tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri bagi skuad Manchester United setelah sebelumnya menelan kekalahan 2-0 dari Hull City pada pertandingan pembuka musim.
Meski keputusan mengenai gol Maguire masih menjadi bahan perdebatan, penjelasan VAR menunjukkan bahwa pengesahan gol didasarkan pada penerapan aturan handball dan ketentuan mengenai gol bunuh diri.***













