OLAHRAGA

Jose Mourinho Blak-blakan soal Ruang Ganti Real Madrid, Mentalitas Pemain Disebut Bermasalah

×

Jose Mourinho Blak-blakan soal Ruang Ganti Real Madrid, Mentalitas Pemain Disebut Bermasalah

Sebarkan artikel ini
Jose Mourinho Blak-blakan soal Ruang Ganti Real Madrid, Mentalitas Pemain Disebut Bermasalah
Jose Mourinho akhirnya bicara, ini yang terjadi di balik kepergiannya dari Real Madrid pada 2013 silam. (instagram/@realmadrid)

SPANYOL – Jose Mourinho kembali membuka cerita lama tentang masa kepelatihannya di Real Madrid. Pelatih asal Portugal itu mengungkap perselisihan dengan sejumlah pemain Los Blancos yang menurutnya menjadi salah satu faktor di balik kepergiannya dari Santiago Bernabeu pada 2013.

Jose Mourinho pertama kali datang ke Real Madrid pada 2010 setelah membawa Inter Milan meraih treble bersejarah.

Baca Juga: Status Peringatan Tsunami Gempa NTT Magnitudo 7, 7 Resmi Dicabut

Selama tiga musim menangani raksasa Spanyol tersebut, ia berhasil mempersembahkan gelar La Liga pada 2011-12 sekaligus menghentikan dominasi Barcelona yang sebelumnya meraih tiga gelar liga secara beruntun.

Namun, perjalanan Mourinho di Madrid tidak sepenuhnya berjalan mulus. Hubungannya dengan sejumlah pemain dikabarkan memburuk menjelang akhir masa kepelatihannya.

Dalam serial dokumenter Netflix tentang mantan kapten Real Madrid Iker Casillas, Mourinho mengungkap bagaimana persoalan mentalitas di dalam skuad mulai terlihat sejak awal masa kepemimpinannya.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT, BMKG: Berpotensi Tsunami

Jose Mourinho mengatakan salah satu percakapan awalnya dengan Casillas berkaitan dengan permintaan pemain tim nasional untuk mendapatkan tambahan waktu liburan.

“Hal pertama yang dia katakan kepada saya adalah, ‘Saya datang untuk meminta waktu liburan tambahan bagi para pemain tim nasional.’”

Menurut Mourinho, persoalan kemudian berlanjut ketika ada permintaan agar jadwal latihan ditunda karena kondisi lalu lintas di Madrid.

Baca Juga: Semarak HUT RI ke-81 di DPRD Morut Dibuka Fanny Mistika, Ketua Dewan Sumbang Rp50 Juta

“Dalam percakapan kedua, dia meminta saya untuk menunda latihan selama satu jam karena ada banyak kemacetan di Madrid pada saat saya ingin memulai sesi latihan.”

Masalah berikutnya muncul ketika para pemain disebut tidak ingin menjalani rutinitas menginap di hotel sebelum pertandingan. Mereka justru menginginkan pendekatan berbeda menjelang laga.

“Pada pertemuan ketiga, dia mengatakan kepada saya bahwa mereka tidak ingin pergi ke hotel, bahwa mereka lebih memilih untuk bertemu satu sama lain pada hari pertandingan dan langsung pergi ke stadion.”

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Kembali ke Al-Nassr, Gaya Rambut Baru Jadi Sorotan Jelang Musim Baru

Jose Mourinho menilai berbagai permintaan tersebut menunjukkan persoalan yang lebih besar di dalam skuad.
“Secara mental, mereka berada dalam kondisi yang sangat buruk,” ujar Mourinho.

Situasi tersebut kemudian berkembang menjadi ketegangan antara Mourinho dengan para pemain. Pelatih yang dikenal dengan karakter tegas itu bahkan mengakui dirinya juga mulai kehilangan kesabaran.

“Saya rasa para pemain sudah bosan dengan saya sebagai pemimpin, dan saya juga bosan dengan mereka. Saya juga muak dengan mereka, bukan hanya mereka yang muak dengan saya,” ungkapnya.

Baca Juga: Wagub Reny Lamadjido Besuk Pasien yang Kehilangan Mata Kanan, Pastikan Biaya Perawatan Ditanggung Pemprov

Jose Mourinho bahkan mengaku sempat merasa ingin meninggalkan sepak bola.
“Saya muak dengan para pemain dan pers. Saya ingin pergi. Saya merasa karier saya sudah berakhir.”

Masa Mourinho di Real Madrid akhirnya berakhir pada 2013. Setelah meninggalkan Santiago Bernabeu, ia melanjutkan karier dengan kembali menangani Chelsea, sebelum kemudian melatih Manchester United dan AS Roma.

Kini, Mourinho kembali ke klub lamanya setelah 13 tahun. Kembalinya sang pelatih ke panggung Madrid membuat kembali mencuat berbagai cerita dari periode pertamanya, termasuk konflik internal yang pernah mewarnai masa kepemimpinannya.

Baca Juga: Cegah Gangguan Psikologis, Biro SDM Polda Sulteng Gelar Konseling Personel Polres Parimo

Pengakuan terbaru Mourinho tersebut kembali menggambarkan betapa rumitnya hubungan antara seorang pelatih dengan ruang ganti klub sebesar Real Madrid.

Di balik keberhasilan meraih gelar La Liga, ternyata terdapat persoalan internal yang menurut Mourinho turut memengaruhi perjalanan akhirnya di Bernabeu.***