BERITA

Wagub Reny Lamadjido Besuk Pasien yang Kehilangan Mata Kanan, Pastikan Biaya Perawatan Ditanggung Pemprov

44
×

Wagub Reny Lamadjido Besuk Pasien yang Kehilangan Mata Kanan, Pastikan Biaya Perawatan Ditanggung Pemprov

Sebarkan artikel ini
Wagub Reny Lamadjido Besuk Pasien yang Kehilangan Mata Kanan, Pastikan Biaya Perawatan Ditanggung Pemprov
Wagub Sulteng datang membesuk sekaligus temui langsung keluarga pasien di Makassar. Biaya perawatan pasien operasi mata ditanggung Pemprov Sulteng. (Foto: IST).

MAKASSAR — Kabar melegakan datang dari keluarga seorang pelajar asal Desa Korompeli, Kecamatan Lembo, Morowali Utara (Morut), yang tengah menjalani perawatan di RSUD Wahidin Sudirohusodo, Makassar, setelah kehilangan mata kanan akibat terkena tembakan senapan angin.

Di tengah kekhawatiran keluarga terkait biaya pengobatan yang mencapai sekitar Rp42 juta, perhatian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah akhirnya hadir secara langsung.

Baca Juga: Cegah Gangguan Psikologis, Biro SDM Polda Sulteng Gelar Konseling Personel Polres Parimo

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, datang membesuk pasien yang ditengah ditemani keluarganya di RSUD Wahidin Sudirohusodo Makassar, Jumat (14/8/2026).

Kehadiran orang nomor dua Sulawesi Tengah tersebut menjadi angin segar bagi keluarga, yang sebelumnya mengaku kebingungan menghadapi persoalan biaya perawatan.

Keluarga menyampaikan bahwa berbagai persoalan yang mereka hadapi mendapat perhatian dan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Gubernur Anwar Hafid Rayakan Usia 57 Tahun dengan Maulid Nabi, Ini Pesan Mendalamnya

Pihak keluarga juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny Lamadjido, atas kepedulian yang diberikan kepada pasien.

“Terima kasih. Semuanya sudah ditanggung, Tadi disampaikan langsung Ibu Wakil Gubernur Sulteng,” ujar Mastin Lamato, pihak keluarga, Jumat (14/8/2026).

Sebelumnya, keluarga sempat diliputi kecemasan setelah menerima informasi mengenai kewajiban pembayaran biaya pengobatan yang mencapai Rp42 juta, padahal si A pasien rujukan BPJS. Beban tersebut semakin berat karena keluarga harus menghadapi kondisi A, siswi kelas III SMK, yang kehilangan mata kanannya akibat insiden tembakan senapan angin.

Baca Juga: Haaland Dapat Penghargaan Khusus Guinness World Records Jelang Musim Baru

Kunjungan Wagub Reny Lamadjido memberikan harapan baru bagi keluarga. Persoalan biaya yang sebelumnya menjadi salah satu kekhawatiran utama, kini mendapatkan jalan keluar dari pemerintah provinsi.

Bagi keluarga, bantuan tersebut menjadi sangat berarti karena mereka tidak hanya menghadapi persoalan biaya pengobatan, tetapi juga harus memberikan dukungan kepada pasien yang tengah menjalani proses pemulihan setelah mengalami kehilangan penglihatan pada mata kanannya.

Keluarga juga turut mengapresiasi peran media, yang sebelumnya membantu menyuarakan kondisi mereka kepada masyarakat luas. Pemberitaan mengenai kondisi pasien dinilai turut membuka jalan, sehingga persoalan tersebut mendapat perhatian pemerintah.

Baca Juga: Sid Wilson Masih Mengaku sebagai Anggota Slipknot, Statusnya Makin Misterius

Menurut keluarga, Wakil Gubernur Reny Lamadjido juga menyampaikan apresiasi kepada media yang ikut membantu menyampaikan kondisi pasien kepada publik.

“Terima kasih juga kepada semua media yang sudah membantu. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, membalas semua kebaikannya,” ungkap keluarga.

Baca Juga: Youri Tielemans Minta Maaf kepada Fans Aston Villa Usai Komentar soal Manchester United

Kini, setelah melewati masa penuh kecemasan dan kebingungan, keluarga dapat kembali menatap proses pemulihan dengan harapan.

Kunjungan Wagub Sulteng di Makassar pun menjadi momentum yang membawa kelegaan bagi keluarga sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke Morowali Utara. (*)