OLAHRAGA

Man Utd Terpuruk di Awal Musim, Jaap Stam Kirim Pesan Penting kepada INEOS

×

Man Utd Terpuruk di Awal Musim, Jaap Stam Kirim Pesan Penting kepada INEOS

Sebarkan artikel ini
Man Utd Terpuruk di Awal Musim, Jaap Stam Kirim Pesan Penting kepada INEOS
Jaap Stam mendukung Michael Carrick untuk tetap menangani Manchester United di tengah tekanan hasil pertandingan dan rumor ketertarikan Antonio Conte. (Foto: instagram/@jaapstam_official)

MANCHESTER – Legenda Manchester United, Jaap Stam, menyampaikan dukungannya kepada Michael Carrick di tengah sorotan terhadap performa Setan Merah pada awal musim 2026/2027.

Mantan bek tengah tersebut menilai Carrick masih layak dipercaya untuk membangun tim dan memperbaiki hasil pertandingan.

Baca Juga: Dugaan Pelanggaran FFP Man City Kembali Disorot, UEFA Siapkan Sanksi Berat

Pernyataan Stam muncul ketika masa depan Carrick mulai menjadi bahan perbincangan. Manchester United belum menunjukkan konsistensi yang diharapkan setelah mengawali musim dengan hasil kurang memuaskan di sejumlah kompetisi.

Carrick sebelumnya membawa Manchester United finis di posisi ketiga Liga Premier musim lalu setelah mengambil alih tim sebagai manajer sementara pada Januari.

Keberhasilan tersebut menjadi salah satu alasan klub kemudian mengangkatnya sebagai pelatih permanen pada musim panas.

Baca Juga: Meski Man City Kalah! Haaland Pecahkan Dua Rekor Messi di Liga Champions

Namun, awal musim baru berjalan sulit bagi Setan Merah. Berdasarkan laporan yang diberikan, Manchester United hanya mengumpulkan enam poin dari enam pertandingan Liga Premier. Mereka juga tersingkir dari Carabao Cup setelah kalah dari Brighton and Hove Albion.

Di kompetisi Eropa, Manchester United disebut membuka kiprah dengan kemenangan 4-0 atas Sabah di Liga Champions, tetapi kemudian menelan kekalahan 2-0 dari Atletico Madrid. Hasil-hasil tersebut menambah tekanan terhadap Carrick untuk segera membawa tim kembali ke jalur kemenangan.

Meski demikian, laporan pakar transfer TEAMtalk, Graeme Bailey, menyebut posisi Carrick belum berada dalam ancaman pemecatan dalam waktu dekat. Artinya, meskipun spekulasi mengenai masa depannya terus berkembang, belum ada kepastian bahwa manajemen akan segera mengambil keputusan untuk menggantinya.

Baca Juga: Manchester City Hadapi Ancaman Sanksi Besar, Hasil Banding Jadi Penentu

Di tengah situasi tersebut, nama Antonio Conte ikut mencuat. Mantan pelatih Chelsea dan Napoli itu dikabarkan masih tertarik menangani Manchester United.

Menurut laporan Bailey, sejumlah perantara yang bekerja dengan Conte telah menghubungi pihak klub untuk kembali menyampaikan minat sang pelatih. Conte disebut siap mengambil alih kursi manajer di Old Trafford apabila kesempatan tersebut terbuka.

Kabar itu menambah spekulasi mengenai masa depan Carrick. Namun, informasi mengenai kesiapan Conte tersebut masih berdasarkan laporan media dan belum menjadi pengumuman resmi dari Manchester United.

Baca Juga: Carrick dalam Tekanan, Pelatih Brighton Masuk Radar Manchester United

Berbeda dengan wacana pergantian pelatih, Jaap Stam justru meminta klub memberikan kepercayaan dan waktu kepada Carrick. Dalam wawancara dengan FlashScore, Stam menilai pengalaman panjang seorang pelatih tidak otomatis menjamin keberhasilan di Manchester United.

Ia menyinggung sejumlah nama pelatih berpengalaman yang pernah menangani Setan Merah, seperti David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho, dan Erik ten Hag.

Meski memiliki rekam jejak di level tertinggi, para pelatih tersebut tetap menghadapi kesulitan untuk membawa klub mencapai kesuksesan yang konsisten.

Baca Juga: Brace Haaland Tak Cukup! Manchester City Dipermalukan PSG di Etihad

Menurut Stam, kondisi itu menunjukkan bahwa Manchester United membutuhkan pendekatan yang lebih menyeluruh daripada sekadar mendatangkan pelatih dengan reputasi besar.

Stam menilai Carrick memiliki sejumlah keunggulan karena memahami budaya klub, mengenal para pemain, serta memiliki kedekatan dengan lingkungan internal Manchester United. Faktor tersebut dinilainya dapat membantu Carrick membangun hubungan yang kuat dengan skuad.

“Saya rasa Michael masih orang yang tepat untuk melakukannya,” ujar Stam kepada FlashScore.

Baca Juga: Kekalahan dari Atletico Picu Kekhawatiran Fans, Carrick Dituntut Segera Bangkit

Ia juga menekankan pentingnya memberikan waktu kepada seorang manajer untuk menyelesaikan masalah tim.

Menurutnya, manajemen dan pelatih perlu memiliki kesepahaman mengenai rencana permainan, kebutuhan skuad, serta strategi perekrutan pemain pada bursa transfer.

Stam menilai rencana jangka panjang harus menjadi bagian penting dari proses pembangunan tim.

Baca Juga: Gol Kilat Barrios Hancurkan Man United, Atletico Madrid Amankan Kemenangan

Pelatih tidak hanya dituntut memperbaiki hasil dalam waktu singkat, tetapi juga perlu menunjukkan bagaimana tim akan berkembang dan mencapai target yang telah ditetapkan.

Mantan bek asal Belanda itu turut mengingatkan bahwa memprediksi keberhasilan seorang pelatih baru bukan perkara mudah. Nama besar dan pengalaman tidak selalu menjadi jaminan bahwa seorang manajer mampu mengatasi persoalan yang dihadapi klub.

Ia juga mengacu pada pencapaian Carrick musim lalu sebagai alasan untuk tetap memberikan kepercayaan kepadanya.

Baca Juga: Rayo Vallecano Rayakan Kesuksesan Emil Audero Bersama Timnas Indonesia

Stam optimistis Carrick masih memiliki kesempatan untuk berkembang dan membawa Manchester United meraih hasil yang lebih baik pada musim ini.

Kini, perhatian tertuju pada bagaimana Carrick merespons tekanan melalui performa tim dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.

Dukungan Stam menjadi suara yang meminta manajemen bersabar, sementara kabar mengenai Conte memperlihatkan bahwa spekulasi pergantian pelatih masih berpotensi berlanjut.

Baca Juga: Coventry City Menggila di Premier League, Newcastle Tumbang dengan Skor Telak

Bagi Manchester United, keputusan mempertahankan Carrick atau mempertimbangkan kandidat lain akan menjadi bagian penting dari arah pembangunan klub.

Namun, hingga ada pernyataan resmi dari manajemen, posisi Carrick dan kemungkinan kedatangan Conte tetap harus dipandang berdasarkan informasi yang telah dikonfirmasi.***