BRUSSELS – Timnas Prancis meraih kemenangan dramatis 1-0 atas Belgia dalam matchday kedua UEFA Nations League 2026/27 di King Baudouin Stadium, Brussels, Selasa (29/9/2026) dini hari.
Michael Olise menjadi pahlawan Les Bleus setelah mencetak gol tunggal pada menit ke-88. Pemain Bayern Munich itu menciptakan gol melalui aksi individu dari wilayah pertahanan Prancis hingga akhirnya melepaskan tembakan melengkung yang tidak mampu dihentikan kiper Belgia, Senne Lammens.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan Lawan Norwegia, Jorge Jesus Buka Suara
Hasil ini membuat Prancis mengoleksi enam poin dari dua pertandingan sekaligus memuncaki Grup A1.
Sebelumnya, skuad asuhan Zinedine Zidane juga mengalahkan Turki dengan skor 1-0 pada pertandingan pembuka. Belgia dan Italia sama-sama mengoleksi tiga poin setelah dua pertandingan.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Prancis datang tanpa kapten sekaligus penyerang andalan mereka, Kylian Mbappe, yang kembali ke Real Madrid untuk menjalani perawatan cedera lutut setelah mencetak gol kemenangan melawan Turki.
Baca Juga: Jerman vs Yunani 0-1: Kourbelis Bikin Debut Kandang Klopp Berakhir Pahit
Zidane melakukan perubahan besar dalam susunan pemain. Menurut laporan AFP, hanya Mike Maignan dan Maxence Lacroix yang kembali menjadi starter dibandingkan pertandingan melawan Turki. Lucas Da Cunha menjalani debutnya di lini tengah, sedangkan Esteban Lepaul mendapat kesempatan tampil sejak menit pertama di lini depan.
Belgia sendiri hanya melakukan dua perubahan dari tim yang sebelumnya mengalahkan Italia 2-0 di Roma. Pertandingan juga menjadi laga kandang pertama Mark van Bommel sebagai pelatih Belgia.
Prancis memiliki peluang untuk membuka keunggulan pada babak pertama. Desire Doue melepaskan tembakan keras yang membentur mistar gawang Belgia.
Baca Juga: Pelatih Norwegia Lindungi Haaland dari Media di Tengah Kasus Man City
Tuan rumah juga beberapa kali mencoba memberikan tekanan, tetapi kedua tim gagal mencetak gol hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Prancis kembali memperoleh peluang emas. Lucas Da Cunha nyaris membuka keunggulan setelah tendangannya membentur tiang gawang Belgia.
Pertandingan kemudian semakin terbuka. Belgia berusaha membangun serangan untuk mencari gol, sementara Prancis terus mengandalkan pergerakan pemain-pemain cepat di lini depan.
Baca Juga: Ceko vs Kroasia 1-2: Modric dan Pasalic Bawa Vatreni Menang Dramatis di Praha
Ketika pertandingan terlihat akan berakhir tanpa gol, Zidane memasukkan Michael Olise pada menit ke-77 menggantikan Bradley Barcola.
Pergantian tersebut akhirnya menjadi keputusan penting. Pada menit ke-88, Olise menerima bola di wilayah pertahanan Prancis.
Pemain Bayern Munich itu kemudian membawa bola melewati garis tengah dan terus bergerak menuju pertahanan Belgia.
Baca Juga: Harry Kane Gagal Penalti, Spanyol Comeback dan Kalahkan Inggris
Olise berhasil mencapai tepi kotak penalti Belgia sebelum melepaskan tembakan melengkung ke arah pojok kiri bawah gawang. Lammens tidak mampu menjangkau bola tersebut.
Prancis pun unggul 1-0 hanya beberapa menit sebelum pertandingan berakhir. Gol tersebut sekaligus menjadi salah satu momen paling menentukan dalam pertandingan.
Olise yang baru masuk sebagai pemain pengganti langsung memberikan perbedaan ketika kedua tim terlihat kesulitan menciptakan peluang bersih.
Baca Juga: Mbappe Cedera Setelah Cetak Gol, Prancis Kehilangan Kapten di Nations League
Belgia tidak memiliki cukup waktu untuk membalas. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap 0-1 untuk kemenangan Prancis.
Menurut laporan Real Madrid, Eduardo Camavinga juga tampil sejak awal dan bermain selama 90 menit untuk Prancis. Kemenangan tersebut membawa Les Bleus ke posisi teratas Grup A1 dengan enam poin.
Bagi Zidane, kemenangan ini memperpanjang awal sempurnanya sebagai pelatih Prancis. Setelah mengalahkan Turki pada laga debutnya, mantan gelandang Real Madrid tersebut kembali membawa Les Bleus meraih kemenangan dengan skor identik 1-0.
Baca Juga: Turki vs Prancis 0-1: Gol Mbappe Warnai Debut Kemenangan Zidane
Prancis selanjutnya akan menghadapi Italia di Stade de France pada Jumat. Setelah itu, Les Bleus kembali bertemu Belgia dalam pertandingan berikutnya di kandang sendiri.
Sementara itu, Belgia harus segera bangkit setelah sebelumnya meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Italia. Kekalahan dari Prancis membuat persaingan Grup A1 semakin terbuka menjelang pertandingan berikutnya.
Pertandingan ini memperlihatkan bagaimana Prancis mampu bertahan dalam laga yang berjalan seimbang hingga menit-menit akhir.
Baca Juga: Indonesia Buka FIFA ASEAN Cup dengan Kemenangan, Singapura Tak Berdaya
Tanpa Mbappe, Les Bleus memang tidak mudah menemukan celah di pertahanan Belgia, tetapi mereka tetap memiliki pemain yang mampu menciptakan perbedaan.
Masuknya Olise menjadi titik balik. Pemain Bayern Munich tersebut hanya membutuhkan satu momen untuk menunjukkan kualitas individunya. Pergerakan panjang dari wilayah pertahanan sendiri hingga kotak penalti Belgia diakhiri dengan tembakan akurat yang menjadi penentu pertandingan.
Belgia sebenarnya mampu menjaga pertahanan dengan baik selama hampir 90 menit. Namun, satu kesalahan dalam memberikan ruang kepada Olise berujung fatal.
Bagi Zidane, dua kemenangan dengan skor 1-0 dalam dua laga pertamanya memberikan awal yang solid. Namun, tantangan berikutnya akan semakin besar karena Prancis harus menghadapi Italia sebelum kembali berjumpa Belgia.***













