RELIGIUS

Prof Zainal Abidin Dapat Dukungan Tokoh Gereja dalam Memperkuat Toleransi

×

Prof Zainal Abidin Dapat Dukungan Tokoh Gereja dalam Memperkuat Toleransi

Sebarkan artikel ini
Prof Zainal Abidin Dapat Dukungan Tokoh Gereja dalam Memperkuat Toleransi
Kepala Brida Sulteng Christina Shandra Tobondo menyampaikan dukungan terhadap upaya Prof Zainal Abidin memperkuat toleransi dan moderasi beragama di Sulawesi Tengah. (Foto: IST)

PALU – Upaya memperkuat toleransi dan menjaga kedamaian di Sulawesi Tengah mendapat dukungan dari berbagai kalangan lintas agama.

Program penguatan moderasi beragama yang dijalankan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag., dinilai menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dan kerukunan antarumat beragama.

Baca Juga: Warga Huntap Tondo Doa Bersama Mengenang Bencana 28 September 2018

Dukungan tersebut disampaikan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Sulawesi Tengah sekaligus tokoh gereja, Dr. Ir. Christina Shandra Tobondo, M.T.

Christina menilai nilai-nilai inklusif yang selama ini disampaikan Prof. Zainal kepada masyarakat memiliki arti penting dalam menjaga hubungan antarumat beragama di Sulawesi Tengah.

“Menurut saya, upaya Prof. Zainal Abidin sebagai Ketua FKUB dalam mensosialisasikan moderasi beragama dan toleransi di Sulawesi Tengah merupakan hal yang positif dan sangat luar biasa. Nilai-nilai yang selalu beliau sampaikan seperti saling menghargai, menghormati perbedaan, dan membangun komunikasi antarumat beragama sangat penting untuk terus dirawat,” kata Christina.

Baca Juga: Ucik Sangkalia Doakan Prof Zainal Abidin, Sebut Dakwahnya Membawa Ketenangan

Sebagai Ketua Persekutuan Perempuan Jemaat dan Pembina Warga Gereja Effatha Palu, Christina mengatakan dirinya melihat pentingnya pendekatan persuasif dalam membangun keharmonisan di tengah masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda.

Menurutnya, kegiatan penguatan moderasi beragama dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa perbedaan bukan alasan untuk saling menjauh.

“Saya melihat bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini dapat memberikan dampak dalam membangun kesadaran jemaat bahwa perbedaan adalah anugerah untuk saling melengkapi. Tuhan menciptakan kita berbeda bukan agar kita saling menjauh, melainkan agar kita belajar mengasihi, menghargai, dan berjalan bersama dalam damai,” tuturnya.

Baca Juga: WIA Morut Semakin Aktif Berkegiatan, Apresiasi Bantuan Pribadi Warda Dg Mamala

Christina juga menyampaikan apresiasi terhadap peran Prof. Zainal dalam memimpin FKUB Sulawesi Tengah. Menurutnya, sinergi dan dialog yang dibangun lintas agama menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kehidupan sosial yang damai.

Ia menilai keberadaan FKUB semakin dirasakan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang mendorong dialog serta memperkuat toleransi antarumat beragama di Sulawesi Tengah.

“Untuk itu kami sangat mendukung dan berterima kasih kepada Bapak Prof Zainal Abidin sebagai Ketua FKUB, di mana Bapak Prof memiliki peran sangat penting atau memiliki peran sentral. Saat ini peran FKUB sudah sangat dirasakan keberadaannya di tengah umat beragama dengan berbagai kegiatan, antara lain membangun dialog dan memperkuat toleransi antarumat beragama di Provinsi Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Baca Juga: Maulid IKA PMII Sulteng, Pesan Prof Zainal soal Islam dan Perbedaan

Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kerukunan di Sulawesi Tengah.

Dialog lintas iman, penghormatan terhadap perbedaan dan penguatan moderasi beragama dinilai menjadi langkah penting untuk terus membangun kehidupan masyarakat yang damai.***