POLITIK

PSI Sulteng Mulai Digitalisasi KTA, Targetkan 150 Ribu Anggota

×

PSI Sulteng Mulai Digitalisasi KTA, Targetkan 150 Ribu Anggota

Sebarkan artikel ini
PSI Sulteng Mulai Digitalisasi KTA, Target 150 Ribu Anggota di Seluruh Daerah
PSI Sulteng meluncurkan Mobile KTA berbasis teknologi dengan target 150 ribu anggota jelang Pemilu 2029. (Foto: IST)

PALU – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Tengah meluncurkan Mobile Kartu Tanda Anggota (KTA) berbasis teknologi sebagai bagian dari persiapan menghadapi verifikasi faktual dan kontestasi Pemilu 2029.

Peluncuran Mobile KTA tersebut menjadi langkah PSI Sulteng untuk mempercepat proses registrasi anggota sekaligus menjaring anggota baru di berbagai wilayah Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Bupati Gowa Husniah Talenrang Buka Suara Usai MA Kabulkan Pemakzulan

Ketua DPW PSI Sulteng Syafiah Basir mengatakan, sistem tersebut diharapkan dapat mempermudah pengelolaan data keanggotaan, mempercepat pelayanan, sekaligus meningkatkan efisiensi administrasi partai melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Mobile layanan KTA ini diluncurkan DPW PSI Sulteng untuk menjemput kader di seluruh pelosok daerah ini. Target kita 150 ribu KTA agar bisa memenangkan PSI di Bumi Sulteng,” kata Syafiah Basir, Rabu (7/10/2026).

Menurut Syafiah, masyarakat maupun simpatisan sebenarnya dapat melakukan registrasi secara mandiri menggunakan perangkat Android melalui layanan WhatsApp yang disediakan. Namun, kondisi geografis Sulawesi Tengah dan keterbatasan jaringan internet di sejumlah wilayah menjadi tantangan tersendiri.

Baca Juga: Bendahara Partai NasDem Sigi Meninggal Dunia

Karena itu, PSI Sulteng tetap menerapkan pola jemput bola dengan mendatangi kader dan calon anggota di wilayah yang sulit dijangkau jaringan komunikasi.

“Kita harus jemput bola dengan mendatangi kader di pelosok dan calon anggota baru, untuk memastikan registrasi keanggotaannya melalui KTA terlaksana,” ujarnya.

Syafiah mengatakan, kehadiran Mobile KTA merupakan bagian dari upaya PSI Sulteng memodernisasi sistem administrasi keanggotaan. Digitalisasi tersebut diharapkan dapat mempercepat proses konsolidasi internal sekaligus memperluas jangkauan rekrutmen kader.

Baca Juga: Survei Elektabilitas PSI Lampaui Demokrat, Sejajar dengan PAN

Ia juga menyebut PSI sebagai partai yang terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang untuk bergabung dan mengambil bagian dalam politik.

“PSI sebagai partai super terbuka (Tbk) membuka pintu seluas-luasnya bagi seluruh simpatisan dan masyarakat Sulteng, termasuk milenial dan Gen Z, untuk bergabung dan mengambil peran politik untuk berjuang bersama melanjutkan visi pembangunan Presiden ke-7 Joko Widodo,” katanya.

Sementara itu, Ketua Departemen Data dan Cyber DPW PSI Sulteng Subagio mengatakan Mobile KTA dirancang untuk memudahkan simpatisan, kader, maupun masyarakat yang ingin bergabung dengan PSI.

Baca Juga: PSI Sulteng masih Malu-malu Umumkan “Bongkar Pasang” Pengurusnya

Menurutnya, perkembangan teknologi digital membuat proses rekrutmen dan pengelolaan data keanggotaan perlu beradaptasi dengan kebutuhan zaman.

“Tujuan utama diluncurkannya Mobile KTA PSI Sulteng untuk memodernisasi sistem kaderisasi dan keanggotaan serta mempermudah masyarakat dalam berpolitik di era digitalisasi,” ujar Subagio.

Subagio menambahkan, program Mobile KTA tersebut juga mendapat dukungan dari Ketua Dewan Penasehat PSI Sulteng Farid Podungge. Dukungan tersebut, kata dia, diarahkan untuk memastikan proses rekrutmen anggota dan kader berjalan maksimal sesuai target yang telah ditetapkan.

Baca Juga: PSI Sulteng Ketua Baru, Syafiah Basir Gantikan Agus Lamakarate

“Mobile KTA ini sepenuhnya didukung Ketua Dewan Penasehat Farid Podungge yang ingin memastikan bahwa proses rekrutmen keanggotaan dan kader berjalan maksimal, sesuai target,” katanya.

Dari sisi teknologi, terdapat sejumlah perbedaan antara KTA lama dan KTA yang kini diperkenalkan PSI Sulteng. Salah satunya adalah penggunaan QR Code dan chip sebagai identitas dengan dukungan teknologi digital.

Dengan sistem tersebut, PSI Sulteng berharap proses pendataan anggota menjadi lebih praktis, cepat dan terintegrasi. Program ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan partai menghadapi tahapan Pemilu 2029, khususnya dalam memperkuat basis keanggotaan di Sulawesi Tengah.***