OLAHRAGA

Skenario Hukuman Man City Terungkap, Denda Besar dan Degradasi Jadi Ancaman

×

Skenario Hukuman Man City Terungkap, Denda Besar dan Degradasi Jadi Ancaman

Sebarkan artikel ini
Skenario Hukuman Man City Terungkap, Denda Fantastis dan Degradasi Jadi Ancaman
Manchester City menghadapi ancaman sanksi berat dalam kasus dugaan pelanggaran aturan finansial Premier League. (Foto: instagram/@mancity)

MANCHESTER — Manchester City dikabarkan menghadapi ancaman hukuman berat dalam kasus dugaan pelanggaran aturan Financial Fair Play (FFP) Premier League.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa hukuman tiga bagian berupa pengurangan poin besar, denda fantastis, dan kemungkinan sanksi tambahan menjadi skenario yang dinilai paling mungkin.

Baca Juga: Jorge Jesus Siap Terima Ronaldo Kembali, tetapi Ada Syarat yang Harus Dipenuhi

Meski demikian, skenario terburuk berupa pengusiran Manchester City ke League Two atau kompetisi yang lebih rendah disebut-sebut kecil kemungkinannya terjadi.

Manchester City masih berupaya membuktikan bahwa mereka tidak bersalah dan telah mengajukan banding atas putusan terkait dugaan pelanggaran aturan finansial. Kasus ini berkaitan dengan berbagai pelanggaran yang disebut terjadi selama periode 2009 hingga 2018.

Setelah melalui penyelidikan selama empat tahun, Premier League membawa kasus tersebut ke komisi independen pada awal 2023. Proses persidangan kemudian berlangsung selama enam minggu pada akhir 2024.

Baca Juga: Mourinho Sebut Vinicius Seharusnya Tinggalkan Real Madrid, Ada Apa?

Di tengah proses hukum yang belum sepenuhnya berakhir, Manchester City tetap menjalankan aktivitas transfer pemain.

Klub yang disebut dalam laporan tersebut berada di bawah asuhan Enzo Maresca itu bahkan dikabarkan menghabiskan lebih dari 400 juta poundsterling untuk mendatangkan pemain pada bursa transfer musim panas.

Namun, persoalan finansial tersebut masih membayangi klub berjuluk The Citizens. Berbagai kemungkinan sanksi telah menjadi perhatian, mulai dari denda dalam jumlah besar, larangan transfer, pengurangan poin, hingga pengusiran dari kompetisi dan kemungkinan pencabutan gelar Premier League.

Baca Juga: Masa Depan Carrick Disorot, Fabrizio Romano Luruskan Rumor Antonio Conte

Menurut laporan jurnalis Oliver Holt di The Daily Mail, sumber internal menilai hukuman yang paling mungkin dijatuhkan adalah paket sanksi yang terdiri dari pengurangan poin besar dan denda. Pengurangan poin tersebut disebut berpotensi membuat Manchester City terdegradasi dari Premier League.

Tidak berhenti di situ, laporan tersebut juga menyebut kemungkinan adanya pengurangan poin tambahan yang secara efektif dapat membuat City harus menjalani setidaknya satu musim lagi di Championship.

Meski demikian, penerapan sanksi tambahan yang berdampak pada kompetisi di bawah Premier League tidak sepenuhnya sederhana.

Baca Juga: Hukuman Man City dalam Kasus FFP Ditargetkan Keluar Sebelum Musim Berakhir

English Football League (EFL) tidak wajib menerima hukuman yang ditetapkan untuk salah satu klubnya, meskipun laporan tersebut menilai penerimaan sanksi semacam itu kemungkinan besar terjadi.

Sementara itu, skenario yang lebih ekstrem berupa pengusiran Manchester City ke League Two atau kompetisi yang lebih rendah dinilai kurang realistis.

Langkah tersebut berpotensi memicu kekacauan besar dalam hubungan antara Premier League dan EFL, sekaligus menimbulkan dampak luas bagi sistem kompetisi sepak bola Inggris.

Baca Juga: Man Utd Terpuruk di Awal Musim, Jaap Stam Kirim Pesan Penting kepada INEOS

Laporan itu juga menyebut Premier League menginginkan pengumuman hukuman Manchester City dilakukan sebelum hasil banding klub diputuskan. Namun, proses banding tersebut diperkirakan belum akan menghasilkan keputusan sebelum akhir Januari.

Perkiraan itu berbeda dengan pernyataan legenda Arsenal, Martin Keown, yang mengaku mendengar bahwa perkembangan kasus Manchester City akan segera terlihat dalam beberapa pekan ke depan.

Berbicara kepada talkSPORT pada Senin, Keown mengatakan, “Saya mendengar desas-desus bahwa semua ini akan berakhir dalam beberapa minggu ke depan.”

Baca Juga: Dugaan Pelanggaran FFP Man City Kembali Disorot, UEFA Siapkan Sanksi Berat

Ia menegaskan bahwa dirinya hanya menyampaikan informasi yang didengar. Keown juga memperkirakan perkembangan signifikan bisa terjadi dalam waktu sekitar enam minggu.

“Dan itu tidak akan seburuk yang kita bayangkan. Mungkin mereka hanya dikenai denda besar dan kita bisa kembali ke lapangan sepak bola lagi,” ujarnya.

Pernyataan Keown tersebut masih sebatas informasi yang ia dengar, bukan pengumuman resmi mengenai jadwal putusan maupun bentuk hukuman yang akan dijatuhkan.

Baca Juga: Meski Man City Kalah! Haaland Pecahkan Dua Rekor Messi di Liga Champions

Hingga keputusan resmi diumumkan, besaran sanksi dan dampaknya terhadap masa depan Manchester City di sepak bola Inggris masih menjadi tanda tanya.

Klub tersebut tetap menghadapi proses hukum dan banding yang dapat menentukan konsekuensi akhir dari kasus finansial yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Penutup: Jika laporan mengenai pengurangan poin besar dan denda terbukti, Manchester City berpotensi menghadapi salah satu krisis terbesar dalam sejarah klub.

Namun, kepastian mengenai degradasi maupun hukuman tambahan tetap menunggu keputusan resmi dari pihak yang berwenang.***