LISBON – Pelatih Portugal, Jorge Jesus, mengungkap alasan mengganti Cristiano Ronaldo beberapa menit setelah gol sang kapten dianulir dalam kemenangan 1-0 atas Wales pada UEFA Nations League 2026/27.
Ronaldo sebenarnya sempat mencetak gol pada menit ke-59 setelah memanfaatkan umpan terobosan Bruno Fernandes. Namun, selebrasi kapten Portugal tersebut berakhir setelah VAR memastikan dirinya berada dalam posisi offside.
Baca Juga: Menang Dramatis! Norwegia Tekuk Denmark, Haaland Cetak Brace
Delapan menit kemudian, Jesus memutuskan menarik Ronaldo keluar dan memasukkan Goncalo Ramos. Keputusan tersebut langsung menjadi perhatian karena Portugal masih membutuhkan gol tambahan untuk mengamankan kemenangan.
Jesus menjelaskan bahwa keputusan itu lebih berkaitan dengan kebutuhan taktik Portugal pada 25 menit terakhir pertandingan. Ia menginginkan pemain yang memiliki tenaga lebih untuk memberikan tekanan kepada Wales sejak lini depan.
“Itulah yang ditentukan oleh jalannya pertandingan, tersisa 25 menit dan saya membutuhkan pemain yang bugar untuk menekan bola,” ujar Jesus setelah pertandingan.
Baca Juga: Portugal Tekuk Wales 1-0, Joao Felix Jadi Pahlawan, Ronaldo Gagal Cetak Gol
Menurut Jesus, penyerang harus menjadi bagian dari pertahanan pertama Portugal melalui tekanan terhadap lawan. Karena itu, ia menilai Ramos dapat memberikan energi dan kecepatan yang dibutuhkan dalam situasi tersebut.
“Secara teknis mungkin saya tidak memiliki kualitas menyerang seperti Cris, tetapi saya tahu bahwa Goncalo [Ramos] akan memberikan kecepatan pada lini pertahanan pertama kami,” lanjutnya.
Jesus juga menegaskan bahwa pergantian tersebut bukan semata-mata karena Portugal membutuhkan tambahan kualitas dalam serangan.
Baca Juga: Jelang Portugal vs Wales, Jorge Jesus Beri Kabar Terbaru Cristiano Ronaldo
“Tidak banyak permainan [menyerang] juga, tetapi saya senang dengan tim ini,” kata Jesus.
Portugal akhirnya mampu mempertahankan keunggulan 1-0 hingga pertandingan berakhir. Joao Felix menjadi penentu kemenangan setelah mencetak gol pada menit ke-22.
Keputusan Jesus juga mendapat konteks berbeda dari pelatih Wales, Craig Bellamy. Ia memberikan pujian kepada Ronaldo dan menilai sang kapten Portugal tetap menjadi ancaman meski telah memasuki usia 41 tahun.
Baca Juga: Federico Chiesa Dikabarkan Akan Dijual pada Januari, Serie A Memantau
“Ada saat-saat di mana kami bisa bermain lebih baik dengan bola, tetapi jujur saja, saya sangat bangga dengan para pemain. Saya merasa cukup tenang. Bagaimana saya bisa tenang melihat semua yang terjadi dan menghadapi tim yang bernilai £1,4 miliar?” ujar Bellamy.
Ia kemudian menyoroti kualitas Ronaldo yang menurutnya masih mampu memberikan ancaman besar bagi lawan.
“Ronaldo, seperti yang saya katakan kemarin, adalah salah satu pemain terbaik dari semua generasi, bukan hanya generasi ini. Dan, jujur saja, kita perlu mempersiapkan diri untuk menghadapinya, karena bahkan di usia ini pun dia sangat berbahaya. Dia adalah seorang superstar,” kata Bellamy.
Baca Juga: Vinicius Sulit Kembali Dapat Dukungan Bernabeu, Setelah Gagal Pindah Arsenal
Ronaldo memang gagal mencetak gol dalam pertandingan tersebut. Namun, kehadirannya tetap membuat lini belakang Wales harus memberikan perhatian khusus sepanjang pertandingan.
Bagi Portugal, kemenangan atas Wales menjadi awal positif bagi era Jorge Jesus di UEFA Nations League 2026/27. Joao Felix tampil sebagai pencetak gol tunggal, sementara keputusan Jesus mengganti Ronaldo menjadi salah satu momen yang paling banyak mendapat perhatian setelah pertandingan.
Dengan kemenangan tersebut, Portugal mengamankan tiga poin pada laga pembuka Grup D.***













