PARIS – Paris Saint Germain (PSG) meraih kemenangan dramatis setelah menaklukkan Barcelona dengan skor 4-2 dalam pertandingan fase liga Liga Champions di Parc des Princes, Paris, Rabu (21/10/2026) dini hari.
Pertandingan berlangsung terbuka dengan enam gol tercipta. PSG unggul lebih dahulu melalui Desire Doue, tetapi Barcelona mampu menyamakan kedudukan lewat Xavi Espart. Lucas Hernández kembali membawa tuan rumah memimpin sebelum Lamine Yamal membuat skor menjadi 2-2.
Baca Juga: Lima Pemain Man United Absen Latihan Jelang Hadapi Como di Liga Champions
Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Vitinha dan Fabián Ruiz muncul sebagai pembeda. Dua gol pada menit ke-81 dan ke-86 memastikan kemenangan PSG sekaligus mengakhiri catatan tak terkalahkan Barcelona pada awal musim 2026/2027.
Berdasarkan laporan UEFA, Sky Sports, The Guardian, dan AFP melalui Al Jazeera, kemenangan tersebut menjadi hasil penting bagi PSG yang berstatus juara bertahan Liga Champions.
Tim asuhan Luis Enrique sukses mengamankan tiga kemenangan dari tiga pertandingan fase liga dan memperkuat posisinya di papan atas klasemen.
Baca Juga: Tinggalkan Kamp Timnas, Portugal Jatuhkan Hukuman kepada Cristiano Ronaldo
Sejak peluit awal dibunyikan, PSG langsung tampil agresif. Khvicha Kvaratskhelia hampir membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan sekitar dua menit, tetapi tembakannya hanya membentur tiang gawang. Ousmane Dembele dan Doue juga menciptakan sejumlah peluang berbahaya pada awal pertandingan.
Barcelona tidak tinggal diam. Tim asuhan Hansi Flick berusaha membangun serangan melalui penguasaan bola dan pergerakan pemain depan. Namun, lini pertahanan mereka beberapa kali kesulitan mengantisipasi kecepatan serangan PSG.
Petaka bagi Barcelona akhirnya datang pada menit ke-38. Kesalahan Lamine Yamal ketika mencoba mengamankan bola membuat PSG mendapatkan kesempatan melancarkan serangan.
Baca Juga: Posisi Mourinho di Real Madrid Mulai Goyah, El Clasico Jadi Ujian Penting
Bola kemudian jatuh ke kaki Doué yang bergerak melewati penjagaan sebelum melepaskan tembakan mendatar ke sudut gawang Joan García.
Gol tersebut membawa PSG unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir. Barcelona harus bekerja lebih keras setelah kesulitan meredam intensitas permainan tuan rumah. PSG juga tampil berbahaya melalui kombinasi serangan cepat dan pergerakan pemain dari sisi lapangan.
Memasuki babak kedua, Barcelona meningkatkan tekanan dan akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-55.
Baca Juga: Skenario Hukuman Man City Terungkap, Denda Besar dan Degradasi Jadi Ancaman
Xavi Espart menusuk ke area pertahanan PSG sebelum melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan dengan sempurna oleh kiper Matvey Safonov.
Gol tersebut membangkitkan kepercayaan diri Barcelona. Mereka mulai menemukan ruang dan meningkatkan intensitas serangan. Namun, PSG tetap memiliki ancaman besar melalui serangan balik serta situasi bola mati.
Pada menit ke-72, PSG kembali memimpin. Lucas Hernández memanfaatkan situasi sepak pojok untuk menyambut bola dengan sundulan keras yang mengarah ke bagian atas gawang. Gol itu membuat skor berubah menjadi 2-1 dan kembali menempatkan Barcelona dalam tekanan.
Baca Juga: Jorge Jesus Siap Terima Ronaldo Kembali, tetapi Ada Syarat yang Harus Dipenuhi
Barcelona sekali lagi menunjukkan daya juangnya. Pada menit ke-79, Lamine Yamal mencetak gol penyama kedudukan setelah melakukan penetrasi dari sisi kanan dan menyelesaikan peluang dari sudut sempit.
Gol tersebut membuat skor menjadi 2-2 dan sempat membuka peluang bagi Barcelona untuk membawa pulang satu poin.
Akan tetapi, kegembiraan tim tamu tidak bertahan lama. Hanya dua menit setelah gol Yamal, Vitinha mengembalikan keunggulan PSG menjadi 3-2.
Baca Juga: Mourinho Sebut Vinicius Seharusnya Tinggalkan Real Madrid, Ada Apa?
Gelandang asal Portugal tersebut mengontrol bola di luar kotak penalti sebelum melepaskan tembakan terukur yang tidak mampu dijangkau Joan García.
Gol Vitinha menjadi pukulan telak bagi Barcelona yang baru saja bekerja keras menyamakan kedudukan. PSG kemudian memanfaatkan momentum untuk terus menekan pertahanan tim tamu.
Pada menit ke-86, Fabián Ruiz memastikan kemenangan PSG. Setelah menerima umpan dari pergerakan Achraf Hakimi di sisi sayap, Ruiz menyelesaikan peluang dari jarak dekat dan mengubah skor menjadi 4-2.
Baca Juga: Masa Depan Carrick Disorot, Fabrizio Romano Luruskan Rumor Antonio Conte
Barcelona berusaha mencari gol tambahan pada sisa waktu pertandingan, tetapi pertahanan PSG mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Laporan Sky Sports mencatat pertandingan tersebut menghasilkan 40 percobaan tembakan dari kedua tim, menegaskan betapa terbukanya duel dua klub elite Eropa tersebut.
Meski Barcelona mampu mencetak dua gol dan memberikan perlawanan, PSG lebih efektif dalam memaksimalkan peluang pada momen-momen penentu.
Baca Juga: Hukuman Man City dalam Kasus FFP Ditargetkan Keluar Sebelum Musim Berakhir
Kemenangan ini juga menjadi modal penting bagi Luis Enrique untuk menjaga konsistensi PSG di kompetisi Eropa.
Di sisi lain, Hansi Flick harus mengevaluasi pertahanan Barcelona yang beberapa kali memberikan ruang bagi penyerang lawan, terutama ketika pertandingan memasuki fase akhir.
Barcelona kini perlu segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya, termasuk persiapan menghadapi Real Madrid dalam laga El Clasico.
Baca Juga: Man Utd Terpuruk di Awal Musim, Jaap Stam Kirim Pesan Penting kepada INEOS
Kekalahan dari PSG menjadi pengingat bahwa dominasi penguasaan bola tidak selalu menjamin hasil positif jika pertahanan dan penyelesaian akhir tidak berjalan seimbang.
Analisis Singkat: PSG menunjukkan keunggulan dalam efektivitas serangan dan kemampuan memanfaatkan momentum. Barcelona dua kali berhasil menyamakan skor, tetapi gagal mempertahankan keseimbangan pertahanan setelah gol Yamal. Respons cepat Vitinha dan penyelesaian Fabian Ruiz menjadi faktor penentu kemenangan tuan rumah.***













