OLAHRAGA

Madrid Tumbang di La Cartuja, Betis Pamer Sindiran di Media Sosial

×

Madrid Tumbang di La Cartuja, Betis Pamer Sindiran di Media Sosial

Sebarkan artikel ini
Madrid Tumbang di La Cartuja, Betis Pamer Sindiran di Media Sosial
Troy Parrott menjadi pahlawan Real Betis sekaligus membawa Real Madrid menelan kekalahan pertama musim ini. (Foto: instagram/@realbetisbalompie)

SPANYOL – Real Betis tidak hanya berhasil mengalahkan Real Madrid 1-0 dalam lanjutan La Liga, tetapi juga memberikan sindiran bernada nakal kepada Los Blancos setelah pertandingan.

Kemenangan di Estadio La Cartuja, Sabtu (5/9/2026), tersebut menjadi kekalahan pertama Real Madrid pada musim 2026/2027 setelah sebelumnya meraih tiga kemenangan beruntun.

Baca Juga: Manchester United Blokir Everton, Zirkzee Dapat Pesan Penting dari Carrick

Real Madrid sebenarnya tampil dominan sepanjang pertandingan. Los Blancos menguasai 55 persen penguasaan bola dan mampu menciptakan enam tembakan tepat sasaran.

Namun, dominasi tersebut tidak cukup untuk membongkar pertahanan Real Betis yang tampil disiplin.

Ketika pertandingan tampaknya akan berakhir dengan skor imbang tanpa gol, pemain baru Betis, Troy Parrott, muncul sebagai pembeda.

Baca Juga: Bola Mati Arsenal Bikin Xabi Alonso Waspada, Chelsea Siapkan Strategi Khusus

Parrott masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-68. Sembilan menit sebelum waktu normal berakhir, penyerang asal Republik Irlandia tersebut memanfaatkan bola muntah setelah sundulan Nelson Deossa berhasil ditepis oleh kiper Real Madrid, Thibaut Courtois.

Parrott bergerak cepat menyambar bola dan mengubah kedudukan menjadi 1-0. Gol tersebut sekaligus menjadi gol perdana sang penyerang untuk Real Betis sejak bergabung dari AZ Alkmaar pada bursa transfer musim panas.

Parrott dilaporkan didatangkan dengan nilai transfer sekitar £17,1 juta. Gol penting tersebut membuat debut kompetitifnya bersama Betis semakin berkesan.

Baca Juga: Mbappe Gagal Penalti, Kontroversi VAR Warnai Kekalahan Real Madrid

Real Madrid sebenarnya memperoleh peluang besar untuk menyamakan kedudukan pada masa tambahan waktu. Wasit memberikan hadiah penalti setelah Vinicius Junior dijatuhkan di kotak terlarang.

Kylian Mbappe maju sebagai eksekutor. Namun, striker asal Prancis tersebut gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya ditepis kiper Real Betis, Alvaro Valles.

Madrid sempat kembali merayakan gol penyama kedudukan ketika Carlos Espi melakukan aksi akrobatik yang berujung bola masuk ke gawang.

Baca Juga: Turnamen Domino Gardu Onepute Jadi Pemanasan Atlet PORDI Morut

Namun, kegembiraan tersebut kembali sirna setelah VAR menganulir gol karena Espi berada dalam posisi offside.

Setelah pertandingan berakhir, Real Betis kemudian memanfaatkan momen kemenangan untuk menyenggol rivalnya melalui media sosial.

Dalam unggahan di X, Betis menuliskan kalimat singkat yang bernada mengejek sekaligus menegaskan identitas klub mereka.

Baca Juga: Tangani Ronaldo di Al-Nassr, Postecoglou Beri Jawaban Mengejutkan

“Aku hanya mengenal satu Real. Real Betis Balompié.”

Unggahan tersebut langsung viral. Pada saat laporan ini ditulis, postingan Betis telah ditonton sekitar 1,8 juta kali, memperoleh lebih dari 2.000 komentar, 22.000 repost, serta sekitar 138.000 tanda suka.

Kemenangan ini menjadi salah satu hasil paling berkesan bagi Real Betis karena mereka mampu menghentikan laju sempurna Real Madrid di awal musim.

Baca Juga: Javier Tebas Sebut Rodri Seharusnya Menangkan Ballon d’Or 2026

Sebaliknya, kekalahan tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Jose Mourinho. Madrid harus segera memperbaiki efektivitas serangan setelah sejumlah peluang gagal dimanfaatkan, termasuk penalti Mbappe yang menjadi salah satu momen paling menentukan dalam pertandingan.

Bagi Betis, kemenangan tersebut bukan hanya memberikan tiga poin, tetapi juga menjadi kesempatan untuk merayakan keberhasilan mereka dengan cara yang cukup berani di hadapan rival besar mereka.***