HIBURAN

Ed Sheeran Ditinggal 200 Ribu Followers, Macklemore Malah Banjir Pengikut Baru

×

Ed Sheeran Ditinggal 200 Ribu Followers, Macklemore Malah Banjir Pengikut Baru

Sebarkan artikel ini
Ed Sheeran Ditinggal 200 Ribu Followers, Macklemore Malah Banjir Pengikut Baru
Ed Sheeran dan Macklemore menjadi sorotan setelah kontroversi pencopotan Macklemore dari Loop Tour. (Foto: instagram/@macklemore)

AMERIKA – Ed Sheeran dilaporkan kehilangan lebih dari 200.000 pengikut Instagram di tengah kontroversi pencopotan rapper Macklemore dari rangkaian tur Loop Tour di Amerika Serikat.

Perubahan jumlah pengikut tersebut terjadi setelah Macklemore dikeluarkan dari tur menyusul pernyataannya mengenai Palestina saat tampil sebagai artis pembuka konser Sheeran.

Baca Juga: Noel Gallagher Janji Live 27 Oasis Bakal Lebih Hebat dari Tur 2025

Berdasarkan data perusahaan analitik media sosial Social Blade yang dikutip NME, Sheeran kehilangan 149.636 pengikut dalam periode 24 jam setelah pengumuman tersebut, kemudian berkurang sekitar 50.000 pengikut lagi. Jumlah pengikutnya dilaporkan berada di kisaran 47,3 juta.

Di saat yang sama, Macklemore justru mengalami peningkatan jumlah pengikut secara signifikan. Dalam periode 24 jam yang sama, rapper tersebut memperoleh 750.098 pengikut baru. Setelah itu, ia kembali mendapatkan sekitar 850.000 pengikut sehingga jumlah pengikutnya melampaui 8,4 juta.

Kontroversi bermula ketika Macklemore menyampaikan seruan dukungan untuk Palestina saat tampil dalam konser Sheeran di MetLife Stadium, New Jersey, pada 4 September 2026. Pernyataan tersebut kemudian mendapat sorotan dari sejumlah kelompok dan tokoh yang menyerukan agar Macklemore tidak lagi tampil dalam tur.

Baca Juga: Tony Iommi Ungkap Alasan Tolak Album Terakhir Black Sabbath

Messina Touring Group, promotor tur Sheeran, kemudian menyatakan bahwa sejumlah venue tidak mengizinkan Macklemore tampil.

Macklemore akhirnya mengumumkan bahwa dirinya tidak lagi menjadi bagian dari sisa tur Loop Tour di Amerika Serikat.

Robert Kraft, pemilik Gillette Stadium, juga mengonfirmasi bahwa venue tersebut tidak akan menjadi tempat Macklemore tampil.

Baca Juga: Noel Gallagher Ungkap Kapan Oasis Live 27, Tapi Ada Satu Kabar Buruk

Kraft menyatakan bahwa keputusan tersebut berkaitan dengan apa yang ia nilai sebagai ucapan yang melewati batas dan bertentangan dengan kebijakan venue mengenai ujaran kebencian.

Macklemore sendiri membantah bahwa dukungannya terhadap Palestina merupakan bentuk antisemitisme. Ia mempertahankan sikapnya dan sebelumnya menyatakan bahwa dirinya menggunakan panggung tur tersebut untuk menyuarakan perhatian terhadap kondisi masyarakat Palestina.

Ed Sheeran kemudian memberikan penjelasan mengenai kontroversi tersebut. Ia mengatakan keputusan mengeluarkan Macklemore bukan merupakan keputusannya secara langsung, melainkan berkaitan dengan promotor dan venue yang terlibat dalam tur.

Baca Juga: Jim Root Ungkap Fakta Mengejutkan soal Single Baru Slipknot

Sheeran juga menyatakan bahwa dirinya terkejut dengan konflik Israel-Palestina dan menggambarkan penderitaan yang dialami masyarakat di kedua pihak sebagai sebuah tragedi. Ia mengatakan telah berusaha menjadi pihak yang menjembatani situasi tersebut.

Persoalan tersebut kemudian meluas setelah sejumlah artis pendukung dan personel tur Sheeran memilih meninggalkan Loop Tour.

FINNEAS, Lukas Graham, Aaron Rowe dan Beoga menyatakan dukungan kepada Macklemore dan mengumumkan pengunduran diri mereka dari rangkaian tur.

Baca Juga: Slipknot Comeback dengan Single Baru, Musik Pertama Tanpa Sid Wilson

Perubahan jumlah pengikut juga terjadi pada sejumlah musisi yang keluar dari tur. FINNEAS dilaporkan mendapatkan tambahan 96.163 pengikut dalam 24 jam setelah pernyataannya, sedangkan Beoga memperoleh 86.548 pengikut baru.

Aaron Rowe bahkan mengalami peningkatan jumlah pengikut sekitar 73 persen dan kini memiliki lebih dari 132.000 pengikut, menurut data yang dikutip NME.

Macklemore juga mengambil langkah lanjutan setelah dikeluarkan dari tur. Ia menyatakan akan menyumbangkan pendapatan sebesar 1 juta dolar AS yang diperolehnya dari tur tersebut untuk organisasi yang memberikan bantuan kepada warga Palestina.

Baca Juga: Oasis Tak Senang Rekaman Langka Hendak Dilelang

Perkembangan tersebut membuat kontroversi tidak lagi hanya berkaitan dengan perubahan susunan artis dalam Loop Tour. Persoalan tersebut turut berkembang menjadi perdebatan mengenai kebebasan berekspresi, posisi musisi ketika tampil di panggung, serta batas antara kebijakan venue dan penyampaian pandangan politik oleh seorang artis.

Bagi Sheeran, dampaknya juga terlihat di media sosial. Penurunan lebih dari 200.000 pengikut dalam periode yang dilaporkan menjadi salah satu indikator reaksi publik yang muncul setelah kontroversi Macklemore mencuat.

Namun, angka tersebut menunjukkan perubahan jumlah pengikut dan tidak dengan sendirinya membuktikan alasan setiap pengguna berhenti mengikuti akun Sheeran.

Baca Juga: Noel Gallagher Akui Liam Kini Jadi Sosok yang Menyenangkan

Sementara itu, Macklemore justru mengalami pertumbuhan pengikut dalam jumlah besar setelah kontroversi tersebut.

Perbedaan pergerakan angka media sosial kedua musisi menjadi salah satu bagian yang paling banyak disorot dalam perkembangan terbaru kasus Loop Tour.***