MOROWALI UTARA – Talenta muda sepak bola Morowali Utara (Morut) mendapat panggung untuk unjuk kemampuan. Forum Operator Sepak Bola Nasional (FOSNAS) Seri Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Piala Warda Dg Mamala, resmi bergulir di dua lapangan.
Pertandingan berlangsung di lapangan Persimas Mori Atas, Tomata, dan lapangan Putra Gembira Londi.
Baca Juga: Turki vs Italia 1-4: Azzurri Bangkit, Mancini Hantam Montella di Bursa
Kejuaraan ini digelar mulai 26 September hingga 4 Oktober 2026.
Pesertanya berasal dari berbagai desa dan klub di Morut. Mereka bersaing dalam lima kelompok usia, yakni: U10, U12, U14, U16, dan U18.
Selain menjadi ajang kompetisi, FOSNAS juga membuka ruang bagi anak-anak untuk mengasah kemampuan dan menambah pengalaman bertanding.
Baca Juga: Prancis Curi Kemenangan di Brussels, Olise Cetak Gol Solo Run Spektakuler
Sejumlah klub turut ambil bagian berkat dukungan Ketua DPRD Morut, Warda Dg Mamala, SE, bersama Mukhlis Dg Mamala atau Haji Mus.
Salah satunya Moroko Kolaka Junior FC. Klub yang baru terbentuk ini langsung menjajal persaingan di tiga kelompok usia, yakni U10, U12, dan U14.
Manajer Moroko Kolaka Junior FC, Kristosa, mengaku bersyukur atas kesempatan tersebut. Meski baru dibentuk dan memiliki waktu latihan terbatas, timnya berusaha tampil maksimal.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan Lawan Norwegia, Jorge Jesus Buka Suara
“Kegiatan FOSNAS ini ibu ketua yang sponsor. Kami ikut U10, U12 dan U14. Untuk Kolaka baru pertama kami bentuk, dengan waktu latihan yang terbatas namun bisa tampil maksimal,” ujar Kristosa, Selasa (29/9/2026).
Ia menyebut dukungan Warda Dg Mamala dan Haji Mus sangat membantu timnya mengikuti kompetisi.
“Harapan kami ibu ketua dan Haji Mus masih bisa mendukung untuk event ke depan. Kami sangat terbantu dukungan ibu ketua dan Haji Mus dalam kegiatan ini,” katanya.
Baca Juga: Jerman vs Yunani 0-1: Kourbelis Bikin Debut Kandang Klopp Berakhir Pahit
PEMBINAAN SEPAK BOLA DESA
Dukungan terhadap pembinaan sepak bola usia dini juga dirasakan APALI Junior. Klub asal Tinompo ini mengikuti FOSNAS pada kategori U12 dan U14.
Pengurus APALI Junior, Nobel Nompo, menyampaikan apresiasi kepada Warda Dg Mamala dan Haji Mus atas perhatian mereka terhadap perkembangan sepakbola anak-anak di Morut.
Baca Juga: Pelatih Norwegia Lindungi Haaland dari Media di Tengah Kasus Man City
“Kami mengucapkan terima kasih kepada ibu Ketua DPRD Morut, Hj. Warda Dg Mamala dan Pak Haji Mus. Kami di APALI Junior sudah bentuk pengurusnya di Tinompo,” ujar Nobel.
Menurutnya, kompetisi seperti FOSNAS bukan sekadar mengejar kemenangan. Ajang ini menjadi kesempatan bagi pemain muda untuk mengembangkan kemampuan dan membangun mental bertanding.
APALI Junior juga tengah menginisiasi pembentukan Sekolah Sepak Bola (SSB) di Desa Tinompo. Saat ini, sekitar 100 anak telah mengikuti pembinaan dan latihan.
Baca Juga: Ceko vs Kroasia 1-2: Modric dan Pasalic Bawa Vatreni Menang Dramatis di Praha
Mereka dipersiapkan agar memiliki kemampuan dan pengalaman yang cukup untuk mengikuti berbagai kejuaraan, termasuk tingkat provinsi.
“Di Desa Tinompo sendiri rencana pembentukan SSB sedang diinisiasi oleh sejumlah pengurus APALI Junior. Saat ini ada sekitar 100 orang anak yang dibina dan dilatih, sehingga ketika ada kejuaraan bahkan di tingkat provinsi, sudah disiapkan para pemain muda di sejumlah usia yang siap berlaga,” jelasnya.
Nobel berharap, pembinaan menjadi fondasi lahirnya pemain-pemain berbakat dari desa. Ia juga menyebut transparansi, musyawarah, dan pengabdian sebagai prinsip yang dijalankan pengurus APALI Junior.
Melalui FOSNAS Piala Warda Dg Mamala, pemain muda Morut mendapat kesempatan menunjukkan potensi mereka. (*)













