OLAHRAGA

Mbappe Cetak Brace, Real Madrid Bangkit dan Hancurkan Rayo Vallecano

×

Mbappe Cetak Brace, Real Madrid Bangkit dan Hancurkan Rayo Vallecano

Sebarkan artikel ini
Mbappe Cetak Brace, Real Madrid Bangkit dan Hancurkan Rayo Vallecano
Kylian Mbappe menjadi bintang kemenangan Real Madrid setelah mencetak dua gol saat Los Blancos menghajar Rayo Vallecano 4-1 di Santiago Bernabeu. (Foto: instagram/@k.mbappe)

SPANYOL – Real Madrid kembali ke jalur kemenangan setelah menghancurkan Rayo Vallecano dengan skor 4-1 dalam lanjutan La Liga 2026/27 di Santiago Bernabeu, Minggu (13/9/2026) pukul 02.00 WIB.

Kylian Mbappe menjadi bintang utama kemenangan Los Blancos setelah mencetak dua gol. Alvaro Carreras dan Jude Bellingham masing-masing menyumbangkan satu gol untuk Madrid, sedangkan Rayo hanya mampu membalas melalui Sergio Camello.

Baca Juga: Chelsea Ditahan Hull City 2-2, Pertahanan The Blues Kembali Jadi Sorotan

Kemenangan ini menjadi respons penting bagi pasukan Jose Mourinho setelah sebelumnya menelan kekalahan 0-1 dari Real Betis. Tambahan tiga poin membuat Madrid mengoleksi 12 poin dari lima pertandingan dan kembali berada dalam persaingan papan atas bersama Barcelona.

Real Madrid langsung bermain agresif sejak menit awal. Rayo Vallecano sempat berusaha memberikan tekanan, tetapi kualitas individu para pemain Madrid membuat tuan rumah dengan cepat mengambil kendali permainan.

Gol pembuka hadir pada menit ke-14 melalui titik penalti. Alvaro Carreras dijatuhkan Florian Lejeune di dalam kotak penalti sehingga wasit menunjuk titik putih.

Baca Juga: Mikel Arteta Beri Kabar Terbaru 3 Bintang Arsenal Jelang Hadapi Sunderland

Mbappe kemudian maju sebagai eksekutor. Penyerang asal Prancis itu menjalankan tugasnya dengan tenang dan mengarahkan bola ke sisi kanan gawang Emil Audero untuk membawa Madrid unggul 1-0.

Hanya tiga menit berselang, Carreras ikut mencatatkan namanya di papan skor. Mbappe dan Carreras melakukan kombinasi umpan satu-dua di dalam kotak penalti.

Carreras kemudian melepaskan tembakan kaki kiri mendatar yang gagal dihentikan Emil Audero. Madrid sudah unggul 2-0 ketika pertandingan baru berjalan 17 menit.

Baca Juga: Xabi Alonso Tak Mau Ambil Risiko, 4 Pemain Chelsea Belum Bisa Bermain

Tekanan Los Blancos terus berlanjut. Vinicius Junior menjadi salah satu pemain paling aktif di sisi kiri. Kecepatan dan pergerakannya membuat barisan pertahanan Rayo kesulitan menjaga ruang.

Pada menit ke-34, Vinicius kembali menunjukkan kontribusinya. Pemain Brasil tersebut melakukan penetrasi dari sisi kiri sebelum mengirimkan umpan kepada Jude Bellingham.

Bellingham tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Gelandang Inggris itu langsung melepaskan tembakan first-time ke sudut bawah gawang untuk membawa Madrid unggul 3-0.

Baca Juga: Xabi Alonso Waspadai Hull City, Chelsea Bisa Jadi Korban Berikutnya

Keunggulan tiga gol membuat Madrid semakin nyaman. Bahkan, Mbappe hampir menambah gol sebelum turun minum, tetapi tembakannya dari luar kotak penalti hanya membentur tiang gawang.

Namun, situasi berubah setelah pertandingan memasuki babak kedua. Rayo Vallecano tampil jauh lebih agresif. Mereka mulai berani menekan dan memaksa lini belakang Madrid bekerja lebih keras.

Pedro Diaz bahkan sempat membuat Thibaut Courtois kerepotan setelah tembakannya membentur tiang gawang.

Baca Juga: Bukan Kejutan Biasa, Como Tampil Ganas dan Hancurkan RB Leipzig

Rayo akhirnya mendapatkan gol pada menit ke-51. Kesalahan Madrid ketika membangun serangan dari belakang berhasil dimanfaatkan tim tamu.

Bola direbut, kemudian Sergio Camello melepaskan penyelesaian yang melewati sela kaki Ibrahima Konate sebelum bersarang di gawang Courtois.

Skor berubah menjadi 3-1. Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri Rayo. Tim tamu mulai lebih banyak menguasai bola di area pertahanan Madrid dan beberapa kali menciptakan ancaman.

Baca Juga: Old Trafford Bergemuruh, Manchester United Hancurkan Sabah 4-0

Madrid yang tampil dominan pada babak pertama justru kehilangan kontrol setelah jeda. Situasi tersebut membuat Jose Mourinho terlihat frustrasi di pinggir lapangan.

Pelatih asal Portugal itu kemudian melakukan sejumlah perubahan untuk mengembalikan keseimbangan permainan. Salah satu pemain yang memberikan dampak positif adalah Arda Guler.

Masuk dari bangku cadangan, Guler mampu membuat aliran serangan Madrid kembali hidup. Kreativitas pemain asal Turki tersebut memberikan dimensi berbeda terhadap serangan tuan rumah.

Baca Juga: Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

Denzel Dumfries bahkan hampir mencetak gol keempat setelah menyambut umpan bola mati Guler. Namun, Emil Audero melakukan penyelamatan penting untuk menjaga Rayo tetap memiliki peluang.

Madrid terus mencari gol tambahan hingga akhirnya mendapatkan hasil pada masa injury time.

Mbappe menerima umpan dari Guler dan melepaskan tembakan keras mendatar yang meluncur ke sudut gawang. Emil Audero tidak mampu menjangkau bola tersebut. Skor berubah menjadi 4-1 sekaligus memastikan Mbappe mencetak brace.

Baca Juga: Cetak Hat Trick, Ferran Torres Ungkap Kandidat Juara Liga Champions

Tambahan dua gol semakin mempertegas ketajaman Mbappe pada awal musim. Berdasarkan laporan Reuters dalam bahan pertandingan ini, penyerang Prancis tersebut telah mencetak tujuh gol dalam enam penampilan di semua kompetisi musim ini.

Kemenangan atas Rayo juga memperpanjang catatan positif Madrid di Santiago Bernabeu. Los Blancos kini meraih empat kemenangan secara beruntun di markas mereka.

Meski menang dengan skor meyakinkan, pertandingan tersebut tetap menyisakan sejumlah pekerjaan rumah bagi Mourinho.

Baca Juga: Liverpool Menang Dramatis, Tumbangkan Atletico Madrid 2-1 di Anfield

Babak pertama memperlihatkan potensi besar Real Madrid. Mereka mampu mencetak tiga gol, menciptakan peluang, serta menjalankan permainan menyerang dengan efektif.

Namun, babak kedua menunjukkan persoalan berbeda. Rayo mampu menemukan ruang dan menciptakan sejumlah peluang sehingga Madrid kehilangan kontrol permainan.

Mourinho mengakui timnya mengalami penurunan secara fisik dan mental setelah jeda. Meski demikian, sang pelatih tetap puas karena Madrid berhasil mengamankan tiga poin penting setelah kekalahan dari Betis.

Baca Juga: Manchester United Dapat Kabar Buruk Jelang Lawan Sabah FC di Liga Champions

Keputusan Mourinho memberikan kesempatan kepada Yan Diomande sebagai starter juga menjadi salah satu perhatian. Pemain muda tersebut memperlihatkan kecepatan dan kemampuan melakukan penetrasi, meskipun masih membutuhkan perkembangan dari sisi taktik.

Sementara itu, Arda Guler kembali membuktikan bahwa dirinya bisa memberikan dampak ketika dipercaya masuk dari bangku cadangan. Kontribusinya dalam proses terciptanya gol keempat menjadi salah satu hal positif yang bisa dibawa Madrid dari pertandingan ini.

Bagi Rayo Vallecano, kekalahan 1-4 membuat mereka tertahan di papan bawah dengan empat poin dari lima pertandingan. Meski gagal mendapatkan hasil, keberanian mereka meningkatkan tekanan pada babak kedua patut diapresiasi.

Baca Juga: Lautaro Martinez Ungkap Pesan untuk Messi Usai Pensiun dari Argentina

Bagi Real Madrid, kemenangan ini lebih dari sekadar tambahan tiga poin. Los Blancos berhasil merespons kekalahan dari Betis sekaligus mendapatkan kembali kepercayaan diri.

Mbappe kembali menunjukkan ketajamannya, Bellingham terus memberikan kontribusi gol, Vinicius berperan lewat assist, sementara Carreras dan Guler memperlihatkan bahwa Madrid memiliki banyak opsi untuk menciptakan ancaman.

Dengan koleksi 12 poin, Madrid untuk sementara menyamai perolehan Barcelona. Namun, Barcelona masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan sehingga peluang untuk kembali menjauh di puncak klasemen tetap terbuka.

Baca Juga: Xabi Alonso Yakin Chelsea Segera Catat Clean Sheet di Premier League

Kemenangan atas Rayo menjadi modal penting bagi Mourinho untuk terus membangun identitas Real Madrid. Performa babak pertama menunjukkan potensi besar, sedangkan masalah pada babak kedua menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki.

Satu hal yang semakin jelas, ketika Mbappe berada dalam performa terbaiknya, Real Madrid memiliki senjata berbahaya untuk menghadapi persaingan panjang La Liga musim ini.***