KESEHATAN — Menghadirkan tanaman hias ke dalam rumah ternyata bukan sekadar urusan dekorasi. Keberadaan tanaman hijau di dalam ruangan juga dapat memberikan pengaruh positif terhadap suasana hati dan kesejahteraan mental.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di tengah alam berkaitan dengan sejumlah manfaat psikologis, termasuk membantu menurunkan stres, meningkatkan suasana hati, memperpanjang rentang perhatian, hingga mengurangi risiko sejumlah masalah kesehatan mental.
Baca Juga: Cuaca Makin Panas? Hindari 4 Jenis Minuman Ini Bisa Memperparah Dehidrasi
Persoalannya, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk menghabiskan banyak waktu di alam terbuka. Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) memperkirakan masyarakat Amerika menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam ruangan.
Kondisi tersebut membuat tanaman hias menjadi menarik untuk diteliti. Sebuah penelitian yang dilakukan University of Reading bersama Royal Horticultural Society di Inggris menganalisis respons psikologis 520 sukarelawan terhadap sejumlah gambar tanaman hias.
Hasilnya menunjukkan beberapa jenis tanaman mendapat respons yang lebih positif dan dinilai mampu meningkatkan suasana hati. Namun, terdapat catatan penting: tanaman yang terlihat hijau, sehat dan tumbuh subur cenderung memberikan respons psikologis yang lebih baik.
Baca Juga: Tak Perlu Gym Setiap Hari, 5 Manfaat Jalan Kaki Rutin yang Bisa Dirasakan dalam Sebulan
Peneliti Jenny Berger menjelaskan bahwa tanaman dengan dedaunan hijau lebat, area daun yang luas dan kanopi yang rapat berpotensi memberikan manfaat lebih besar terhadap kesejahteraan.
Berikut delapan tanaman hias yang dapat dipertimbangkan untuk menghadirkan nuansa alami sekaligus suasana yang lebih nyaman di dalam rumah.
1. Pohon Ara
Pohon ara yang menjuntai termasuk salah satu tanaman yang mendapatkan respons positif dalam penelitian tersebut. Selain tampil menarik, tanaman ini juga dikenal sebagai salah satu tanaman yang dapat membantu meningkatkan kualitas udara dalam ruangan.
Baca Juga: Tetap Fit Saat Suhu Terik, Ini 8 Tips Aman Berolahraga di Tengah Cuaca Panas
Pohon ara umumnya menyukai cahaya terang tidak langsung. Penyiraman dapat dilakukan secara teratur, tetapi lapisan tanah bagian atas sebaiknya dibiarkan mengering terlebih dahulu sebelum kembali disiram.
Di luar karakteristik tanaman, aktivitas merawat tanaman sendiri dapat memberikan manfaat psikologis. Menyiram, membersihkan daun, memangkas bagian yang rusak atau sekadar memperhatikan pertumbuhan tanaman dapat menjadi aktivitas yang membantu seseorang fokus pada saat ini.
2. Lidah Mertua
Lidah mertua atau tanaman ular dikenal sebagai salah satu tanaman hias yang relatif mudah dirawat. Tanaman ini juga populer karena kemampuannya beradaptasi dengan berbagai kondisi pencahayaan.
Baca Juga: Anwar Hafid: Tiga Tahun ke Depan, Sulteng Bebas TB
Tanaman lidah mertua dapat ditempatkan pada area dengan cahaya rendah hingga cahaya terang tidak langsung. Penyiraman tidak perlu terlalu sering karena tanah sebaiknya dibiarkan mengering di antara penyiraman.
Karena kebutuhan perawatannya relatif sederhana, tanaman ini cocok bagi pemula yang baru mulai menghadirkan tanaman hias ke dalam rumah.
3. Kaktus
Kaktus memiliki karakter berbeda dibandingkan tanaman dengan daun lebat. Dalam penelitian tersebut, kaktus menjadi salah satu tanaman yang memberikan respons lebih beragam dari para peserta.
Baca Juga: Cuaca Panas, Jangan Tambah Pemicu! 6 Makanan Ini Bisa Membuat Berkeringat
Meski demikian, kaktus yang terlihat sehat dan tumbuh subur tetap mendapatkan respons positif. Artinya, kondisi tanaman tampaknya turut memengaruhi bagaimana seseorang merespons keberadaan tanaman tersebut.
Kaktus juga menjadi pilihan praktis bagi pemula karena membutuhkan penyiraman yang relatif jarang. Tanaman ini sebaiknya ditempatkan di area dengan pencahayaan cukup dan menggunakan media tanam dengan drainase baik.
Sejumlah ahli juga menilai manfaat tanaman bagi kesehatan mental tidak semata-mata ditentukan oleh jenis tanaman. Proses merawat dan keberadaan tanaman di sekitar seseorang juga dapat menjadi bagian penting dari pengalaman tersebut.
Baca Juga: 5 Alasan Menambahkan Aloe Vera ke Rutinitas Perawatan Kulit Setelah Usia 50 Tahun
4. Tanaman Doa
Tanaman doa atau prayer plant memiliki daya tarik tersendiri berkat bentuk dan pola daunnya yang khas. Daunnya yang lebar dengan perpaduan warna hijau, merah dan putih dapat memberikan tambahan visual yang menarik pada ruangan.
Keunikan tanaman ini terletak pada gerakan daunnya. Pada malam hari, daun dapat melipat menyerupai posisi tangan yang sedang berdoa.
Gerakan tersebut menjadi salah satu daya tarik yang dapat membuat seseorang tertarik mengamati tanaman. Aktivitas sederhana seperti memperhatikan perubahan tanaman dari waktu ke waktu juga dapat memberikan pengalaman yang menenangkan.
Baca Juga: Cegah Gangguan Psikologis, Biro SDM Polda Sulteng Gelar Konseling Personel Polres Parimo
Untuk perawatan, tanaman doa menyukai cahaya terang tidak langsung dan media tanam yang tetap lembap. Kelembapan udara juga perlu diperhatikan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.
5. Pakis Sarang Burung
Dengan dedaunan hijau yang rimbun dan bentuk yang unik, pakis sarang burung dapat menjadi pilihan untuk menghadirkan nuansa alam ke dalam ruangan.
Dedaunan hijau yang lebat secara visual dapat memberikan kesan sejuk dan menenangkan. Berada di sekitar elemen alami seperti tanaman juga dapat membantu menciptakan suasana ruangan yang lebih nyaman.
Baca Juga: Polri Gelar Operasi Celah Bibir dan Lelangit Gratis di Palu, Screening Dibuka 17–18 Agustus
Tanaman ini menyukai cahaya terang tidak langsung, meskipun masih dapat beradaptasi dengan kondisi cahaya yang lebih rendah.
Media tanam sebaiknya dijaga tetap lembap secara merata. Namun, penyiraman berlebihan maupun membiarkan tanaman terlalu kering perlu dihindari.
6. Golden Pothos
Golden pothos dikenal karena sulur yang menjuntai serta daun berbentuk hati dengan corak khas. Tanaman ini juga termasuk salah satu yang memperoleh respons positif dalam penelitian mengenai pengaruh tanaman terhadap suasana hati.
Baca Juga: 5 Tanda Tubuh Anda Mungkin Kurang Sayuran Hijau, Jangan Abaikan Sinyalnya
Salah satu keunggulannya adalah relatif mudah dirawat. Golden pothos dapat bertahan dalam berbagai kondisi dan tidak membutuhkan perhatian intensif.
Tanaman ini dapat ditempatkan pada area dengan cahaya rendah hingga cahaya terang tidak langsung. Penyiraman dapat dilakukan ketika tanah mulai mengering.
Ketahanannya menjadi salah satu alasan tanaman ini cocok untuk pemula. Bagi orang yang memiliki jadwal padat, tanaman yang tidak membutuhkan perawatan setiap hari dapat menjadi pilihan yang lebih praktis.
Baca Juga: Bukan Sekadar Diet, Ini 10 Rahasia agar Anda Bisa Konsisten Makan Sehat Setiap Hari
7. Pohon Naga
Pohon naga memiliki ciri khas berupa daun yang panjang, ramping dan runcing. Bentuknya memberikan kesan modern sekaligus alami ketika ditempatkan sebagai bagian dari dekorasi interior.
Tanaman ini dapat tumbuh baik pada cahaya terang tidak langsung, tetapi juga mampu mentoleransi kondisi cahaya yang lebih rendah.
Untuk menjaga kondisinya, tanah sebaiknya dibiarkan mengering sebagian sebelum kembali disiram. Penyiraman berlebihan perlu dihindari karena dapat menyebabkan masalah pada akar.
Baca Juga: Wagub Sulteng: Pencegahan Stunting Dimulai Sejak Pra Nikah, TP-PKK Jadi Garda Terdepan
8. Tanaman Palem
Tanaman palem menjadi pilihan terakhir yang juga mendapatkan respons positif dalam penelitian tersebut. Dedaunannya yang rimbun dan menyerupai suasana tropis dapat memberikan kesan santai di dalam ruangan.
Nuansa tropis yang dihadirkan tanaman palem bahkan dapat mengingatkan seseorang pada suasana liburan atau destinasi alam yang menyenangkan.
Agar tumbuh optimal, palem sebaiknya ditempatkan di area terang dengan cahaya tidak langsung. Penyiraman dapat dilakukan ketika lapisan tanah bagian atas mulai mengering, sementara drainase harus dipastikan berjalan baik untuk mencegah pembusukan akar.
Baca Juga: 8 Makanan yang Membantu Menghaluskan Kerutan Menurut Dokter
Merawat Tanaman Juga Bisa Menjadi Aktivitas yang Menenangkan
Manfaat tanaman hias terhadap suasana hati tidak selalu berarti satu jenis tanaman akan memberikan efek yang sama kepada semua orang.
Kondisi tanaman, preferensi pribadi dan pengalaman seseorang ketika merawatnya juga dapat memengaruhi respons tersebut. Tanaman yang dianggap menarik dan mudah dirawat kemungkinan justru lebih bermanfaat karena membuat pemiliknya menikmati proses perawatan.
Karena itu, tidak perlu mencari satu tanaman yang dianggap paling ampuh untuk meningkatkan kesehatan mental. Memilih tanaman yang disukai, kemudian merawatnya secara rutin dan penuh perhatian, bisa menjadi langkah sederhana untuk menghadirkan lebih banyak unsur alami ke dalam kehidupan sehari-hari.***













