MADRID – Kylian Mbappe angkat bicara mengenai anggapan bahwa dirinya tidak cocok bermain bersama Vinicius Junior di Real Madrid.
Striker asal Prancis itu menilai isu tersebut hanyalah persepsi yang berkembang di tengah banyaknya opini mengenai klub raksasa Spanyol tersebut.
Baca Juga: Xabi Alonso Soroti Pertahanan Chelsea Usai Kalah dari Arsenal
Mbappe menegaskan bahwa dirinya dan Vinicius memiliki tujuan yang sama, yakni membawa Real Madrid meraih sebanyak mungkin gelar. Karena itu, ia memilih untuk tidak terlalu memikirkan penilaian dari luar tim.
“Tidak cocok dengan Vinicius? Itu hanya satu opini di antara jutaan opini tentang Real Madrid, klub terbesar di dunia. Saya tidak bisa mengendalikan semua yang dikatakan,” ujar Mbappe, seperti dilaporkan Madrid Xtra.
“Kami memiliki tujuan yang sama, yaitu memenangkan gelar. Dan kami tidak bisa mengendalikan opini orang lain. Kami mendengarkan; kami mencoba untuk meningkatkan diri, dan kami terus maju,” lanjutnya.
Baca Juga: Xabi Alonso Akui Kekalahan Chelsea dari Arsenal Sangat Menyakitkan
Isu mengenai kecocokan Mbappe dan Vinicius memang terus menjadi pembahasan sejak penyerang Prancis tersebut bergabung dengan Real Madrid.
Dalam dua musim bersama di Santiago Bernabeu, keduanya belum berhasil mempersembahkan trofi besar bagi Los Blancos. Musim 2025-26 bahkan berakhir tanpa gelar bagi Real Madrid.
Situasi tersebut membuat sejumlah pihak mempertanyakan apakah kehadiran dua pemain ofensif tersebut justru membuat keseimbangan permainan Madrid terganggu.
Baca Juga: Manchester United Buang Kemenangan, Ini Pengakuan Jujur Michael Carrick
Namun, dari sisi statistik individu, Mbappe dan Vinicius tetap menunjukkan kontribusi besar di lini depan.
Dalam dua musim penuh pertamanya bersama Real Madrid, Mbappe mencatatkan 86 gol dan berhasil meraih penghargaan Pichichi secara beruntun.
Sementara itu, Vinicius mencetak 44 gol dalam periode yang sama. Catatan tersebut menunjukkan bahwa keduanya tetap menjadi sumber ancaman utama bagi lini depan Madrid.
Baca Juga: Janji Unik Declan Rice Jika Arsenal Kembali Juara Premier League
Keduanya juga telah membuka rekening gol pada musim baru. Mbappe mencetak empat gol dalam empat penampilan, sedangkan Vinicius mengoleksi satu gol dari empat pertandingan.
Real Madrid sendiri mengawali musim La Liga dengan cukup positif. Di bawah arahan pelatih baru Jose Mourinho, Los Blancos berhasil memenangkan tiga pertandingan pertama.
Namun, momentum tersebut terhenti ketika Madrid takluk 1-0 dari Real Betis pada akhir pekan.
Baca Juga: Central Open 2026 Dimulai, Gubernur Sulteng Ingin Atlet Mendunia
Kekalahan tersebut membuat Real Madrid tertinggal tiga poin dari Barcelona yang berada di puncak klasemen sementara.
Hasil itu sekaligus meningkatkan tekanan terhadap Mourinho dan para pemainnya untuk segera kembali ke jalur kemenangan.
Bagi Mbappe, fokus utama bukanlah membuktikan siapa yang lebih dominan antara dirinya dan Vinicius, melainkan bagaimana keduanya dapat bekerja sama untuk membantu Real Madrid meraih kesuksesan.
Baca Juga: Madrid Tumbang di La Cartuja, Betis Pamer Sindiran di Media Sosial
Perdebatan mengenai kecocokan kedua pemain kemungkinan masih akan terus muncul sepanjang musim.
Namun, Mbappe memilih menjawabnya dengan menekankan satu hal: target mereka tetap sama, yaitu memenangkan trofi bersama Real Madrid.***













