SEVILLA – Timnas Spanyol menunjukkan performa impresif dengan mengalahkan Kroasia 4-1 pada matchday kedua UEFA Nations League 2026/27 di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, Rabu (30/9/2026) dini hari.
Lamine Yamal menjadi sorotan utama setelah mencetak dua gol. Dua gol Spanyol lainnya masing-masing disumbangkan Marc Pubill dan Nico Williams. Sementara Kroasia hanya mampu membalas melalui Dion Beljo.
Baca Juga: Bangkit dari Kekalahan Spanyol, Inggris Raih Tiga Poin di Markas Ceko
Kemenangan tersebut membuat Spanyol mengoleksi enam poin dari dua pertandingan di Grup A3. Sebelumnya, La Roja mengalahkan Inggris 3-2 di Wembley pada laga pembuka. Hasil ini sekaligus memperpanjang catatan tidak terkalahkan Spanyol menjadi 40 pertandingan.
Laga di Sevilla juga memiliki makna khusus karena menjadi pertandingan kandang pertama Spanyol setelah mereka menjuarai Piala Dunia pada Juli 2026. Sebelum kick-off, kapten Rodri membawa trofi Piala Dunia ke lapangan dan menyerahkannya kepada para pendukung.
Setelah seremoni tersebut, perhatian beralih kepada Yamal. Pemain Barcelona itu hanya membutuhkan sekitar 70 detik untuk membawa Spanyol unggul. Berawal dari umpan Alex Baena yang diteruskan melalui pergerakan Fermín López, Yamal melepaskan tembakan kaki kiri mendatar ke arah tiang jauh yang gagal dijangkau Dominik Livaković.
Baca Juga: Dua Pemain Inggris Absen Latihan Jelang Kontra Ceko, Tuchel Beri Penjelasan
Gol cepat tersebut membuat Spanyol langsung memimpin 1-0. Yamal juga mencatatkan gol dalam dua pertandingan Nations League secara beruntun setelah sebelumnya mencetak gol ke gawang Inggris.
Spanyol terus menekan setelah unggul. Baena sempat memiliki peluang untuk menggandakan keunggulan, tetapi tembakannya masih bisa ditepis Livaković.
Kroasia kemudian menemukan celah pada menit ke-28. Ivan Perišić mengirimkan umpan silang ke dalam kotak penalti dan Dion Beljo berhasil memenangkan duel udara sebelum menanduk bola melewati Unai Simon. Skor menjadi 1-1.
Baca Juga: FOSNAS Piala Warda Dg Mamala: Semangat dan Panggung Bibit Muda Sepak Bola Morut
Gol tersebut merupakan gol internasional pertama Beljo. Namun, Kroasia tidak mampu mempertahankan momentum tersebut dalam waktu lama. Tiga menit kemudian, Spanyol kembali memimpin.
Yamal menerima bola di sisi kanan dan mengirimkan umpan silang ke kotak penalti. Marc Pubill yang berdiri tanpa kawalan menyambut bola dengan sundulan keras yang tidak mampu dihentikan Livakovic. Spanyol kembali unggul 2-1.
Gol itu menjadi gol pertama Pubill bersama tim nasional senior Spanyol. Bek tersebut tampil efektif dan memanfaatkan umpan matang Yamal untuk membawa La Roja kembali berada di depan.
Baca Juga: Turki vs Italia 1-4: Azzurri Bangkit, Mancini Hantam Montella di Bursa
Spanyol masih memiliki sejumlah peluang sebelum turun minum. Fermín López sempat melepaskan tembakan yang membentur tiang, sementara gol Mikel Oyarzabal dianulir karena berada dalam posisi offside. Babak pertama berakhir 2-1 untuk keunggulan Spanyol.
Memasuki babak kedua, Kroasia berusaha meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyama. Namun, Spanyol justru semakin nyaman mengontrol permainan.
Pelatih Luis de la Fuente memasukkan Pedri dan Mikel Merino pada menit ke-57. Kehadiran keduanya membuat lini tengah Spanyol kembali memiliki kontrol lebih baik terhadap tempo pertandingan.
Baca Juga: Prancis Curi Kemenangan di Brussels, Olise Cetak Gol Solo Run Spektakuler
Enam menit kemudian, Spanyol memperlebar keunggulan. Pedri mengirimkan umpan terobosan kepada Yamal di dalam kotak penalti. Yamal kemudian melepaskan tembakan keras dari sudut sempit yang bersarang di dekat tiang gawang Livaković. Skor berubah menjadi 3-1.
Gol tersebut merupakan gol kedua Yamal pada pertandingan ini sekaligus gol ketiganya di UEFA Nations League 2026/27. Kroasia berusaha merespons, tetapi Spanyol semakin sulit dihentikan.
Pada menit ke-89, Nico Williams memastikan pesta gol tuan rumah. Menerima bola di dalam kotak penalti, Williams melakukan gerakan melewati penjagaan pemain Kroasia sebelum melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan Livakovic. Spanyol akhirnya menang telak 4-1.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan Lawan Norwegia, Jorge Jesus Buka Suara
Statistik pertandingan memperlihatkan dominasi La Roja. Spanyol menguasai sekitar 64 persen penguasaan bola dan melepaskan 16 tembakan, dengan tujuh di antaranya tepat sasaran. Kroasia hanya mencatat lima tembakan dan satu yang mengarah ke gawang.
Kemenangan ini menempatkan Spanyol di puncak Grup A3 dengan enam poin dari dua laga. Inggris berada di posisi kedua dengan tiga poin, sementara Kroasia juga mengoleksi tiga poin.
Bagi Kroasia, kekalahan tersebut menjadi hasil mengecewakan setelah sebelumnya meraih kemenangan 2-1 atas Ceko. Mereka masih memiliki pertandingan berikutnya untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Baca Juga: Jerman vs Yunani 0-1: Kourbelis Bikin Debut Kandang Klopp Berakhir Pahit
Sementara itu, Spanyol akan menghadapi Ceko pada pertandingan berikutnya yang dijadwalkan berlangsung di Oviedo pada 3 Oktober 2026.
Performa melawan Kroasia kembali menunjukkan kekuatan Spanyol sebagai juara dunia. La Roja mampu tetap agresif setelah Kroasia menyamakan kedudukan dan kembali mengambil kendali pertandingan.
Yamal menjadi figur sentral dalam kemenangan tersebut. Selain mencetak dua gol, pemain muda Barcelona itu juga menyumbangkan assist untuk gol Pubill. Pergerakannya dari sisi kanan menjadi salah satu masalah utama bagi pertahanan Kroasia.
Baca Juga: Pelatih Norwegia Lindungi Haaland dari Media di Tengah Kasus Man City
Masuknya Pedri dan Merino juga memberikan pengaruh terhadap permainan Spanyol. Pedri bahkan langsung terlibat dalam proses terciptanya gol ketiga melalui umpan terobosannya kepada Yamal.
Kroasia sempat memberikan perlawanan melalui Beljo, tetapi momentum mereka kembali terputus setelah Spanyol mencetak gol hanya beberapa menit kemudian.
Dengan enam poin dari dua pertandingan dan rekor 40 laga tanpa kekalahan, Spanyol membuka UEFA Nations League 2026/27 dengan catatan impresif.***













