PRAHA – Timnas Inggris bangkit setelah kalah dari Spanyol dengan meraih kemenangan 2-0 atas Republik Ceko pada matchday kedua UEFA Nations League 2026/27 di Fortuna Arena, Praha, Selasa (30/9/2026) dini hari.
Anthony Gordon dan Harry Kane menjadi pencetak gol kemenangan Inggris. Gordon membuka keunggulan pada menit ke-47, sebelum Kane menggandakan skor pada menit ke-69.
Baca Juga: Dua Pemain Inggris Absen Latihan Jelang Kontra Ceko, Tuchel Beri Penjelasan
Hasil ini menjadi tiga poin pertama Inggris di Grup A3 setelah sebelumnya takluk 2-3 dari Spanyol pada pertandingan pembuka.
Pertandingan berjalan cukup berimbang pada awal laga. Inggris berusaha menguasai bola dan membangun serangan melalui Bukayo Saka, Anthony Gordon, Morgan Rogers dan Harry Kane.
Peluang terbaik Inggris datang pada menit ke-16. Gordon mengirimkan bola kepada Morgan Rogers yang kemudian melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Namun, bola masih membentur tiang gawang Ceko.
Baca Juga: FOSNAS Piala Warda Dg Mamala: Semangat dan Panggung Bibit Muda Sepak Bola Morut
Situasi berubah pada menit ke-23 ketika gelandang Ceko Pavel Šulc melakukan pelanggaran keras terhadap Elliot Anderson.
Wasit sempat memberikan kartu kuning, tetapi keputusan tersebut berubah setelah dilakukan pemeriksaan VAR. Šulc kemudian diganjar kartu merah sehingga Ceko harus bermain dengan 10 pemain sejak pertengahan babak pertama.
Keunggulan jumlah pemain membuat Inggris semakin dominan. Meski demikian, Ceko mampu mempertahankan pertahanannya hingga skor tetap 0-0 saat turun minum.
Baca Juga: Turki vs Italia 1-4: Azzurri Bangkit, Mancini Hantam Montella di Bursa
Kiper Ceko Matěj Kovář juga menjadi salah satu alasan Inggris gagal mencetak gol lebih cepat. Ia menggagalkan peluang Harry Kane menjelang akhir babak pertama.
Inggris akhirnya memecah kebuntuan hanya dua menit setelah babak kedua dimulai. Pada menit ke-47, Trent Alexander-Arnold menerima bola di sisi kanan sebelum melepaskan umpan silang akurat ke kotak penalti.
Anthony Gordon bergerak menuju arah bola dan menyambut umpan tersebut dengan sundulan yang mengarah ke pojok bawah gawang Kovar. Inggris pun unggul 1-0.
Baca Juga: Prancis Curi Kemenangan di Brussels, Olise Cetak Gol Solo Run Spektakuler
Gol tersebut menjadi momen penting bagi Alexander-Arnold. Bek Real Madrid itu mendapat kesempatan menjadi starter untuk pertama kalinya di bawah asuhan Thomas Tuchel dan langsung memberikan kontribusi berupa assist.
Gordon kembali memberikan ancaman beberapa menit kemudian. Ia mengirimkan umpan tarik kepada Lewis Hall, tetapi penyelesaian pemain Inggris tersebut masih melebar.
Inggris kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-69. Eberechi Eze memainkan bola ke area penalti hingga terjadi kemelut setelah pemain Ceko berusaha melakukan sapuan.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan Lawan Norwegia, Jorge Jesus Buka Suara
Harry Kane berada di posisi yang tepat untuk mengambil bola lepas tersebut sebelum melepaskan tembakan kaki kiri ke sudut jauh. Kovář tidak mampu menjangkau bola dan Inggris unggul 2-0.
Gol tersebut menjadi gol ke-87 Kane untuk tim nasional Inggris. Setelah unggul dua gol, Inggris tetap mengontrol permainan. Ceko beberapa kali mencoba melakukan serangan balik, tetapi kesulitan menciptakan peluang berbahaya karena harus bermain dengan 10 pemain.
Inggris masih memiliki sejumlah peluang pada menit-menit akhir. Eze hampir mencetak gol ketiga, tetapi usahanya kembali digagalkan Kovář.
Baca Juga: Jerman vs Yunani 0-1: Kourbelis Bikin Debut Kandang Klopp Berakhir Pahit
Alex Scott juga nyaris mencetak gol dalam penampilan debutnya bersama Inggris. Namun, tembakannya masih melebar dari sasaran.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 untuk kemenangan Inggris tetap bertahan. Kemenangan tersebut membuat Inggris mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan Grup C. Spanyol berada di posisi teratas setelah meraih dua kemenangan, sementara Inggris mulai kembali bersaing di papan atas grup.
Bagi Thomas Tuchel, kemenangan ini menjadi respons setelah kekalahan dramatis dari Spanyol pada laga pembuka.
Baca Juga: Pelatih Norwegia Lindungi Haaland dari Media di Tengah Kasus Man City
Inggris selanjutnya dijadwalkan menghadapi Kroasia di Rijeka pada 3 Oktober 2026 sebelum kembali menghadapi Republik Ceko di Wembley pada 6 Oktober.
Sementara itu, Ceko harus mengevaluasi pertandingan setelah kehilangan Šulc pada babak pertama. Mereka sempat memberikan perlawanan sebelum kartu merah tersebut, tetapi kesulitan menjaga keseimbangan permainan setelah bermain dengan 10 orang.
Kartu merah Šulc menjadi salah satu titik balik utama pertandingan. Sebelum insiden tersebut, Ceko masih mampu membuat Inggris kesulitan menciptakan peluang bersih.
Baca Juga: Ceko vs Kroasia 1-2: Modric dan Pasalic Bawa Vatreni Menang Dramatis di Praha
Setelah unggul jumlah pemain, Inggris lebih leluasa mengontrol tempo dan memberikan tekanan kepada pertahanan tuan rumah.
Keputusan Tuchel menurunkan Alexander-Arnold juga memberikan dampak langsung. Umpan silang akuratnya menjadi awal terciptanya gol Gordon dan membantu membuka pertahanan Ceko yang sebelumnya cukup rapat.
Gordon tampil efektif dari sisi kiri dan mampu memanfaatkan ruang yang tersedia. Sementara Kane kembali menunjukkan naluri mencetak gol dengan berada di posisi tepat ketika bola lepas di dalam kotak penalti.
Bagi Inggris, kemenangan ini penting setelah kekalahan dari Spanyol. Namun, efektivitas serangan masih menjadi catatan karena Three Lions membutuhkan waktu hingga babak kedua untuk mencetak gol, meski Ceko sudah bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-23.***













