KESEHATAN – Tidur yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh berapa lama seseorang berada di tempat tidur. Rutinitas sebelum tidur juga dapat membantu tubuh dan pikiran bersiap memasuki waktu istirahat.
Salah satu cara sederhana yang bisa dicoba adalah memilih minuman yang menenangkan sebelum tidur. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minuman tertentu memiliki kandungan atau efek yang berpotensi mendukung kualitas tidur.
Baca Juga: Tidak Sarapan Setiap Pagi? Waspadai 4 Dampak yang Bisa Muncul pada Tubuh
Namun, minuman tersebut bukan obat ajaib untuk mengatasi insomnia. Respons setiap orang dapat berbeda dan kualitas tidur juga dipengaruhi oleh pola hidup, stres, lingkungan tidur serta kondisi kesehatan.
Berikut lima minuman yang dapat menjadi bagian dari rutinitas malam untuk membantu mendapatkan tidur yang lebih nyenyak.
1. Jus Ceri Asam
Jus ceri asam atau tart cherry juice menjadi salah satu minuman yang banyak diteliti berkaitan dengan kualitas tidur.
Baca Juga: Apa yang Terjadi Jika Anda Mengonsumsi Tuna Lebih dari Dua Kali Seminggu?
Ceri asam, khususnya jenis Montmorency, mengandung sejumlah senyawa yang menarik perhatian peneliti, termasuk melatonin dan triptofan. Melatonin merupakan hormon yang berperan dalam mengatur siklus tidur dan bangun.
Selain berpotensi membantu tidur, ceri asam juga dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan lain, termasuk membantu melawan peradangan dan mendukung pemulihan setelah aktivitas fisik.
Meski demikian, pilih jus dengan kandungan gula tambahan yang rendah atau tanpa gula tambahan agar minuman tersebut tidak berubah menjadi sumber gula berlebihan sebelum tidur.
Baca Juga: Diet Bebas Gluten? 5 Perubahan yang Mungkin Terjadi pada Tubuh Anda
2. Teh Ashwagandha
Teh yang mengandung ashwagandha juga dapat menjadi pilihan bagi orang yang mencari minuman untuk membantu relaksasi pada malam hari.
Sejumlah penelitian terhadap ashwagandha menunjukkan adanya potensi manfaat dalam meningkatkan kualitas tidur dan membantu tubuh menghadapi stres. Kondisi yang lebih rileks pada malam hari pada akhirnya dapat membantu sebagian orang lebih mudah mempersiapkan diri untuk tidur.
Namun, ashwagandha merupakan herbal yang dapat berinteraksi dengan kondisi kesehatan atau obat tertentu. Karena itu, konsumsi secara rutin sebaiknya tidak dilakukan sembarangan, terutama bagi orang yang sedang menjalani pengobatan atau memiliki kondisi medis tertentu.
Baca Juga: Sering Disepelekan, 5 Kebiasaan Penting untuk Menjaga Fungsi Ginjal
3. Teh Chamomile
Teh chamomile telah lama digunakan sebagai minuman yang menenangkan sebelum tidur. Aroma dan sensasi hangat dari teh ini juga dapat menjadi bagian dari rutinitas relaksasi malam.
Chamomile mengandung flavonoid bernama apigenin. Senyawa tersebut dapat berinteraksi dengan reseptor tertentu di otak yang berkaitan dengan rasa tenang dan kantuk.
Sejumlah penelitian juga telah mengeksplorasi penggunaan chamomile untuk membantu mengatasi gangguan tidur dan memberikan efek sedatif ringan.
Baca Juga: 5 Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Menyeruput Kopi di Pagi Hari
Secangkir teh chamomile tanpa tambahan kafein dan gula berlebihan dapat menjadi pilihan sederhana sebelum tidur. Namun, orang yang memiliki alergi terhadap tanaman tertentu sebaiknya berhati-hati karena chamomile dapat memicu reaksi alergi pada sebagian orang.
4. Susu Hangat
Susu hangat merupakan minuman klasik yang sejak lama dikaitkan dengan kebiasaan sebelum tidur.
Efek menenangkan susu hangat mungkin tidak semata-mata berasal dari kandungan nutrisinya. Bagi sebagian orang, kebiasaan minum susu hangat sejak kecil dapat menciptakan asosiasi psikologis dengan waktu tidur dan rasa nyaman.
Baca: Fast Food Sekali Seminggu, Apakah Aman? Ini Risiko yang Perlu Anda Waspadai
Dengan kata lain, ritual sederhana tersebut dapat menjadi sinyal bagi tubuh bahwa waktu beristirahat sudah tiba.
Jika Anda cocok mengonsumsi susu, segelas susu hangat tanpa tambahan gula berlebihan dapat menjadi pilihan. Namun, susu tidak harus dianggap sebagai obat tidur, dan tidak semua orang akan merasakan efek yang sama.
5. Teh Akar Valerian
Akar valerian juga telah lama digunakan sebagai bahan herbal yang dikaitkan dengan kualitas tidur. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa valerian mungkin membantu seseorang lebih cepat tertidur dan meningkatkan kualitas istirahat.
Baca Juga: 8 Tanaman Hias yang Bisa Membantu Meningkatkan Kesehatan Mental
Namun, hasil penelitian mengenai efektivitas valerian tidak selalu konsisten. Selain itu, tanaman ini dapat menimbulkan efek samping pada sebagian orang, seperti sakit kepala, pusing, gangguan pencernaan atau rasa kantuk berlebihan.
Karena itu, teh valerian tidak cocok untuk semua orang. Orang dengan penyakit hati serta mereka yang sedang hamil atau menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsinya.
Pilih Minuman yang Tepat, Hindari Kafein Sebelum Tidur
Selain memilih minuman yang menenangkan, penting juga memperhatikan apa yang sebaiknya dihindari pada malam hari.
Baca Juga: Cuaca Makin Panas? Hindari 4 Jenis Minuman Ini Bisa Memperparah Dehidrasi
Kopi, teh berkafein, minuman energi dan minuman lain yang mengandung kafein dapat membuat seseorang lebih sulit mengantuk, terutama jika dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur.
Air putih tetap menjadi pilihan yang baik jika tubuh membutuhkan cairan. Sementara itu, minuman herbal tanpa kafein dapat digunakan sebagai bagian dari rutinitas relaksasi sebelum tidur.
Yang terpenting, jangan menjadikan minuman herbal sebagai pengganti penanganan medis apabila Anda mengalami insomnia atau gangguan tidur yang berlangsung terus-menerus.***













